Sunday, June 19, 2016

RAHSIA MBAH HASYIM DAN SELAWAT NARIYAH

RAHSIA MBAH HASYIM NGAJI 120 TAHUN, 40 TAHUN DENGAN IMAM BUKHARI, 40 TAHUN DENGAN IMAM SYAFI'I, 40 TAHUN DENGAN IMAM JUNAIDI DAN IMAM GHAZALI

Ketika Mbah Hasyim masih belajar di Bangkalan, Madura, beliau diberi tugas mengurusi kuda milik Mbah Khalil hingga kesempatan untuk belajar pun tidak banyak. 

KARAKTERISTIK ABDAAL

Serial Hierarki Awliya, Vol 2. Mawlana Syekh Hisyam Kabbani. As-Siddiq Mosque, Burton, MI. Bakda Ashar, 14 Agustus 2010/Ramadan 1431. A`uudzu billahi min asy-Syaythaani 'r-rajiim. Bismillahi 'r-Rahmaani ‘r-Rahiim. Nawaytu 'l-arba`iin, nawaytu 'l-`itikaaf, nawaytu 'l-khalwah, nawaytu ‘l-`uzlah, nawaytu 'r-riyaadhah, nawaytu 's-suluuk, lillahi ta`ala fii haadza ‘l-masjid. Athi`ullaha wa athi`u 'r-Rasuula wa uuli 'l-amri minkum.

KAROMAH PARA WALI NAQSYABANDI

Shuhba Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS. A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin. Di dalam lingkungan Naqsybandi seseorang tidak diizinkan untuk memperlihatkan karomahnya. Menunjukkan segala bentuk karomah tidak akan membawa kalian pada tingkat yang lebih tinggi.

SAMUDRA SYAH NAQSYABAND

Shuhba Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani QS. A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin. “Athi’ullaha wa athi’ur rasula wa ulil amri minkum” [QS An-Nisaa, 4: 59]. Kita harus mematuhi Allah SWT, kita harus patuh kepada Rasulullah SAW, dan kita harus mematuhi para pemimpin kita. Hal ini harus dipegang dalam melakukan apa yang mereka katakan kepada kita dan dalam mengikuti jalan yang telah mereka tunjukkan kepada kita. Kita percaya bahwa kita membutuhkan bimbingan dalam menunjukkan jalan bagi kita-bukan berati kita tidak membutuhkannya, seperti yang dikatakan oleh sekelompok orang dewasa ini. Sebagaimana Allah SWT memberikan Rasulullah SAW seorang pemandu pada peristiwa Isra’ dan Mi’raj, dalam wujud malaikat Jibril AS.

FADHILAT DAN RAHSIA BULAN REJAB

Shuhba Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani QS. A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin. Bulan ini dijuluki sebagai Syahrullah (bulannya Allah SWT), yang merupakan salah satu bulan suci umat Islam. Allah SWT memberikan kemuliaan kepada hamba-hamba-Nya denan diciptakannya bulan ini; dibuktikan dengan sabda Rasulullah SAW, “ Rajabun Syahrullah”. “Rajab adalah bulannya Allah SWT.” Tak seorang pun mengerti apa yang Dia bukakan kepada hamba-hamba-Nya kepada seluruh ciptaan-Nya di bulan ini.

AWLIYA MENYUKAI ORANG YANG RENDAH HATI

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin. Sangat mudah bagi Allah SWT untuk membuat seorang hamba-Nya mengunjungi kalian, mungkin hamba itu Saya atau mungkin sebagai pribadi yang lain. Di masa sekarang sebagian besar tidak diizinkan untuk menggunakan kekuatan ajaibnya. Biasanya para awliya menggunakan kekuatannya dalam bentuk yang tidak mudah kalian kenali. Oleh sebab itu sangat penting untuk selalu bersikap sopan, ramah dan penuh hormat kepada setiap orang. Tak seorang pun yang mengenal orang-orang di sekitarnya dengan baik, mungkin salah satu di antara mereka terdapat sahabat Allah SWT, seorang wali yang tersembunyi, seseorang dengan kekuatan spiritual yang tinggi.

MUHIYIDIN DAN MALAIKAT

A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin. Grandsyekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS bercerita tentang Syekh Muhiy-id-Din QS yang melakukan perjalanan dengan sebuah kapal di tengah laut yang mengamuk. Beliau menulis dalam sebuah kertas, “Wahai laut, engkau harus tenang karena “samudra yang luas” ada padamu.”

KISAH IMAM ALWI BIN ABBAS

Kisah al-Imam al-Sayyid ‘Alwi bin Abbas al-Maliki al-Hasani dan Ulama' Wahhabi. Kisah Abdurrahman bin Nashir al-Sa’di (Ulama Wahabi) dan al-Imam al-Sayyid ‘Alwi bin Abbas al-Maliki al-Hasani. Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin–ulama Wahabi kontemporer yang sangat populer–mempunyai seorang guru yang sangat alim dan kharismatik di kalangan kaum Wahabi, yaitu Syaikh Abdurrahman bin Nashir al-Sa’di, yang dikenal dengan julukan Syaikh Ibnu Sa’di. Ia memiliki banyak karangan, di antaranya yang paling populer adalah karyanya yang berjudul, Taisir al-Karim al-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, kitab tafsir setebal 5 jilid, yang mengikuti manhaj pemikiran Wahabi. Meskipun Syaikh Ibnu Sa’di, termasuk ulama Wahabi yang ekstrim, ia juga seorang ulama yang mudah insyaf dan mau mengikuti kebenaran, dari manapun kebenaran itu datangnya.

HIKMAH BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA

Selain seorang nabi, Sulaiman a.s. juga seorang raja terkenal. Atas izin Allah ia berhasil menundukkan Ratu Balqis dengan jin ifrit-Nya. Dia dikenal sebagai manusia boleh berdialog dengan segala binatang. Dikisahkan, Nabi Sulaiman sedang berkelana antara langit dan bumi hingga tiba di satu samudera yang bergelombang besar. Untuk mencegah gelombang, ia cukup memerintahkan angin agar tenang, dan tenang pula samudera itu.

HATI SANUBARI DAN HATI NURANI

Hati terbahagi kepada 3 jenis iaitu:

1) Hati sanubari iaitu mereka ini adalah yang mencintai dunia (Hubbu Dunia).

2) Hati sanubari dan Hati Nurani iaitu mereka yang mempunyai dua hati iaitu di antara Hati Sanubari dan Hati Nurani, juga masih kasih kepada dunia.

3) Hati Nurani ialah mereka yang tidak mencintai dunia.