Seorang Ulama Sufi ditanya mengenai 2 jenis sikap manusia, antara keduanya mana yang lebih baik?
Showing posts with label ilmu sufi. Show all posts
Showing posts with label ilmu sufi. Show all posts
Friday, September 2, 2016
Saturday, August 13, 2016
BERBAGAI DEFINISI TASAWWUF
Tasawwuf pada prinsipnya bukanlah tambahan terhadap Al-Qur’an dan hadis, justru Tasawwuf adalah implementasi dari sebuah kerangka Agung Islam. AL-QUSYAIRY meyebutkan beberapa definisi dari Para Sufi Besar, antaranya:
1) MUHAMMAD AL-JURAIRY: “Tasawwuf berarti memasuki setiap akhlak yang mulia dan keluar dari setiap akhlak yang tercela."
PERUMPAMAAN MAKRIFAT
Perumpamaan Makrifat itu seperti sumbu pada lampu, dan lampu itu disangkut pada tiang rumah. Selama lampu itu berada di rumah, selama itulah rumah itu akan bercahaya. Barangkali pintu rumah dibuka pula, maka cahaya itu akan menerobos keluar menerangi yang di luar juga. Bicara ahli Makrifat itu, memancar cahayanya pada hati hati orang dari kumpulan hati yang bercahaya.
BARANG SIAPA YANG MENGENAL DIRINYA NESCAYA DIA AKAN MENGENAL TUHANNYA
Sebagaimana yang diketahui, bahwa ajaran AHWAL (suatu perolehan dengan kurnia) dan MAQAMAT (suatu perolehan dengan usaha) yang semuanya itu ditujukan untuk memperbaiki akhlak. Sedang tujuan perbaiki akhlak adalah untuk membersihkan qalbu yang berarti mengosongkan dari sifat sifat yang tercela (TAKHALLI) lalu mengisinya dengan sifat sifat yang terpuji (TAHALLI) yang selanjutnya beroleh kenyataan Tuhan (TAJALLI). Dengan demikian maka dapatlah difahami bahwa jalan untuk mengenal ALLAH ,tidak dapat ditempuh dengan sekaligus, tetapi adalah sesuai dengan peribadi masing masing, iaitu harus ditempuh secara bertingkat.
ILMU MENGENAL DIRI
Kebanyakkan manusia pada hari ini menganggap bahawa "HIDUP" itu hanyalah makan, bergerak, mencari kemewahan, bekerja dan lain lain lagi, mereka menganggap bahawa Jasad Kasar mereka itu hidup dengan sendirinya yang membolehkan mereka melakukan kerja kerja harian mereka itu. Tapi pernahkah mereka terfikir bahawa Jasad mereka itu sebenarnya ialah benda mati yang tidak dapat hidup dan bergerak dengan sendirinya tanpa ada sesuatu yg menghidupkannya? Ketahuilah tanpa yg hidup itu Jasad tidak ada ertinya. Tetapi benda mati inilah yg dijaga dan diutamakan orang di dunia ini.
AWAL AGAMA MENGENAL ALLAH
Mengenal ALLAH maksudnya Mengenal Diri. Sabda Baginda Rasulullah saw: "Awwaluddin Makrifatullah” (Awal2 Agama ialah Mengenal Allah). Firman Allah swt: "Al insanu sirri wa ana sirruhu” (Sesungguhnya insan itu adalah rahsiaKu dan Akulah Rahsianya). Sabda Baginda Rasulullah saw seterusnya: "Man arafa nafsahu fa qad arafa rabba-hu dan seterusnya… (Sesungguhnya siapa yang mengenal Dirinya sungguh ia telah mengenal Tuhannya). Dan sesiapa yang telah mengenal Tuhannya, maka binasalah dirinya dan Nyatalah Tuhannya.
Sunday, July 17, 2016
PERTANYAAN ALLAH SWT DI HARI AKHIRAT
Allah swt akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhirat nanti: “Apa yang kamu bawa hari ini wahai hamba-Ku? Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?” Allah swt meminta setiap org agar mempunyai hati yang bersih. Anda hanya boleh mendapatkannya melalui Tarekat Tasawwuf Ahlus Sufi. Mereka yang tidak menjalani Tarekat Tasawwuf Ahlus Sufi hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya. Ada 41 aliran Tarekat Tasawuf Ahlus Sufi, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Sayyidina Ali r.a dan satu lagi Tarekat Naqsyabandiyah diturunkan melalui hati Abu Bakar ash-Shiddiq r.a.
Sunday, July 10, 2016
MAQAM TABADIL KALAMULLAH
Sabda Rasulullah kepada Ali r.a “Barangsiapa mengetahui Tajalli Waktu ini maka sempurnalah solat dan makrifatnya dan jikalau tiada mengetahui maka tiada sah solat dan makrifatnya, dan inilah yang bernama Fardhu, maka inilah yang asal Fardhu inilah Tajalli Waktu”.
TASSAWUF: THORIQOH NAQSYABANDIYAH
Secara kesemuannya dalam ajaran tharekat Naqsyabandiyah terdiri dari 17 tingkat mata pelajaran. Ke-17 tingkat mata pelajaran tersebut yaitu;
1. Zikir Ismu Dzat: membuka hati, sambil memusatkan perhatian kepada Allah semata. Hal ini sebagai pemanasan /taubat, sehingga berikutnya tidak terjadi efek negatif pada tubuh.
MENGKAJI RAHASIA HURUF
Awalnya huruf itu hanya melambangkan sebuah rumus yang tidak memiliki arti apa-apa. Kemudian.. Huruf disusun menjadi sebuah kata, susunan kata menjadi sebuah kalimat dan dalam kalimat mengandung sebuah pengertian tetapi.. “Pengertian itu bukanlah sebuah kalimat..!!” Dahulu, sebelum ada kesepakatan manusia mengenai Rumusan Huruf.. Maka.. Huruf adalah sebuah artikulasi yang keluar dari dorongan udara yg terhalang oleh pita suara pada tenggorokan, sehingga menghasilkan suatu bunyi… Seandainya rumus-rumus itu tidak ada.. Maka Huruf dan Kata dan Kalimat pun tidak ada, Namun.. Walaupun rumus-rumus dan huruf-huruf tidak ada.., Tapi.. Hakekat pengertian dalam diri manusia tetap ada. Kita bisa menemukan bahasa yang sama pada diri manusia seluruh dunia yaitu BAHASA JIWA, yang.. Tidak berhuruf.. Tidak bersuara,.. Tidak bergambar… Maka.. benarlah adanya jika demikian bahwa AL-QUR'AN itu awalnya adalah bahasa WAHYU (Bahasa ALLAH). “LA SHAUTIN WALA HARFUN” “Tidak berupa suara dan bukan berupa huruf” Yang kemudian di-translate kedalam bahasa manusia yaitu Bahasa Arab.
RAHASIA HURUF BASSMALAH
Semua Kitab Suci yang diturunkan ada di dalam AL-QUR’AN. Semua yang ada dalam AL-QUR’AN, ada di dalam Al-FATIHAH. Semua yang ada dalam AL-FATIHAH ada di dalam BISMILLAHIRRAHMANIRROHIM. Semua yang ada dalam BISMILLAHIRRAHMANIRROHIM ada di dalam huruf BA’, Dan semua yang terkandung di dalam BA’ ada di dalam TITIK yang berada dibawah BA’. BISMILLAHIRRAHMANIRROHIM itu kedudukannya sama dengan “KUN” dari ALLAH.
SHALAT
Diforum FANS PAGE ini kita hanya belajar, belajar untuk mengerti kemudian memahami apa yang tidak ada di bangku sekolah.. Mungkin bisa melalui hang out jika anda ingin menanyakan sesuatu (ttp dalam koridor tasawuf) bukan yang lain.. terimakasih. Saya mengambil potongan dari ayat ini yaitu makna: “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (Surat al-Ankabut ayat 45)
INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAAJI'UUN
Betapapun banyaknya, saudara-saudari kita yang bisa mengucapkan: Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun, sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 156, dan mengerti artinya... namun percayalah, hanya sedikit yang memahami maksudanya. Ini terbukti, dari banyaknya mereka yang berlomba-lomba, menumpuk pahala, menekuni ibadah, bahkan berjihad, sampai-sampai berani dan rela mati, demo, bahkan melakukan bom bunuh diri, hanya demi untuk mendapatkan yang namanya Syurga, yang didalamnya, terdapat sungai susu/madu, makanan dan minumnan lezat, yang akan disajikan dan dilayani oleh empat puluh satu bidadari cantik jelita, yang tidak pernah haid, dan akan kembali perawan lagi sesudah disetubuhi.
ALLAH-LAH TUJUAN MU
Ingatlah dikatakan di dalam Quran, "Hidup dan matimu adalah ujian /perjalanan bagimu" setelah datangnya yang kita sebut KEMATIAN, maka perlulah daya = tenaga ekstra = kekuatan ekstra, untuk menempuh perjalanannya, agar dapatelah kiranya nanti, benar-benar "INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI`UN”. Daya atau kekuatan ekstra ini, Baik saat kita masih hidup, maupun nanti setelah kita sudah mati, merupakan bahan bakar kita untuk meneruskan perjalanan. Ingatlah kisah tauladan Muhammad masalah Israk Mikraj. Dikatakan dalam Quran bahwa Muhammad di perjalankan… diperjalankan oleh Allah s.w.t. Jika Memakai istilah lain, maka Muhammad melakukan Israk dan Mikraj adalah memakai Daya dan Kekuatan Ekstra dari Allah s.w.t, atau mudahnya kita sebut sebagai Daya dan Kekuatan Ketuhanan. Daya atau kekuatan Ketuhanan ini, akan bertingkat-tingkat powernya, sesuai dengan lapis-lapis keghoiban yang ada.
AL-FATEHAH
Bahwa Nama-nama Suratul FATEHAH itu banyak, Salah satunya adalah Ummul Kitab, Induknya Kitab, ada lagi, MUKHUL Quran, OTaknya Al Quran. Maka, tahukah engkau? Bahwa benar-benar manusia itu adalah Kholifah Alloh, Wakil-nya Alloh, Ketika Fatehah diturunkan pada Muhammad, Maka Cukuplah sudah, seluruhnya, semuanya, segalanya, Cukuplah 7 ayat itu. Alam diri tunduk, Manusia pun tunduk, Alam semesta tunduk, para malaikat tunduk, jarak-pun tunduk, waktu-pun tunduk, rahasia-rahasia di dalam FATEHAH pun tunduk, Martabat tujuh-pun tunduk. Maka, tahulah engkau, ketika Alloh memerintahkan, Malaikat dan Iblis untuk tunduk pada Adam.
Monday, July 4, 2016
MAKRIFAT HATI TERHADAP ALLAH SWT
Apabila hati sudah dlm keadaan bersih, maka hati akan memancarkan cahayanya. Cahaya ini dinamakan Nur Qalbu. Nur Qalbu ini akan menerangi akal sehingga akal dapat berfikir jernih dan merenung tentang hal-hal keTuhanan yang menguasai alam dan juga dirinya sendiri. Perenungan yang dilakukan akal terhadap dirinya sendiri membuatnya menyadari akan perjalanan hal-hal ketuhanan yg menguasai dirinya sendiri. Kesadaran ini membuat nya merasakan dgn jelas betapa dekatnya Allah s.w.t dengannya. Tumbuhlah didalam hati Nuraninya perasaan bahwa Allah s.w.t sentiasa mengawasinya. Allah s.w.t melihat segala aktifitasnya, mendengarkan segala ucapannya dan mengetahui bisikan hatinya.
Sunday, July 3, 2016
BILA DIBUKA JALAN MAKRIFAT
Apabila Tuhan membukakan bagimu jalan untuk makrifat, maka jangan hiraukan tentang Tuhan membuka kan bagimu jalan utk makrifat, maka jangan hiraukan tentang amalmu yg masih sedikit kerana Allah swt tidak membuka jalan tadi melainkan Dia berkehendak memperkenalkan diriNya kepada kamu. Kalam2 Hikmat yang dihuraikan terlebih dahulu mengajak kita merenung secara mendalam ttg pengertian amal, Qada' dan Qadar, tadbir dan ikhtiar, doa dan janji Allah s.w.t , yg semuanya itu mendidik rohani agar melihat kecilnya apa yg datangnya dpd hamba dan betapa besar pula apa yg dikurniakan oleh Allah s.w.t. Rohani yg terdidik begini akan membentuk sikap beramal tanpa melihat kpd amalan itu sebaliknya melihat amalan itu sebagai kurniaan Allah s.w.t ng wajib disyukuri. Org yg terdidik spt ini tidak lagi membuat tuntutan kpd Allah s.w.t tetapi membuka hati nuraninya utk menerima taufik dan hidayat dpd Allah s.w.t.
HIKAM IBN ATHA'ILLAH OLEH TOK PULAU MANIS
من علامة الإعتماد على العمل نقصان الرجاء عند وجود الزلل
Ertinya : "Setengah dpd alamat org yg berjabat (bersandar) atas amal itu kurang harapannya tatkala diperoleh kesalahan."
Syarah Tok Pulau Manis: yakni kurang harapnya tatkala maksiat dan sempurna harapnya tatkala taat. Dan demikian itu (org yg kurang harap tatkala maksiat dan sempurna harap tatkala taat) hal segala org yg jahil, yg menilik bagi dirinya amal dan org yang arif itu tiada sekali2 menilik bagi dirinya amal. Tauhid itu ialah menunggalkan Allah pada Zat, Sifat dan Aaf’al Nya. Tauhid pada Zat ialah meyakini bahawa hanya Zat Allah yg wajibul wujud dan wujud selainNya adalah di dlm Qabdah (Genggaman) Ar Rahman. Sesuatu yg berada di antara ada dan tiada itu dikatakan tiada pada hakikatnya. Hal ini kerana kewujudannya itu semata2 ihsan Sang Pencipta.
SIKAP ORANG ARIF KETIKA KHILAF
"Diantara tanda sikap mengandalkan amal ialah berkurangnya harap kepada Allah tatkala khilaf.” -Ibnu Atha’illah al-Iskandari. Amal yang dimaksud disini adalah amal ibadah, seperti shalat dan zikir. Ada dua kelompok orang yang mengandalkan amal mereka atau menggantungkan keselamatan diri mereka pada amal ibadah (bukan pada Allah secara murni). Mereka itu adalah para 'Abid (orang yang tekun ibadah) dan para murid (orang yang menghendaki kedekatan dengan Allah). Golongan pertama menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya sarana untuk meraih surga dan menghindari siksa Allah. Sementara itu, golongan kedua menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya cara yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, menyikap tirai penghalang hati, membersihkan keadaan batin, mendalami hakikat ilahiah (mukasyafah), dan mengetahui berbagai rahasia ketuhanan lainnya.
PROSES PEMECAHAN WAJAH (KHAWASUL KHAWAS)
Wajah di dalam wajah kita ada 9 :
1. Sirrus sirr
2. Sirr
3. Ahdah
4. Wahdah
5. Wahdiah
6. Ahmad
7. Muhammad
8. Mustafa
9. Mahmud
Ada 9 (Sembilan) Tashahud juga yang kita lakukan dalam Sholat 5 waktu.. dan pada waktu-waktu itulah wajah-wajah ini akan keluar. “Inni Wajjahtu wajhiya lillazi fatar-as-samawati wal arda hanifam wama ana min-al-mushrikin.”
Bagi mereka yg belum menjalani Maqam Sholahuddaim, maka dia tidak dapat mengeluarkan wajah2 ini, karena apabila wajah Ahmad dan Muhammad keluar dan mereka tidak menapaki Maqam Sholahuddaim maka itu artinya dia akan mati. Hanya yg sudah mencapai Maqam Sholahuddaim saja yg boleh keluarkan wajah2 ini. Misalnya untuk pergi ke18.000 Alam, utk beribadah atau menjalankan tugas Allah. Banyaknya alam ini karena Allah RABBUL ALAMIN dan Nabi Muhammad juga RAHMATALLIL ALAMIN dan kita RAHMATAN FIL ALAMIN.
Subscribe to:
Posts (Atom)