Saturday, August 27, 2016

BERSANDAR DIRI HANYA KEPADA ALLAH

“Salah satu tanda bergantungnya seseorang kepada amalnya adalah kurangnya raja’ (harapan terhadap rahmat Allah) tatkala ia mengalami kegagalan (dosa).”

Penjelasan: Untuk meraih keredhaan Allah Ta’ala, seseorang Muslim diwajibkan untuk beramal. Tapi dalam waktu yang sama diwajibkan pula pada kita untuk tidak menyandarkan diri kepada amalnya itu semata. Semua ini dimaksudkan agar dapat sampai kepada keredhaan-Nya. Kerana, betapapun seorang Muslim itu telah melaksanakan suatu amalan, ia tidak akan pernah mampu untuk menunaikan apa yang menjadi ‘hak Allah’ secara utuh. Juga, ia tidak mungkin mampu melakukan seluruh kewajiban secara sempurna sebagai bentuk rasa syukur kepada-Nya.

Oleh kerana itu Syeikh Ibn ‘Atha’illah rah berkata, bahawa salah satu tanda dari seseorang yang menyandarkan diri pada kekuatan amal usahanya semata adalah berkurangnya RAJA’ (harapan terhadap rahmat dan kurnia Allah Ta’ala) ketika dia melakukan kesalahan (dosa), atau tidak tercapainya suatu tujuan.

Ini sesuai dengan sabda Nabi s.a.w: “Berlakulah kalian setepat dan secermat mungkin. Sebab ketahuilah, ahwal amal salah seorang dari kalian tidak akan memasukkannya ke dalam Syurga.“

Mereka (Para Sahabat) bertanya, ‘Lalu bagaimana dengan anda, wahai Rasulullah? ”

Baginda menjawab: “Aku juga, hanya saja Allah meliputiku dengan ampunan dan kasih sayang (rahmat)-Nya.” (Diriwayatkan oleh 6 Imam Hadis).

Allah Ta’ala berfirman, “Ini merupakan kurnia Rabbku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau justru mengingkari (nikmat-nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia.“ (QS An-Naml:40). (Al Hikam).

No comments:

Post a Comment