Saturday, January 4, 2014

BLACK CAMPAIGN DAN PARTAI POLITIK

Lihatlah partai-partai politik yang tumbuh begitu banyak sekarang ini! Lihatlah dengan seksama; mereka yang berpartai dan yang tidak berpartai. Kemudian lihatlah, bagaimana para tokoh partai itu menghamburkan kata-kata kasar terhadap tokoh-tokoh partai lain tanpa menghiraukan apakah yang ia hina adalah ulama atau bukan. Kita melihat bagaimana para tokoh itu saling menghina dan mencela dengan tujuan merusak harga diri mereka di depan umum, agar partai mereka jatuh, sedangkan harga dirinya bertambah terkenal.

TIGA KISAH TENTANG KEMATIAN

1).  Wahab Bin Munabbih rah berkata, “Suatu ketika, malaikat maut mencabut nyawa seorang yang zalim. Tiada seorang pun yang lebih zalim dan kejam darinya. Ketika malaikat maut sedang membawa nayawanya, di tengah jalan, malaikat-malaikat lain bertanya kepadanya, “Engkau selalu mencabut nyawa orang. Pernahkah engkau merasa kasihan terhadap siapapun yang engkau sedang mencabut naywanya?” Jawabnya, “Aku pernah merasa sangat bersedih dan kasihan terhadapa seorang wanita yang bersendirian dalam hutan. 

KISAH PENCURI DAN MAYAT YANG BERBICARA

1). Seorang ahli berkata, “Aku berdoa kepada Allah, agar diperlihatkan keadaan penghuni-penghuni kubur kepadaku. Pada suatu malam aku bermimpi bahawa hari kiamat sudah terjadi dan manusia mulai keluar dari kuburnya masing-masing. Sebahagian mereka berbaring diatas sutera yang sangat istimewa. Sebahagian lainnya bersandar diatas kusen sutra, Sebahagian lagi bersandar diatas tahta-tahta yang tinggi. 

IDUL ADHA, HARI KEGEMBIRAAN UNTUK ORANG-ORANG YANG MAU BERKORBAN

Hari Idul Adha adalah hari untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim as adalah contoh orang yang tidak perduli dengan apa saja, asal kan taat kepada Allah Swt. Tidak perduli dengan apa saja asal kan dapat ridho Allah Swt. Baginda dan keluarganya tinggal di Syam, di tanah yang subur makmur, tetapi beliau hijrah ke Makkkah Mukarromah yang kering kerontang hanya semata-mata kerana mencari ridho Allah Swt.

URUTAN ULAMA MENURUT SEORANG THALIB ILMU

Dalam silsilah peringkat dan tahap ulama ini ada beberapa tahap yang perlu kita ketahui: 

1) Nabi As.

2) Ulama Mujtahid Mutlak di kalangan Sahabat Nabi seperti Ibn Abbas, Ibn Masud ra, Muaz bin Jabal ra, Aisyah r.ha, Ibn Umar r.hum. 

MINUM BERDIRI BOLEH TERKENA SAKIT GINJAL, MINUM DUDUK DAPAT PAHALA

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata, “Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab, “Itu lebih buruk lagi”. (HR Muslim dan Turmizi)

TAWASSUL DENGAN AMAL SOLEH

Sunat bertawassul dgn Amal Soleh.  Dari Abu Abdur Rahman, iaitu Abdullah bin Umar bin al-Khattab r.a, katanya: Saya mendgr Rasulullah saw bersabda: “Ada 3 org dari golongan org2 seblmmu sama berangkat bepergian, sehingga terpaksalah utk menempati sebuah gua guna bermlm, kemudian mrkpun memasukinya. Tiba2 jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu atas mrk. Mrk berkata bahawa Tiada yg dpt menyelamatkan engkau semua dari batu besar ini melainkan jikalau engkau semua berdoa kpd Allah Taala dgn menyebutkan perbuatanmu yg baik-baik. 

MENGUCAPKAN SAYIDINA KETIKA MENYEBUT NAMA RASULULLAH

Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim. Sebhg org membid’ahkan panggilan Sayyidinaa atau Maulana didpn nama Muhammad Rasulullah saw, dgn alasan bahawa Rasulullah saw sendiri yg menganjurkan kpd kita tanpa mengagung2kan dimuka nama beliau saw. Mmg golongan ini mudah sekali membid’ahkan sesuatu amalan tanpa melihat motif makna yg dimaksud Bid’ah itu apa. Mari kita rujuk ayat-ayat Ilahi dan hadis-hadis Rasulullah saw yg berkaitan dgn kata2 sayyid. Syeikh Muhammad Sulaiman Faraj dlm risalahnya yg berjudul pjg iaitu Dala’ilul-Mahabbah Wa Ta’dzimul-Maqam Fis-Solati Was-Salam ‘An Sayyidil-Anam dgn tegas mengatakan: Menyebut nama Rasulullah saw dgn tambahan kata Sayyidina (junjungan kita) didpnnya merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim yg mencintai beliau saw Sbb kata tersebut menunjukkan kemuliaan martabat dan ketinggian kedudukan beliau. 

KEUTAMAAN MALAM NISFU SYAABAN

Setiap mlm nisfu Sya’ban, kaum Muslimin di Indonesia meramaikannya dgn beragam tradisi, spt selamatan bersama, yg disebut dgn istilah ruwahan, menunaikan solat sunat baik secara berjamaah maupun sendirian, membaca surah Yasin dan diakhiri dgn doa. Adakah hadis sahih yg dpt dijadikan hujjah dlm menghidupkan mlm Nishfu Sya’ban dgn aneka ragam amal shaleh? Mengingat kaum Salafi-Wahabi membid’ahkan menghidupkan mlm Nishfu Sya’ban dgn aneka ragam ibadah.

AMALAN BULAN SYAABAN

Sya’ban adalah salah satu bulan yang mulia. Bulan ini adalah pintu menuju bulan Ramadhan. Siapa yang berupaya membiasakan diri bersungguh2 dlm beribadah di bulan ini, ia akan akan menuai kesuksesan di bulan Ramadhan. Dinamakan Sya’ban, karena pada bulan itu terpancar bercabang-cabang kebaikan yang banyak (yatasya’abu minhu khairun katsir). Menurut pendapat lain, Sya’ban berasal dari kata “Syi’b”, yaitu jalan di sebuah gunung atau jalan kebaikan.