Thursday, May 19, 2016

IMAN YANG PALING MENAKJUBKAN

Iman nya Siapa yang paling menakjubkan? Bukan imannya Malaikat ataupun Nabi bahkan Rosulullah. Dari Ibnu Abbas r.a, diriwayatkan suatu ketika selepas Solat shubuh, seperti biasa Rasulullah duduk menghadap para sahabat. Kemudian beliau bertanya, “Wahai manusia siapakah makhluk Allah yang imannya paling menakjubkan?” Para sahabat menjawab, “Malaikat, ya Rasulullah” Rasulullah berkata, “Bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Tuhan?” Kemudian sahabat menjawab lagi, “Kalau begitu, para Nabi ya Rasulullah.”

PENCIPTAAN NUR MUHAMMAD AWAL TERCIPTANYA SEMUA MAKHLUK

Sebelum semua makhluk diciptakan Allah, Nur Muhammad lah yang pertama kali diciptakan. Di dalam hadits qudsi Allah swt berfirman kepada Nabi Muhammad saw: Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi, Aku ingin dikenal kemudian Aku ciptakan alam (makhluk) agar Aku bisa dikenal. Dgn merenungkan tanda-tanda alam dan ayat-ayat Al Qur’an kaum muslimin dapat memperoleh kilasan aspek Ke-Ilahian yang telah dituangkan di alam semesta yang oleh Al Qur’an disebut sebagai wajah Allah. Di dalam hadits qudsi tersebut di atas terdapat kalimat yang berbunyi: Kemudian Aku ciptakan alam (makhluk)….. Ini masih berbentuk cahaya dan cahaya itu terbagi-bagi sebagaimana pendapat Ka’ab bin Akbar ra dalam kitab yang berjudul Madari: Yusu’ud (tangga-tangga kenaikan) yang di tulis oleh Syeh Nawawi, yang terjemahannya kurang lebih sebagai berikut: Berkata Ka’ab bin Akbar ra:

INILAH WUJUD FISIK JIN YANG SEBENARNYA

Dikatakan memiliki tanduk, berukuran kecil dalam kisah lain dikatakan kecil seperti lalat memiliki sayap. Menurut ajaran Islam, jin dapat melihat manusia, namun sebaliknya manusia tidak dapat melihat mereka dlm wujud aslinya. Jikalau ada manusia yg dapat melihatnya, maka yg dilihatnya itu adalah yg sedang menjelma dlm wujud makhluk yg dapat dilihat mata manusia biasa. “Sesungguhnya ia dan pengikut2nya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan2 itu pemimpin2 bagi org2 yg tidak beriman.” (Al-A’rof 7:27) ”

HAJI: TEMPAT-TEMPAT PALING MUSTAJAB UNTUK BERDOA

Inilah tempat-tempat paling mustajab itu:

1. Saat Thawaf, tidak ada bacaan wajib dalam melaksanakan thawaf, tidak ada juga doa khusus yang harus dihafalkan. Jemaah juga bisa menggunakan bahasa ibu demi meraih kebahagian dunia dan akhirat.

SAAT SAKARATUL MAUT TIBA

Sakaratul Maut akan menghadang setiap manusia. Proses tercabutnya nyawa manusia akan diawali dengan detik-detik menegangkan lagi menyakitkan. Peristiwa ini dikenal sebagai sakaratul maut. Ibnu Abi Ad-Dunya rah meriwayatkan dari Syaddad bin Aus r.a, ia berkata: “Kematian adalah kengerian yang paling dahsyat di dunia dan akhirat bagi orang yang beriman. Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan gunting, panasnya air mendidih di bejana. Seandainya ada mayat yg dibangkitkan dan menceritakan kepada penduduk dunia tentang sakitnya Kematian, niscaya penghuni dunia tidak akan nyaman dgn hidupnya dan tidak nyenyak dalam tidurnya”[2].

SUNAN KALIJAGA, ZIKIR DAN SULUK

Sunan Kalijaga atau Sunan Kalijogo adalah pemimpin para Wali di tanah Jawa. Sunan Kalijogo sangat melegenda di Masyarakat Jawa. Dalam mendekatan diri kepada Allah swt, Sunan Kalijogo menggunakan zikir sebagai sarananya. Berbagai macam bacaan zikir beliau ajarkan kepada muridanya, begitupun cara berzikirnya, mulai zikir lisan, zikir nafas, zikir kolbu, zikir ruh, zikir perbuatan dll. Beliau mengajarkan Zikir kepada seseorang sesuai dengan tingkat  ketaqwaan atau maqom orang tersebut, jadi wajar saja jika di masyarakat banyak yang mengaku bersumber dari ajaran Sunan Kalijaga, meskipun mereka berbeda baik  bacaan maupun caranya berzikir.

SULUK TASAWWUF SUNAN BONANG

Sunan Bonang merupakan ulama’, beliau juga ahli dalam ilmu tasawuf, suluk, falaq, sastra, musik gamelan dan seni pertunjukan. Beliau menguasai beberapa bahasa, diantaranya, Arab Persia, Melayu dan Jawa Kuno. Sunan Bonang. Sebagai seorang penyair sufi, Sunan Bonang menulis Suluk-suluk yang mengungkapkan pengalamannya menempuh jalan tasawuf, yang disampaikan melalui ungkapan simbolis. Suluk-suluk karyanya ialah Suluk Wujil, Suluk Khalifah, Suluk Kaderesan, Suluk Regol, Suluk Bentur, Suluk Wasiyat, Suluk Pipiringan, Gita Suluk Latri, Gita Suluk Linglung, Gita Suluk ing Aewuh, Gita Suluk Jebang, Suluk Wregol dan lain-lain (Drewes 1968). Selain itu Sunan Bonang juga menulis Karangan prosa seperti Pitutur Sunan Bonang yang ditulis dalam bentuk dialog antara seorang guru sufi dan muridanya yang tekun.

NASEHAT ABU NAWAS UNTUK SANG SULTAN

Nasehat Abu Nawas untuk Sang Sultan, Ketika Sultan Harun Ar-Rasyid menunaikan ibadah haji, beliau sangat rindu pada Abu Nawas, sahabatnya. Pada Saat tiba di kota Kuffah, tiba-tiba terlihat oleh Sultan, Abu Nawas yang menaiki batang kayu, berlari-larian ke sana kemari dan diikuti anak-anak dengan riang. Wajah sang Sultan mendadak menjadi ceria dibuatnya. Pandangan Mata Sang Sultan berbinar-binar karena sangat merindukan sosok Abu Nawas. Memang Abu Nawas dalam beberapa bulan terakhir meninggalkan kerajaan Baghdad sebagai bentuk protes atas ketidak-adilan dan kesombongan Sultan.

IBNU ARABI, SUFI PEMIKIR BESAR DARI SEPANYOL

Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn ‘Abdullah al-Tha’i al-Hatimi, lahir di Murcia Andalusia Tenggara, Sepanyol, yang pada tahun 560 H adalah wilayah Islam, meninggal di hijaz tahun 638 H. beliau digelari al-Syaikh al-akbar. Ibn Arabi adalah pemikir besar Islam, karyanya yang terkenal adalah al-Futuhat al-Makiyyah, Fushush al-Hikam, Turjuman al-Asywaq, pada umumnya bercorak simbol dalam makna yang begitu samar.

HASAN BASHRI, IBUNYA ADALAH ISTERI NABI MUHAMMAD

Hasan Bashri, meninggal tahun 110 H yang nama lengkapnya ialah al Hasan ibn Abi al-Hasan Abu Sa’id, beliau lahir di Medinah tahun 21 Hijriyyah. Ibunya seorang hamba sahaya Ummu Salamah, isteri Nabi Muhammad saw. Hasan Bashri tumbuh dalam lingkungan yang sholeh dan mendalam pengetahuan Islamnya. Hasan Bashri pula menerima hadist dari sebagian sahabat Rosul. Khalid bin Shafwan berkata, “Dia (Hasan Bashri) adalah orang yang paling terang-terangan dengan rahasia yang dimilikinya, dan paling menyembunyikan aib orang lain yang paling jelas. Hasan al Bashri menerapkan pada dirinya apa yang diperintahkan orang lain, dan betapa mereka membutuhkan agama yang ditangannya.” “Barang siapa mengenal Tuhan, maka ia pasti mencintai-Nya, dan barang siapa mengenal dunia, maka ia pasti berpantang darinya.”