Thursday, June 9, 2016

INSAN KAMIL

Wahai,  Aku berniat menyatakan hidupku yang sempurna, hidup yang sudah bernama Allah.  Terang sempurna dalam pengertianku,  aku nyata dari kenyataan dan selamanya aku tetap bernama Allah.  Aku tidak menutupi hidupku: Sesungguhnya aku adalah Allah (Aku Menjaga ketunggalan dalam keesaanku), Dan aku junjung martabatku,  yang tidak berpisah dengan kekasihku Muhammad yang menjadi junjunganku. Selamanya aku beserta junjunganku,  menjalin rasa dengan junjunganku, mengikuti kenyataan junjunganku sebagai Rasulullah. Aku awali dalam pengertian, menyatakan asalku,  Aku berasal dari kenyataan dan selamanya hidup bersama kekasihku. Sekembalinya kekasihku menjalani kenyataan kepadaku,  tanpa ada halangan dari godaan prasangkanya terhadapku.

KITAB DIRI YANG TERSEMBUNYI

Inilah kitab yang membicarakan sebelum alam ini dijadikan, Bermulah Allah menjadikan Nyawa Muhammad, lalu Tuhan melihat kedepan tiada sesuatu yang dilihatnya, kemudian melihat ke belakang, kekanan, dan kekiri namun tiada melihat sesuatu pun, Sedangkan Ia ingin disembah dan dipuji, tidak ada yang memuji dan menyembahnya.

KEJADIAN

Bermula untuk mengadakan pengenalan kepada Allah swt itu hanya ada tiga jalan, Yang mana ketiga jalan itu harus dilalui satu per satu dengan baik dan istiqomah. Karena hanya dengan ketiga jalan itulah yang dapat menghantarkan seseorang hamba untuk sampai kepada hakekat pengenalan yang sebenarnya, Sedangkan kendaraannya adalah diri kita. Ketiga jalan itu adalah sebagai berikut:

BILANGAN TUJUH

Tujuh adalah bilangan spiritual yang menjadi jalan dan metode akhir setiap Manusia yang ingin mengenal dengan benar siapa sejati dirinya sekaligus siapa TUHAN-NYA. bilangan ini menjadikan para mistikus, pesuluk, sufi dan pencari kebenaran mendapatkan pengalaman puncak tertinggi dari pencarian selama hidupnya, tidakkah manusia merenungkan angka ini kenapa bertebaran dalam ritual dan kehidupan sehingga kita memahami dan merasakan kebebasan hakiki manakala kita mampu melampauinya. Kita mestinya bertanya-tanya dalam pikiran sehat kenapa 7 (Tujuh):

ZIKIR NAFAS HU - ALLAH

NAFAS:
- Mengenal Nafas
- Mengenal Asal usul nya Nafas
- Mengenal Datang nya Nafas 
- Mengenal Reservoir Nafas
- Mengenal Puncak Kedatangnya Nafas
- Menghargai Nafas dengan Haqqul Yakin
- Melihat kedatangan Nafas dari Pandangan Ainul Yakin
- Tarbiyyah diri dengan Muttu Qablaan tammutu (hadits)

ALLAH SEMPURNAKAN DENGAN 5 SIFAT

1. Penglihatan
2. Pendengaran
3. Penciuman
4. Perkataan
5. Perasaan

DARI KOSONG KEMBALI KE KOSONG

Wahai,  dalam penantian menuju kesempurnaanmu maka akan dimulai dengan Ilmu. Dalam Ilmu (pengetahuan pun) tidak akan memberikan Manfa’at (sia-sia) jika tanpa di dasari Kesadaran dalam Niat yang tulus. Taukah Diri, “Sesungguhnya Manusia itu Mati kecuali mereka2 yang berpengetahuan, dan mereka2 yang berpengetahuan banyak yang tertidur kecuali mereka2 yang mengamalkan, dan mereka2 yang mengamalkan banyak yang tertipu kecuali mereka2 yang Tulus Ikhlas.

RAHASIA ALAM INSAN

Insan itu bukan nama, bukan gelar, bukan jabatan, bukan kekayaan, bukan segumpal, bukan sepotong tulang, bukan kepala, bukan badan yang berjalan ke sana ke mari di dunia ini, lalu mati untuk selamanya. Insan itu makhluk transenden, makhluk ilahiyah, makhluk spiritual, makhluk penguasa, makhluk kreatif yang bisa mencipta dirinya sendiri dan dunianya. Allah melarang manusia melupakan Allah (QS. 59:19), dan mempertuhankan hawa nafsu (QS.43:44), karena Allah adalah asal usul segala sesuatu (termasuk manusia), dasar wujud, sumber kekuatan, tempat bergantung dan tempat kembali (QS. 112:2: 2:156).

HAKIKAT AKU

AKU adalah titik atau noktah awal perjalananku menuju ke titik akhir yaitu AKU jua. Titik awal itu nyata dengan sifatnya dan titik akhir ghaib dengan ZatNya, Namun itu semua adalah AKU jua, Ianya ibarat menghasta kain sarung dari situ kesitulah jua akhirnya. Namun ia tetap ada perbedaannya, Oleh itu kita haruslah tahu apakah perbedaan nya dan permulaannya kalau awalnya dari tidak ada menjadi ada, Manakala diakhirnya dari ada menjadi tidak ada. Titik itu membawa makna pada pengertian adalah AKU yaitu Ketuhananku dan Ketuhanan itu adalah Rahasia Hidup yang di anugerahkan Tuhan kepada Mu.

AGAMA YANG SEJATI

Agama yang sejati, iaitu SIFAT HIDUP MANUSIA. Sesudah tahu kepada sejatinya Agama, barulah mengetahui rukun Islam, dan sesudah Islam haruslah bersungguh-sungguh dengan rukunnya itu, yang 5 perkara: 

1. Syahadat 
2. Shalat
3. Zakat 
4. Puasa
5. Haji