Sunday, July 31, 2016

SOLAT TASAWUF


WANG SEBAGAI BERHALA

Allah swt berfirman: “Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, dan memperhati kan bagaimana akibat (yang diderita) oleh org2 sebelum mereka? Org2 itu lebih kuat dari mereka, dan telah mengolah bumi serta memakmurkannya lebih dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kpd mereka Rasul2 mereka dengan membawa bukti yg nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka. Akan tetapi, merekalah yg berlaku zalim kpd diri mereka sendiri” (Al-Rum:9) 

KETENANGAN DUNIA

Setiap orang yang beriman kepada Allah Ta’ala wajib meyakini bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketenteraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada Allah Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut Nama-Nama-Nya yang Maha Indah, dan sibuk dalam ketaatan kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman: “Org2 yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’du:28)

MACAM-MACAM SYIRIK BESAR

● Syirik dalam berdoa: Iaitu meminta kepada selain Allah, disamping meminta kepada-Nya. Allah s.w.t berfirman dlm kitab-Nya (yang terjemahannya): “Dan org2 yang kamu seru selain Allah tiada mempunyai apa-apa meskipun setipis kulit ari. Jika kamu meminta kpd mereka, mereka tiada mendengar seruanmu, dan kalau mereka mendengar mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu”. (Al Faathir: 13-14)

MENGEKANG NAFSU

● Perangilah hawa nafsu kalian, sebagaimana kalian memerangi musuh2 kalian.

● Sesuai dengan perjuangan jiwa seseorang dan penolakannya terhadap syahwatnya serta penolakannya untuk mengikuti kesenangannya (yang diharamkan), dan penolakan atas apa yang menjadikan mata berkeinginan memandangnya, maka di situlah terletak pahala dan siksaan.

KEUTAMAAN KALIMAT TAUHID

Aku wasiatkan dirimu untuk membaca Kalimat Lâ ilâ ha ilallâh setiap waktu, khususnya pada saat sedih, sibuk dan mengalami kesempitan hidup. Sebab, sesungguhnya Kalimat tersebut akan memperluas rezeki. Menurut tabiatnya, Kalimat ini bersifat sejuk, bahkan ia dapat membuat seseorang tertidur. Beliau rah. berkata kepada seorang pria yang suka was-was: “Aku akan mengajarkan kepadamu Tahlîl Zubaidah binti Ja'far bin Khalifah Al-Manshûr. 

EMPAT PERKARA PENCEGAH KERUGIAN MANUSIA

Waktu merupakan sesuatu yang penting yang tidak pernah lepas dari kehidupan kita, dengan waktu kita dapat meraih kesuksesan dan dengan waktu pula kita dapat kegagalan, nilai waktu ditentukan oleh bagaimana kita mengisinya. Dikatakan dalam Mahfudzat: “Waktu itu bagaikan pedang apabila kamu tidak memakai/menggunakanya, niscaya waktu itu akan membunuhmu ”, artinya kalau waktu di isi dengan berbagai kebaikan maka waktu itu akan menjadi kebaikan, namun jika waktu itu di isi dengan hal-hal yang tidak bermakna/kurang bermanfaat apalagi sia-sia, maka waktu akan mendatangkan kerugian. Saat keberuntungan kita dapatkan hendaknya kita bersyukur kpd Allah swt dgn mengucapkan “Alhamdulillah” dan kalau pun mendapat kegagalan janganlah kita mengutuk/menyalahkan waktu, yang mesti kita lakukan adalah melakukan introspeksi diri, sehingga dapat memperbaiki kesalahan.

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH

Pada malam Ghaibul Ghaib iaitu dalam keadaan antah-berantah hanya Zat semata. Belum ada awal dan belum ada akhir, belum ada bulan dan belum ada matahari, belum ada bintang belum ada sesuatupun. Malahan belum ada Tuhan yang bernama Allah, maka dalam keadaan ini, Diri yang punya Zat tersebut telah mentajalikan diri-Nya untuk memuji diriNya. Lantas tajallilah Nur Allah dan kemudian tajalli pula Nur Muhammad (Insan Kamil), yang pada peringkat ini dinamakan Anta Ana, (Kamu, Aku), (Aku,Kamu),Ana Anta. Maka yang punya Zat bertanya kepada Nur Muhammad dan sekalian Roh untuk menentukan kedudukan dan taraf hamba. Lantas ditanyakan kepada Nur Muhammad, Aku ini Tuhanmu? Maka dijawablah Nur Muhammad yang mewakili seluruh Roh, Ya…Engkau Tuhanku. Persaksian ini dengan jelas diterangkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Araf :172.

MANFAATKAN KEGELAPAN MALAM

Kata Saidina Ali ra: “Sesungguhnya aku telah menyaksikan kesan dari Para Sahabat Rasulullah saw, aku tidak pernah melihat seorang pun seperti mereka. Demi Allah, pada waktu pagi rambut mereka kusut, berdebu, dan wajah2 mereka pucat, di antara mata mereka terdapat tanda seperti seorang Musafir. Keadaan itu oleh kerana mereka berjaga pada waktu malam membaca Kitab Allah, mereka rukuk dan sujud kepada Allah. 

SAMPAIKANLAH DARIPADAKU WALAUPUN SEPOTONG AYAT

Rasulullah s.a.w bersabda: “Sampaikan dariku walaupun sepotong ayat”. Hadis di atas merupakan ingatan daripada Baginda s.a.w. kepada umatnya supaya menyampaikan apa sahaja daripada Baginda s.a.w. yang diketahui kepada masyarakat. Mereka yang diberi kelebihan oleh Penciptanya dengan sedikit ilmu pengetahuan yang bermanfaat, diminta berkongsi kemanisan itu dengan saudaranya yang lain.  

Saturday, July 30, 2016

RAHSIA HATI (SIRR)

Oleh Syekh Abu Nashr As-Sarraj. 

Sebagian kaum Sufi mengatakan, “Rahasia hati (sirr) adalah sesuatu yang tidak bisa dirasakan oleh gejolak jiwa (an-nafs), dimana rahasia tersebut memang dijadikan ghaib oleh al-Haq dan selalu diawasi.” Kaum Sufi yang lain mengatakan, “Rahasia itu ada dua macam: Rahasia bagi al-Haq, yaitu sesuatu yang selalu diawasi-Nya tanpa ada perantara apa pun, dan rahasia untuk makhluk di mana ia selalu diawasi-Nya dengan perantara.” Dikatakan, “Rahasia itu dari rahasia dan untuk rahasia, ia adalah suatu yang haq dan tidak akan tampak kecuali dengan haq. Sementara apa yg tampak pada makhluk maka itu bukanlah rahasia. Diceritakan dari al-Husain bin Manshur al-Hallaj rah yang mengatakan, “Rahasia2 kami adalah `gadis’ yang keperawanannya tidak bisa dirobek oleh khayalan seorang pengkhayal.”

MAKRIFATULLAH

Untuk menuju status org2 beriman harus melalui tahapan Makrifat. Adapun iman yang ditasdiq di hati, tidak bisa tasdiq kalau tidak mengenal Allah..Tasdiq adalah adalah hasil dari pada pengenalan (makrifat), akan mustahil bisa tasdiq di hati kalau belum kenal, sama dgn menasdigkan buah simala kama yaitu hayal, palsu dan angan2 sahaja. Koreksilah makna pengenalan:

KIAMAT DAN RAHSIA ITU KEMBALI KEPADA ALLAH

Makrifat adalah suatu topik yg sangat sukar untuk difahami, banyak org tidak mengerti tetapi beranggapan faham,.. mereka beranggapan ilmu makrifat itu adalah Makrifat (Mengenal). Ilmu tidak sedikitpun menyentuh Makrifat, kerana apa,… kerana ilmu adalah yang berkaitan dgn alam. …alam yang dijadikan Tuhan dan alam bukan Tuhan.

MENYINGKAP MAKRIFAT

Imam Abi Qasim berkata: “Erti makrifat menurut pendapat ulama (bukan ahli tasawwuf) ialah pengetahuan. Maka tiap-tiap ilmu itu adalah makrifat dan tiap-tiap makrifat adalah ilmu. Dan tiap-tiap orang alim tentang Allah, adalah orang arif dan tiap-tiap orang arif adalah alim”. Dalam kitab ini juga dinyatakan: “Barangsiapa yang mengenal Allah dengan jalan pertolongan Allah maka orang itu adalah ”Arif” tentang Allah secara hakikat (Ahli tasawwuf), Orang yang Arif tentang Allah dengan cara dalil sahaja maka itu adalah orang Mutakallimin taklid (menuruti perkataan orang tanpa mencari dalil) maka orang itu adalah orang awam/orang bodoh”. Menurut Zunnun al Misri (W 860 M) yang dianggap sebagai bapa fahaman “makrifah”. Menurutnya terdapat 3 jenis pengetahuan tentang Tuhan, iaitu:

BATIN MEMPENGARUHI ZAHIR

"APA YANG TERSIMPAN DALAM KEGHAIBAN RAHSIA HATI BERBEKAS NYATA PADA ZAHIRNYA."

Allah s.w.t mengurniakan kpd hati hamba2Nya yang bahagia dengan Nur Zikir, Nur Kalbu, Nur Akal, Nur Iman dan Nur Makrifat. Kurniaan Allah s.w.t yg demikian itu merupakan rahsia2 yg tidak diketahui oleh makhluk. Setiap hamba yg dibawa ke Hadrat-Nya mempunyai rahsia sendiri dan tidak diketahui oleh hamba2 yg lain, walaupun mereka berada pada tingkatan yg sama. Seorang guru pun tidak tahu rahsia muridnya dgn Tuhannya. Apa yg Allah s.w.t kurniakan kpd seorang hamba pilihan-Nya tidak serupa dgn yg dikurniakan kepada hamba pilihan yg lain. Kurniaan Allah s.w.t kpd seorang nabi berbeza dpd kurniaan terhadap nabi-nabi yg lain. Kurniaan Allah s.w.t yg tersimpan dlm keghaiban rahsia hati itu menjadi penggerak kpd pembentukan diri seseorang, hingga dia dapat dikenal dan dibezakan dpd org lain. 

TASAWWUF

Berkata Junaid Al Baghdadi: Tasawwuf ialah mensucikan hati dpd tertambat dgn makhluk, meninggalkan perangai tabi'e yg buruk, memadamkan sifar2 kemanusiaan (yg buruk), menjauhi dorongan nafsu, bersifat dgn sifat kerohanian, berpegang dgn hakikat segala perkataan, mengutamakan Allah pada setiap masa, menasihati seluruh umat, menyempurnakan janji kpd Allah dan mengikut syariat Rasulullah s.a.w. 

ILMU MAKRIFAT YANG MURNI HUKUMNYA WAJIB DITUNTUT

Hadist Nabi SAW: "Awaluddin Ma’rifatullah”. Hadis Nabi SAW lagi: "LAA SHAHUL SHALAT ILLA BIL MA’RIFAH" - Artinya : Tidak sah shalat melainkan dgn mengenal Allah SWT. Mempelajari Ilmu Makrifat, adalah sangat penting. Ulama Tasauf menghukumkan “Fardhu ‘Ain” untuk setiap mukallaf mempelajari/menuntutnya secara “Ijmali” (ringkas). Dan “Fardhu Kifayah” mempelajarinya “secara Tafshili” (Terperinci).

TILIK OLEH ENGKAU

Barangsiapa menyembah Allah kerana suatu yang diharapnya dpd amalannya atau kerana menolakkan ia dengan taatnya akan datang siksa daripadanya, maka tiadalah ia berdiri pada haq segala SifatNya kerana bahawasanya hak mutlak Dia atas segala hambaNya itu bahawa menyembah mereka itu akan Zat-Nya. Maka barangsiapa menyembah Allah kerana sesuatu, maka ada ia bagi sesuatu itu dan terdindinglah ia kepada-Nya. 

ALLAH MENGINGAT DAN MENCINTAI ORG2 YANG MENGINGATINYA

Wahai Muslim! Kalian melakukan zikir seminggu sekali, lakukanlah setiap hari, setiap saat! Jika kalian melakukannya sekali, Allah akan memberi kalian pahala yg tidak terbatas, tergantung apa yg kalian baca. Al-Qusyayri (r), salah satu ulama terbesar yg termasyhur di Afrika Utara dan kitabnya banyak dipelajari org, mengatakan, "Ketika Malaikat Maut diperintahkan utk mencabut nyawa org yg mengingat Allah, ia akan meminta izin dari org itu sebelum ia mencabut nyawanya;” dan ia akan menunggu sampai org itu mengatakan "ya" atau "tidak".  

NASIHAT SYEIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI

“Jangan kamu mendakwa diri menjadi Tuhan. Jangan kamu mendakwa diri menjadi Nabi!” pesan Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani kepada muridnya. Tergamam. Anak murid yang lama mengaji dengan sheikh itu terkejut dengan nasihat yang diterima. “Bagaimana mungkin engkau mengandaikan aku boleh membuat dakwaan sebegitu rupa, setelah aku lama menuntut ilmu denganmu?” tanya anak murid itu kepada gurunya. Lalu Sheikh menceritakan sebuah kisah yang berlaku kepada seorang lelaki soleh di Delhi. Beliau telah menimbulkan kontroversi tatkala mengungkapkan kata-kata yang sungguh luar biasa.

Friday, July 29, 2016

SUNAN GRESIK

Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim (w.1419 M/882 H) adalah nama salah seorg Walisongo, yg dianggap yg pertama kali menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Ia dimakamkan di kota Gresik, Jawa Timur, di desa Gapurosukolilo.

ASAL KETURUNAN: Tidak terdapat bukti sejarah yang meyakinkan mengenai asal keturunan Maulana Malik Ibrahim, meskipun pada umumnya disepakati bahwa ia bukanlah orang Jawa asli. Sebutan Syekh Maghribi yg diberikan masyarakat kepadanya, kemungkinan menisbatkan asal keturunannya dari wilayah Arab Maghrib di Afrika Utara. Babad Tanah Jawi versi J.J. Meinsma menyebutnya dengan nama Makhdum Ibrahim as-Samarqandy, yg mengikuti pengucapan lidah Jawa menjadi Syekh Ibrahim Asmarakandi. 

SUNAN AMPEL

Tahukah anda dengan daerah Bukhara? Bukhara terletak di Samarqand. Sejak dahulu daerah Samarqand dikenal sebagai daerah Islam yang melahirkan ulama-ulama besar seperti Imam Bukhari yang mashur sebagai pewaris hadist shahih. Di Samarqand ini ada seorang ulama besar bernama Syekh Jamalluddin Jumadil Kubra, seorang Ahlussunnah bermazhab syafi’I, beliau mempunyai seorang putera bernama Ibrahim, dan karena berasal dari samarqand maka Ibrahim kemudian mendapatkan tambahan nama Samarqandi. Orang jawa sukar menyebutkan Samarqandi maka mereka hanya menyebutnya sebagai Syekh Ibrahim Asmarakandi. Syekh Ibrahim Asmarakandi ini diperintah oleh ayahnya yaitu Syekh Jamalluddin Jumadil Kubra untuk berdakwah ke negara-negara Asia. Perintah inilah yang dilaksanakan dan kemudian beliau diambil menantu oleh Raja Champa, dijodohkan dengan puteri Raja Champa yang bernama Dewi Candrawulan. Negeri Champa ini menurut sebagian ahli sejarah terletak di Muangthai. Dari perkawinan dengan Dewi Candrawulan maka Syekh Ibrahim Asmarakandi mendapat dua orang putera yaitu Sayyid Ali Rahmatullah dan Sayyid Ali Murtadho. 

SUNAN GIRI

Hasil penelusuran Drs.Widji Saksono dlm bukunya Mengislamkan Tanah Jawa, telah berhasil mengungkapkan bahwa Raden Paku yang kelak dikenal sebagai Sunan Giri, bukanlah putra Syekh Maulana Ishak. Raden Paku adalah cucu dari Syekh Maulana Ishak, ulama ternama dari Pasai. Hasil penelusuran itu, memang lebih mendekati fakta sejarah, dari pada menganggap Raden Paku adalah putra Syekh Maulana Ishak, sebagaimana yang banyak ditulis dalam buku-buku Kisah Walisongo. 

SUNAN DRAJAT

Nama kecilnya adalah Raden Qosim. Ia anak Sunan Ampel. Dengan demikian ia bersaudara dengan Sunan Bonang. Diperkirakan Sunan Drajat yang bergelar Raden Syaifuddin ini lahir pada tahun 1470 M. Sunan Drajat mendapat tugas pertama kali dari ayahnya untuk berdakwah ke pesisir Gresik, melalui laut. Ia kemudian terdampar di Dusun Jelog –pesisir Banjarwati atau Lamongan sekarang. Tapi setahun berikutnya Sunan Drajat berpindah 1 kilometer ke selatan dan mendirikan padepokan santri Dalem Duwur, yang kini bernama Desa Drajat, Paciran-Lamongan. 

SUNAN MURIA

Raden Umar Said atau yang lebih dikenal dengan Sunan Muria merupakan salah satu Walisongo yang tinggal di daerah Gunung Muria. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara Kota Kudus. Selain akhlak yang sholeh, beliau terkenal memiliki kesaktian dalam pertarungan. Asal-usul Sunan Muria. Satu versi menyebutkan, Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga. Ahli Sejarah A.M. Noertjahjo (1974) dan Solihin Salam (1964, 1974) yakin dengan versi ini. Berdasarkan penelusuran mereka, pernikahan Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh binti Maulana Is-haq memperoleh tiga anak, yakni Sunan Muria, Dewi Rukayah, dan Dewi Sofiah. 

SUNAN GUNUNG JATI

Dalam usia yang begitu muda Syarif Hidayatullah ditinggal mati oleh ayahnya. Ia ditunjuk untuk mengganti kan kedudukannya sebagai Raja Mesir tapi anak yang masih berusia dua puluh tahun itu tidak mau. Dia dan ibunya bermaksud pulang ke tanah jawa berdakwah di Jawa Barat. Kedudukan ayahnya itu kemudian diberikan kepada adiknya yaitu Syarif Nurullah. Sewaktu berada di negeri Mesir Syarif Hidayatullah berguru kepada beberapa ulam besar didaratan timur tengah. Dalam usia muda itu ilmunya sudah sangat banyak, maka ketika pulang ke tanah leluhurnya yaitu Jawa ia tidak merasa kesulitan melakukan dakwah.

SUNAN KUDUS

Sunan Kudus merupakan salah satu dari Wali Sembilan atau Walisongo yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Nama asli dari Sunan Kudus adalah Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan. Beliau merupakan putra dari Sunan Ngudung yg atau terkenal dgn nama Raden Usman Haji. Ibu dari Sunan Kudus yaitu Syarifah. 

SUNAN KALIJAGA: ZIKIR DAN SULUK


Sunan Kalijaga adalah pemimpin para Wali di tanah Jawa. Sunan Kalijaga sgt melegenda di Masyarakat Jawa. Dlm mendekatan diri kpd Allah swt, Sunan Kalijogo menggunakan zikir sebagai sarananya. Berbagai mcm bacaan dzikir beliau ajarkan kpd muridnya, begitupun cara berzikirnya, mulai zikir lisan, zikir nafas, zikir kolbu, zikir ruh, zikir perbuatan dll. 

MADAH RANIAH

Duhai kekasih hati, siapa lagi yang ada selain daripadaMu?
Kasihanilah hamba yang berdosa ini yang datang mengetuk pintuMu
Engkaulah kekasihku, tempat pergantunganku dan harapanku
Berdustalah hatiku jika mengintai selain dariMu
Wahai kemesraanku, cita citaku dan tujuanku
Telah berpanjangan rinduku, bilakah denganMu aku bertemu

SUCIKAN HATIKU

Sucikan hatiku, bebaskan jiwaku dari kekeliruan
Jadikan air mata dan keinsyafan sebagai nasibku sehari-hari
Bimbing aku di jalanmu, supaya nafsuku terkendali
Fana akan membuatku senantiasa dekat pada-Mu!
Perselisihan antara aku dan dunia ini
Membuatku enggan pada dunia

Thursday, July 28, 2016

WASIAT BAGI PARA MURID

Syeikh Abul Qosim Al-Qusyairy

Langkah pertama yang harus dijejakkan oleh penempuh (al-murid) tharikat ini, adalah ia harus melangkah di atas jalan kejujuran hati yg benar, agar benar pula membangun yang berdasarkan prinsip yg shahih. Sebab para syeikh berkata, “Mereka terhalang untuk sampai kpd Allah swt. (wushul) disebabkan mereka menelantarkan prinsip2 akidah (al-ushul).”

RAHSIA DI DALAM RAHSIA

Rahsia kepada jasad ialah roh. Rahsia kepada roh ialah Allah. Jasad kita tersembunyinya roh dan roh kita tersembunyinya rahsia Allah. Diri kita sebenarnya menanggung dua rahsia. Pertama jasad menanggung rahsia roh dan kedua roh menanggung rahsia Allah. Roh tersembunyi di sebalik wajad jasad dan wajah Allah pula terselindung di sebalik roh. Untuk mengintai kedua0dua wajah itu, tiliklah ke dalam diri kita sendiri. Apabila sifat roh telah dapat kita kenal dengan rata, insyaAllah kedua-dua rahsia ini akan dapat kita kenal dengan nyata, jelas dan terang. Setelah kita mengenal diri, kita mengenal roh, segala rahsia itu tidak lagi menjadi rahsia. 

ILMU DAN MAKRIFAT

Ilmu menyadarkan manusia akan adanya Allah, sedangkan makrifat membawa manusia kehadirat-Nya. Ilmu diperoleh dgn mencari, mempelajari, menelaah sehingga memperoleh sebuah kesimpulan dan kesimpulan tersebut disebut sbg pengetahuan. Utk mendapatkan ilmu diperlukan panca indera sebagai media penerimanya.  

IMAN ASAS AMANAH

Di dalam Al Qur'an, Allah swt sentiasa menegaskan tentang iman, bahkan panggilan identiti hamba2Nya disebut dengan "Al Mu'minuun" atau "Alladziina aamanuu”. Iman secara bahasa ertinya `percaya'. Dari kepercayaan inilah munculnya sikap atau perbuatan. Seorang pesakit yang percaya kepada doktornya, ia akan patuh dan ikut apa sahaja kata-kata doktor. Ketika doktor memutuskan bahwa "Kamu kena penyakit kanser", ia terus percaya. Begitu juga apabila doktor memutuskan bahwa "Kamu perlu buat pembedahan", ia terus bersiap sedia walau banyak manapun ia mesti membayar kosnya.

TAUHID DAN MAKRIFATULLAH

Menurut Syeikh Ibnu Athaillah As Sakandri, siapapun yang merenung secara mendalam akan menyadari bahwa semua makhluk sebenarnya mentauhidkan Allah s.w.t melalui tarikan nafas yang halus. Jika tidak, pasti mereka akan mendapat siksa. Pada setiap zarah, mulai dari ukuran sub-atomis (kuantum) sampai atomis, yang terdapat di alam semesta terdapat rahsia nama-nama Allah. Dengan rahsia tersebut, semua nya memahami dan mengakui keesaan Allah. Allah SWT telah berfirman; "Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dgn kemauan sendiri atau pun terpaksa (dan sujud pula) bayang2nya di waktu pagi dan petang hari."  (QS. 13:15).

KHAUF - TAKUT KEPADA ALLAH

ABU AL LAYTS RA berkata; "Allah memiliki para malaikat di langit ketujuh. Mereka bersujud sejak Allah menciptakan mereka hingga hari kiamat. Mereka menggigil ketakutan karena takut kepada Allah SWT. Apabila hari kiamat tiba, mereka mengangkat kepala dan berkata, Maha Suci Engkau, kami menyembah-Mu dengan penyembahan yg sebenar2nya”. Itulah firman Allah SWT: Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (QS. An-Nahl [16]: 50). Yakni, mereka tidak berbuat maksiat kepada Allah sekejap mata pun. Rasulullah Saw bersabda; "Apabila tubuh hamba menggigil karena takut kepada Allah swt, dosa2nya berguguran seperti daun2 yg berguguran dari pohon."

ISTIQAMAH DI JALAN ALLAH

Dari Abu ‘Amrah Sufyan bin ‘Abdullah RA, ia berkata : 

يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ وَفِي حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ غَيْرَكَ قَالَ قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ 

“Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam, suatu perkataan yang aku tak akan menanyakannya kepada orang lain’. Rasulullah bersabda: ‘Katakanlah : Aku beriman kepada Allah, kemudian ber-istiqamah-lah kamu. [HR Muslim]

HIKAYAT DAN FADLILAH RATIB AL- HADDAD

(MANAQIB AL- HABIB ABDULLAH BIN ALWI ALHADDAD)

Abdullah bin Alwi bin Muhammad bin Ahmad bin Abdullah bin Muhammad bin Alwi bin Ahmad Al-Haddad bin Abubakar bin Ahmad Al-Musrafah bin Muhammad bin Abdullah bin Ahmad Al-Faqih bin Abdurrahman bin Alwi ’Ammil Faqih bin Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khali' Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad AlMuhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-'Uraidhi bin Ja'far Ash-Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Fatimah Az-Zahro' binti Muhammad SAW.  Habib Abdullah dilahirkan ke dunia pada mlm Kamis 5 Shafar 1044 H di pinggiran kota Tarim, sebuah kota terkenal di Hadhramaut, Yaman. Beliau bermadzhab Syafi‘i. Nasabnya bersambung sampai kepada Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a, suami Fatimah binti Rasulillah. 

KEROHANIAN ISLAM DAN AHLI SUFI

Sufi adalah perkataan Arab – saf, yang bererti tulen. Alam batin sufi dipersucikan, menjadi tulen dan diterangi oleh cahaya makrifat, penyatuan dan keesaan. Istilah sufi dikaitkan juga dengan bidang kerohanian mereka yang sentiasa berhubung dengan sahabat2 Rasulullah s.a.w yang dikenali sebagai ‘puak yang memakai baju bulu'. Saf, pakaian bulu yang kasar menggambarkan keadaan mereka yang miskin lagi hina. Kehidupan dunia di dalam kesempatan. Mereka berjimat cermat di dalam makanan, minuman dan lain-lain. 

CERMIN HATI KAMU ITU TELAH DI TAKDIRKAN UNTUK MEMANCARKAN RAHSIA2 ILAHI

Sirrul Assrar (Syeikh Abdul Qadir Al Jilani)

Bila cahaya dari “Allah adalah cahaya bagi semua langit dan bumi…” bisa menyinari ruang hati kamu, lampu hati kamu akan menyala. Lampu hati itu “berada di dlm kaca, kaca itu sifatnya seumpama bintang berkilau2an terang benderang…” Kemudian kepada hati itu anak panah penemuan2 suci akan hinggap. Anak panah kilat akan mengeluarkan daripada awan petir maksud “bukan dari timur atau barat, dinyalakan dari pohon zaitun yang diberkati…” dan memancarkan cahaya ke atas pokok penemuan, sgt halus, sgt kuat sehingga ia “memancarkan cahaya walaupun tidak disentuh oleh api”. Kemudian lampu makrifat (hikmah kebijaksanaan) akan menyala sendiri. Mana mungkin ia tidak menyala sedangkan cahaya rahsia Allah menyinarinya?

Wednesday, July 27, 2016

SYARAT YANG PERLU UNTUK MELAKUKAN ZIKIR

Salah satu syarat menyediakan seseorg untuk berzikir ialah berada di dlm keadaan berwuduk; basuh dan bersihkan tubuh badan dan sucikan hati. Pada peringkat permulaan, supaya zikir itu berkesan, perlulah disebut kuat2 akan perkataan dan ayat yang dijadikan zikir – kalimah tauhid, sifat2 Allah. Bila perkataan tersebut diucapkan usahakan agar kamu berada di dlm kesedaran (tidak lalai). Dgn cara ini hati mendengar ucapan zikir dan diterangi oleh apa yg dizikirkan. Ia menerima tenaga dan menjadi hidup – bukan sahaja hidup di dunia ini bahkan juga hidup abadi di akhirat. “Mereka tidak akan merasa padanya kematian, hanya kematian pertama, dan Dia pelihara mereka dpd azab jahanam”. (QS Dukhaan, ayat 56).

HUBUNGAN HAMBA DENGAN ALLAH

Bagi mereka yg dicahayai oleh Allah maka digambarkan oleh Ibnu Atha'illah dlm Al-Hikam: “Telah terpancar cahayanya dan jelaslah kegembiraanya, lalu ia pejamkan matanya dari dunia dan berpaling darinya, sama sekali dunia bukan tempat tinggal dan bukan tempat ketenteraman. Namun ia jiwanya bangkit di dlm dunia itu, semata menuju Allah Ta'ala, berjalan di dalamnya sembari memohon pertolongan dari Allah utk dtg kpd Allah. Hamparan tekadnya tak pernah terhenti dan selamanya berjalan, sampai lunglai di hadapan Hadratul Quds dan hamparan kemeseraan denganNya, sbg tempat Mufatahah, Muwajahah, Mujalasah, Muhadatsah, Musyahadah, dan Muthala'ah."

APAKAH MAKSUD IHSAN?

Oleh Dr Awang Harun bin Awang Mokti.

Agama ditunjangi oleh Islam, Iman dan Ihsan. Ihsan merupakan pokok (rukun) kepada ajaran Islam. Ihsan adalah sebagai pusat tempat melihat Allah kepada hamba-hambanya, yang menentukan diterima atau tidaknya amalan kita. Ihsan adalah nilai sebuah agama, yang membezakan kita dari agama-agama lain. Amalan dari perbuatan syariat yang baik itu, belum tentu diterima Allah, jika amalan itu tidak disertai dengan nilai ruhiyah (ihsan). Sebut sahaja tentang ibadah, semua orang akan mengaku bahawa ia beribadah kepada Allah, lebih-lebih lagi para alim ulama. 

HAKIKAT 7 HURUF HIJAIYYAH

Mana mungkin boleh melihat yang batin selagi yang zahir belum fana. Hakikat tujuh huruf Hijaiyyah yg tidak ada dalam surah Al-Fatihah berserta 7 neraka dan penghuninya. Hendaklah kita kenal huruf-huruf hijayyah yang Tidak ada didalam Al Fatihah, agar dapat meningkatkan keyakinan kita dalam beragama, dan untuk penyempurnaan dalam beribadah kpd Allah....

Dan huruf-hurufnya adalah seperti berikut : Thsa, Jim, Kha, Zai, Shim, Dza, dan Fa.

TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH

Alam sekeliannya adalah kegelapan dan yang menerangkannya adalah kerana padanya kelihatan yang haq (tanda-tanda Allah s.w.t). Barangsiapa melihat alam tetapi dia tidak melihat Allah s.w.t sama ada di dalamnya, disampingnya, sebelumnya atau sesudahnya maka dia benar2 memerlukan wujudnya sahaya2 itu dan tertutup baginya cahaya makrifat oleh tebalnya awan benda2 alam itu. Alam ini pada hakikatnya adalah gelap atau ‘adam, tidak wujud. 

KONSEP KETUHANAN

Allah berfirman: “Dialah yg menciptakan langit dan bumi; Ia menjadikan bagi kamu pasangan2 dari jenis kamu sendiri, dan menjadikan dari jenis binatang2 ternak pasangan2 (bagi binatang2 itu); dgn jalan yg demikian dikembangkanNya (zuriat keturunan) kamu semua. Tiada sesuatupun yg sebanding dgn (Zat-Nya, sifat2Nya dan pentadbiran)Nya, dan Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (Ayat 11:Surah asy-Syura). “Akuilah kesucian Tuhanmu, (Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan) dari apa yg mereka katakan!” (Ayat 180:Surah as-Saaffaat). 

CAHAYA

ALLAH ITU CAHAYA dan yg lain dari Dia tidak ada cahaya. Setiap cahaya adalah Dia, dan cahaya keseluruhan adalah Dia juga. Cahaya itu adalah sesuatu yg menzahirkan atau yg menampakkan yg lain atau lebih tinggi lagi yaitu sesuatu yg dengannya dan untuknya yang lain dizahirkan bahkan lebih tinggi dari itu lagi yaitu sesuatu yg dengannya utk dirinya dan dirinya yg lain terzahirkan. Cahaya yg sebenarnya ialah sesuatu yg dengannya untuknya dan diri yang lain itu terzahirkan atau ternampakan. Cahaya ialah yg bercahaya dengan sendirinya. Cahaya itu timbul dalam dirinya, dari dirinya dan untuk dirinya. Cahaya tidak datang dari sumber yang lain. Cahaya yang demikian itu tidak lain tidak bukan hanya Allah saja.

ZIKIR PARA ARIF BILLAH MENGGETARKAN ARASY

Hai manusia! Ketika dikatakan kepadamu untuk berzikir kepada Allah, maka bersegeralah engkau untuk berzikir kepada Nya. Karena Zikirmu kepada Nya akan membawamu lebih dekat lagi kepada Nya, dan zikirmu itu akan menggetarkan Arsy Tuhan mu sehingga para Malaikat Arsy bertanya-tanya: ada apa ini? begitu diketahui bahwa ada seseorang yang berzikir kepada Allah maka bersegeralah para Malaikat Bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertkbir seraya meohonkan Do’a ke Hadirat Allah untuk kebaikan dan ke’afiatan orang yang tenggelam di lautan zikir. Hai Manusia! Ketahuilah olehmu bahwa tidak ada amalan yg paling disukai Allah dan yg lebih utama selain Zikrullah. Sebagaimana yg di Firmankan Allah: “Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat2 yg lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS, Al ‘Ankabuut : 45)

MENUJU ALLAH SWT

Al-Arifbillah Ibn Athaillah As-Sakandari

"Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya bantuan dari Allah s.w.t. itu walaupun ianya tersembunyi, tetapi ada petanda2 yang menunjukkan kepadanya (bantuan Allah s.w.t. tersebut). Oleh itu, carilah petanda bantuan ketuhanan tersebut dalam diri kamu dengan memelihara hudud Allah (syariat Allah s.w.t.) dan menunaikan perjanjianmu dgnNya (menunaikan kehambaan kepadaNya). Ketahuilah bahawasanya, antara tanda kasih sayang Allah s.w.t. kepada hambaNya ialah takkala seseorang hamba tersebut mengasihi Allah s.w.t.. Adapun tanda bagi kecintaan hamba kpd Allah s.w.t. adalah dgn mengutamakan Allah s.w.t. daripada selainNya. Org yg bahagia ialah org yg diberi oleh Allah s.w.t. akan hati yang sentisa memikirkan keagunganNya, pandangan mata yg sentiasa melihat hal-hal yg boleh memberi pengajaran kepadanya, telingan yang sentiasa mendengar kebaikan dpd Allah s.w.t. (mendengar bacaan Al-Qur’an, zikir dan sebagainya) dan jiwa yang sentiasa bersungguh dalam berkhidmat kepadaNya.

KISAH IMAM AL GHAZALI BERGURU KEPADA TUKANG SEPATU

Suatu malam disaat orang sedang terlelap, Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat itu masih muda dan sedang berguru kepada Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabbal Qubis Makkah sedang membersihkan kamar mandi Gurunya menggunakan kedua tangannya tanpa merasa jijik dan melakukan dengan penuh ikhlas. Di saat Beliau melakukan tersebut, tiba-tiba Guru Syekh Sulaiman Zuhdi lewat dan berkata, “Kelak tanganmu akan di cium raja-raja dunia”. 

Tuesday, July 26, 2016

AL FATIHAH

Dalam hadis riwayat al-Bukhari daripada Abu Said Rafi al-Mualla berkata: “Rasulullah saw bersabda kepadaku: Mahukah kamu aku beritahu surah paling istimewa dalam al-Quran sebelum kamu keluar dari masjid? Kemudian Baginda memegang tangan saya. Ketika kami hendak keluar saya berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya tuan tadi berjanji akan mengkhabarkan surah paling istimewa dalam al-Quran kepada saya.” Baginda bersabda: “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, iaitu tujuh ayat yang sering dibaca dari al-Quranul ‘Azhim yang sudah diturunkan kepadaku.” Dalam Tafsir Pimpinan ar-Rahman menyebut tujuh dasar yang terkandung dalam surah al-Fatihah yang elok untuk kita fahami iaitu:

KEUNTUNGAN BERZIKIR

IBNU QAYYIM ra. seorang ulama hadist yang terkenal, menulis sebuah risalah bernama 'Al wabilush' yang berisi berbagai penjelasan mengenai keuntungan zikir. Dalam risalah itu beliau berkata zikir mempunyai lebih dari 100 faedah, dan berikut adalah di antara faedah faedah yang dinyatakan: 

KELIHATANNYA BAIK, TERNYATA HAL INI DILARANG KETIKA BERDOA

Ada hal-hal yang oleh sebagian orang dipandang baik, tetapi nyatanya ia tidak baik dalam pandangan Allah. Termasuk dalam doa. Sebagian org memandang bahwa ucapan “Ya Allah... jika Engkau berkenan” adalah ungkapan yang baik, agar kesannya lembut dan tidak memaksa Allah dalam berdoa. Namun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang ucapan tersebut. Beliau menjelaskan, tidak ada yang dapat memaksa Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah hanya melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Allah hanya mengabulkan apa yang dikehendaki-Nya. Selain itu, ungkapan “jika Engkau berkenan” juga menunjukkan kurang serius dalam berdo’a. Rasulullah s.a.w bersabda:

KELEBIHAN DAN SUNNAH-SUNNAH HARI JUMAAT

Sungguh beruntungnya menjadi umat Islam. Betapa besar kasih sayang Allah setiap kali hadirnya Jumaat. Selain rahmat, Allah turut menawarkan tawaran-tawaran hebat:

1. Jumaat penghulu segala hari: “Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah hari Jumaat. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu juga dia dikeluarkan dari Syurga. Pada Jumaat juga kiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.” (HR Muslim).

SETIAP AMALAN BERGANTUNG PADA NIAT

Niat punya peranan penting dalam setiap ibadah termasuk dalam sedekah. Ada kisah dalam hadits yang disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab yang sudah sangat masyhur di tengah2 kita yaitu kitab Riyadhus Sholihin. Kisah ini berkaitan dengan sabda Nabi saw, setiap amalan itu tergantung pada niat. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Dari Abu Yazid Ma’an bin Yazid bin Al Akhnas r.a (dia, ayah dan kakeknya termasuk sahabat Nabi saw) di mana Ma’an berkata bahwa ayahnya yaitu Yazid pernah mengeluarkan beberapa dinar utk niat sedekah. Ayahnya meletakkan uang tersebut di sisi seseorang yg ada di masjid (maksudnya: ayahnya mewakilkan sedekah tadi para org yg ada di masjid). Lantas Ma’an pun mengambil wang tadi, lalu ia menemui ayahnya dgn membawa wang dinar tersebut. Kemudian ayah Ma’an (Yazid) berkata, “Sedekah itu sebenarnya bukan kutujukan padamu.” Ma’an pun mengadukan masalah tersebut kpd Rasulullah saw. Lalu baginda saw bersabda,

MENGINGATI ALLAH

“Wahai org2 yg beriman! Ingatlah kepada Allah, dgn mengingat (nama-Nya) sebanyak2nya” [QS. Al-Ahzab: Ayat 41]. Sampai saat ini kita sering mendengar ayat ini dibacakan berulang-ulang oleh para mubaligh, baik di majlis taklim maupun di atas mimbar pada saat menjelang salat Jumaat. Namun, kebanyakan para mubaligh tidak menjelaskan secara rinci dan jelas apa itu mengingat. Akhirnya pengetahuan umat pun terbatas pada yg selama ini mereka pahami. Bahwa mengingat disamakan dgn membaca atau menyebut nama-nama Allah berulang-ulang, baik dgn bersuara maupun di dlm hati. Dan, ini tidak salah. Namun, bila kita gali lebih dlm lagi, maka kita akan mengetahui bahwa arti mengingat lebih dari sekedar menyebutkan atau membaca nama2 Allah. 

LAWAN HAWA NAFSU ADALAH PERMULAAN IBADAH

Selagi hawa nafsu tidak ditundukkan, selagi itulah hawa nafsu itu akan menundukkan kita dan menyuruh kita melakukan maksiat dan kejahatan serta lalai dari mengingati Allah swt. “Dan tiadalah aku berani membersihkan diriku; sesungguhnya nafsu manusia itu sgt menyuruh melakukan kejahatan, kecuali orang2 yg telah diberi rahmat oleh Tuhanku (maka terselamatlah dia dari hasutan nafsu itu). Sesungguh nya Tuhanku Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani” (Surah Yusuf:53). Diriwayatkan dari Jabir r.a bahawa Rasulullah SAW telah mengatakan: “Hal yang paling ku takutkan pada umatku adalah menurut hawa nafsu dan panjang harapan (terhadap dunia). Menurut kehendak hawa nafsu memalingkan manusia dari Tuhan, dan harapan yang berpanjangan (terhadap dunia) membuat orang lupa kepada akhirat.” Kerana itu, ketahuilah bahawa melawan hawa nafsu adalah awal ibadah” (Kitab Risalah Al-Qusyairiyah, Bab 13 - Imam Al-Qusyairi).

SOLAT MIKRAJ MUKMIN

Jika Rasulullah saw dibawa menembus ke alam tinggi dalam peristiwa Isra Mikraj, yang menghantarkan baginda menyaksikan rahsia2 suci, serta menyaksikan Khaliq, maka seorang mukmin sejati juga boleh merasakan mikraj ini. Mediumnya tak lain adalah solat. Solat adalah mikraj rohani mukmin, sebagai kendaraan untuk seseorang sampai dan menggapai ketinggian dan kemuliaan. Solat adalah mikrajnya kaum beriman yakni bermi`raj secara rohani. Solat yg khusyu' membolehkan seorang mukmin berjumpa, bermuwajahah, bermunajat dan berkomunikasi secara intim dengan Allah swt. Bagaimana caranya?

SABDA NABI ADAM ‘ALAIHISSALAM

Bahwa sesungguhnya Allah s.w.t memberikan kepada umat Muhammad sa.w empat kemuliaan yang tidak diberikannya kepadaku: 

1) Taubatku diterima mesti di Mekkah, sedangkan umat Muhammad bertaubat dimana saja dan taubatnya diterima.

2) Aku berpakaian, tetapi tatkala aku berbuat maksiat aku jadi telanjang, sedangkan umat Muhammad melakukan maksiat dalam keadaan telanjang tetapi masih diizinkan berpakaian oleh Allah.

3) Aku, tatkala melakukan maksiat dipisahkan dari isteriku, sedangkan umat Muhammad melakukan maksiat tetapi tidak dipisahkan dari isterinya.

4) Aku, melakukan maksiat didalam surga maka aku dikeluarkan, sedangkan umat Muhammad melakukan maksiat diluar surga tetapi dimasukkan kedalam surga.

ALI BIN ABU THALIB R.A BERBICARA TENTANG PENCIPTAAN LANGIT, BUMI DAN MALAIKAT

Rasulullah saw menyatakan bahwa Sayyidina Ali bin Abu Thalib kw. adalah sebagai “Pintu Ilmu Beliau”, maka tidaklah hairan kalau uraian kalimat Sayyidina Ali kw. menjadi penjelas yang memudahkan kita memahami ajaran Rasulullah saw. Dicipta-Nya semua makhluk dengan kuasa-Nya. Ditebarkan-Nya angin dengan Rahmat-Nya. Ditenangkan-Nya getar bumi dengan gunung2nya. Adapun pokok pangkal Agama adalah Makrifat tentang Dia (Allah). Namun takkan sempurna Makrifat tentang-Nya kecuali dengan tashdiq (pembenaran) terhadap-Nya. Takkan sempurna tashdiq terhadap-Nya, kecuali dengan Tauhid dan keikhlasan kepada-Nya. Takkan sempurna keikhlasan kepada-Nya kecuali dengan penafian segala Sifat dari-Nya. Kerana setiap “Sifat” adalah berlainan dengan “yang disifati”, dan setiap “yang disifati” bukanlah persamaan dari “sifat yang menyertainya”. Maka barang siapa melekatkan suatu sifat kepada-Nya, sama saja dengan seseorang yang menyertakan sesuatu dengan-Nya. 

Monday, July 25, 2016

KISAH RASULULLAH SAW BIARKAN ORANG KENCING DI MASJID

Baginda Nabi Muhammad SAW selalu dihadapkan dengan peristiwa yang beraneka ragam. Mulai dari percubaan pembunuhan hingga tingkah aneh umatnya. Suatu ketika Rasulullah saw bersama Para Sahabatnya sedang duduk di sebuah Masjid. Mereka dikejutkan dengan  seorang asing dengan tingkah kurang menyenangkan. Seseorang berbangsa Badui kencing di tepi Masjid. 

BAYAN TARGHIB RASULULLAH SAW MENJELANG RAMADHAN

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membim-bingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitabnya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yg agung ini. 

RAMADHAN BULAN TAZKIYATUN NAFS

BILA bulan Rajab membersihkan diri dalam bentuk lahiriah, dan pada bulan Sya'ban membersihkan batiniah, maka bulan suci Ramadhan sebagaimana sedang kita laksanakan ini, adalah kesempatan membersihkan keduanya lahiriah dan batiniah atau sering disebut dengan tazkiyatun nafs. Tazkiyatun nafs terdiri dari dua kata: At-tazkiyah dan an-nafs. At-tazkiyah bermakna at-tath-hiir, yaitu penyucian atau pembersihan. Kerana itu kata zakat, satu akar dengan kata at-tazkiyah, disebut zakat kerana ia kita tunaikan untuk membersihkan atau menyucikan harta dan jiwa kita. Adapun kata an-nafs (bentuk jamaknya: anfus dan nufus) berarti jiwa atau nafsu. Dengan demikian tazkiyatun nafs bererti penyucian jiwa atau nafsu kita, dari berbagai noda dan kotoran.

APAKAH ISTIGHFAR ITU

Bacaan “Astaghfirullah hal adzim” (Ya Allah ampunilah kesalahanku) sudah biasa diucapkan kebanyakan orang setiap hari. Namun, apa maksudnya? Ucapan adalah lambang suasana hati. Hati yang mengakui kesalahan pasti akan mudah mendorong lidah untuk mengucapkan istighfar. Jadi, masalahnya, apa saja sebenarnya yang disebut dengan dosa atau kesalahan itu? Jika ada satu atau segolongan orang yang menganggap dirinya benar, kemudian menuding orang atau kelompok yang lain salah atas sebuah perkara, maka pasti akan terjadi ketidakharmonian, pertentangan atau perselisihan. Itulah akar penyebab nya, iaitu merasa benar. 

NIKMAT LAHIR DAN BATIN

Apabila dikurniakan kepada kamu rezeki berupa rasa puas dengan taat (kepada Allah swt) dan rasa cukup denganNya, maka ketahuilah telah disempurnakan atas kamu nikmat2 yg lahir dan yang batin. Dua jenis rezeki yang dinyatakan adalah Islam dan Iman. Hamba Allah s.w.t yang memperolehi kedua-dua rezeki tersebut menjadi insan yang beriman dan beramal salih. Tidak ada amal salih tanpa iman dan tidak ada kenyataan iman tanpa amal salih. 

PADA MALAM AKHIR RAMADHAN

Dari Jabir r.a, Rasulullah SAW bersabda: “Di malam terakhir Ramadhan menangislah tujuh petala langit dan tujuh petala bumi dan para malaikat karena akan berlalunya Ramadhan dan juga keistimewaannya. Ini merupakan musibah bagi umatku”. Kemudian ada seorang sahabat bertanya “Apakah musibah itu ya Rasulullah?” “Dalam bulan itu segala doa mustajab, sedekah makbul, segala kebajikan digandakan pahalanya, dan siksaan kubur terkecuali, maka apakah musibah yang terlebih besar apabila semuanya itu sudah berlalu?” Ketika mereka memasuki detik2 akhir penghujung Ramadhan, air mata mereka menetes. Hati mereka sedih. Betapa tidak. Bulan yang penuh keberkahan dan keridhaan Allah itu akan segera pergi meninggalkan mereka. Bulan ketika org2 berpuasa dan menghidupkan malam2nya dengan ibadah. 

KISAH PENCIPTAAN MALAIKAT JIBRAIL A.S

Dikisahkan oleh Rasulullah s.a.w dalam sabdanya: Tatkala Allah s.w.t menciptakan malaikat Jibrail a.s, dipilihlah wujud yang paling rupawan ia dilengkapi dengan 600 sayap, masing-masing sepanjang jarak antara penjuru paling timur dengan penjuru paling barat. Begitu penciptaan selesai, berdirilah malaikat Jibril memandang dirinya yang indah, seraya berkata: 

“Ya Allah ya Tuhanku, adakah Engkau menciptakan makhluk yang lebih indah dari pada diriku?”

Allah menjawab: “Tidak”

KEISTIMEWAAN UMAT MUHAMMAD: MUSA A.S PUN INGIN MENJADI BAHAGIAN DARI UMAT INI

Semenjak Allah menciptakan alam semesta dengan wujud yang sempurna, lalu menurunkan jasad Rasulullah s.a.w ke muka bumi, maka tampaklah segala keistimewaan2 bagi para pengikut Rasulullah, yang tidak pernah Allah berikan kepada umat-umat sebelumnya. Allah jadikan umat ini sebagai umat terbaik, menjadikan mereka pewaris para nabi dan memberi mereka keleluasaan dalam menancapkan hukum sehingga mereka mengatur dan menghukumi apa yang mereka lakukan sesuai dengan hukum yang mereka ciptakan berdasar ijtihad yang telah mereka lakukan.

KEISTIMEWAAN UMMAT MUHAMMAD: RAMADHAN YANG ISTIMEWA

Ramadan adalah keistimewaan untuk umat Islam yang tidak diberikan Allah kepada umat sebelumnya. Begitu pendapat jumhur ulama. Di malam tanggal satu bulan ramadan dimana keesokan harinya umat Islam menjalankan ibadah puasa, Allah memandang mereka dengan pandangan kasih sayang dan pengampunan. Barang siapa dipandang oleh Allah seperti itu, maka ia tidak akan disiksa Allah selamanya karena Allah yang maha pemurah dan tidak ada yang lebih pemurah dari padaNya tidak akan mencabut pemberiannya. Ini adalah keistimewaan pertama yang diberikan khusus oleh Allah kepada umat Islam. Selengkapnya Rasulullah s.a.w bersabda:

LAUH MAHFUZ DALAM AL QURAN

Ramai yang tidak mengetahui bahwa terdapat Alkitab Tuhan yang berada di alam ghaib yang merupakan Induk Alkitab, termasuk Alquran. Paling tidak Tuhan mengingatkan dengan menyebutkan dalam ayat-ayat Alquran dari setidaknya 16 Surat, seperti di bawah ini: 

1) Lauh Mahfuz, 1 ayat Al Buruuj:22: “Sesungguhnya org2 kafir selalu mendustakan, padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur'an yang Mulia, Yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuz”. 

Sunday, July 24, 2016

JANGAN PENUHI DENGAN DUNIA

Anak-anak sekalian, aku melihat aktivitimu bukanlah upaya untuk Muraqabah kepada Allah Azza wa-Jalla, yang sentiasa takut kepadaNya, tetapi lebih merupakan hubungan kaum jahat dan kehancuran, hubungan yang memisahkan diri dari Para Wali dan Para Sufi. Hatimu kosong dari Allah Azza wa-Jalla, dan kamu penuhi dengan kesenangan dunia, pendukungnya dan benteng2nya. Ingatlah bahwa rasa takut kepada Allah Azza wa-Jalla itu merupakan muatan yg menjaga hati dan menerangi qalbu, penjelas dan penafsir. 

JIBRIL A.S - SEPENINGGALAN RASULULLAH S.A.W

Sewaktu Baginda Rasulullah saw gering, terlontar satu soalan pada Jibril a.s: “Wahai Jibril as, adakah kau akan turun ke bumi setelah aku tiada?”

“Masih lagi Ya Rasulullah, ku turun ke bumi untuk mengambil 10 Mutiara hidup peninggalan mu”.

Lalu Baginda s.a.w. bertanya kembali: “Mutiara apakah yang kau akan ambil?” Jibrail a.s menjawab: 

Mutiara Pertama yang akan ku ambil dari muka bumi ini adalah BARAKAH:

HALAWATUL IMAN ATAU KEMANISAN IMAN

Apakah itu Halawatul Iman atau Kemanisan Iman? Halawatul Iman bermaksud berasa gembira dalam beribadat , sanggup menanggung kepahitan demi mendapat keredhaan Allah swt dan RasulNya serta mengutamakan Allah swt dan RasulNya melebihi harta benda dunia. Mengapa pentingnya Halawatul Iman ini buat kita? Ianya kerana apabila kemanisan dan kelazatan iman telah bertapak di jiwa, tiada lagi rasa penat, sukar, bosan, malas dan rugi dalam melaksanakan tuntutan Allah swt. 

TERSERAH PADAMU YA ALLAH

Suatu hari Guru berkata: “Sebagian besar manusia berdoa agar diberi kekayaan duniawi, sebagian kecil orang-orang yang fokus kepada ibadah berdoa agar diberikan kekayaan akhirat, sedangkan aku tidak berdoa apa-apa tentang itu, aku terserah apa kehendak Allah”. Di lain kesempatan Beliau berkata: “Orang awam mohon kepada Allah agar dijauhkan dari bala, sedangkan bagi sebahagian Wali/Nabi justru meminta bala atau cubaan dari Allah kerana bagi mereka cubaan adalah bentuk dari perhatian dan kasih sayang Allah, sedangkan aku, terserah kehendak Allah semata, diberi nikmat aku syukuri, diberi cubaan aku syukuri, bagi ku keduanya sama-sama berasal dari Allah Yang Maha Baik”. 

SYIRIK KHAFI YANG TERSEMBUNYI LAGI HALUS

Imam Arsalan ada menyebut dalam risalah At-Tauhid (lalu disyarah oleh Imam Abdul Ghani An-Nabulsi dan Sheikhul Islam Zakaria Al-Anshori): 

كلك شرك خفي، ولا يبن لك توحيدك إلا إذا خرجت عنك

“Setiap kamu (samada zat, sifat dan perbuatan kamu) merupakan syirik yang tersembunyi (jika merasai wujud kamu tersebut secara tersendiri/ bebas dari pengaruh Allah). Tidak akan terzahir tauhid kamu (bahawa kamu dari-Nya), melainkan setelah kamu keluar dari diri kamu (tiada lagi menisbahkan apa yang terzahir dari diri kamu kepada diri kamu kerana hakikatnya adalah dari-Nya melalui diri kamu dengan pengaruh dan perbuatan-Nya)

DUNIA DAN PENCINTANYA

Alkisah. Ada seorang anak laki-laki berkata kepada bapaknya: “Ayah, saya ingin menikahi seorang gadis yang pernah saya lihat, dan saya suka kecantikan dan pesona matanya”. Bapaknya dengan suka cita dan bahagia bertanya: “Tinggal dimana gadis itu wahai anakku? Biar nanti bapak yang melamarnya untukmu”. Pergilah keduanya menemui gadis tersebut. 

KONSEP REZEKI

Pagi itu penjual akhbar itu berteduh di tepi kedai.  Sejak subuh hujan turun lebat sekali, seakan2 tidak membenarkannya melakukan aktiviti jualan akhbarnya seperti biasa. Terbayang di fikiranku, tidak ada satu sen pun wang yang akan penjual itu perolehi jika hujan tidak berhenti. 

INSAN KAMIL

Insan Kamil artinya adalah manusia sempurna, berasal dari kata 'Al-Insan' yang berarti manusia dan 'Al-Kamil' yang berarti sempurna. Konsep filosofi ini pertama kali muncul dari gagasan tokoh Sufi Ibnu Arabi. Oleh Abdul Karim bin Ibrahim al-Jili (1365-1428 M), pengikutnya, gagasan ini dikembangkan menjadi bagian dari renungan mistis yang bercorak Tasawuf filosofis.  Al-Jili merumuskan Insan Kamil ini dengan merujuk pada diri Nabi Muhammad Saw sebagai satu contoh manusia ideal. 

SEBAB UTAMA KESOMBONGAN MANUSIA

Allah swt menciptakan manusia dengan kelebihan masing-masing. Namun tak sepatutnya manusia menyombongkan diri dengan sedikit kelebihan yang di anugerahkan Allah swt kepadanya. Orang yang sombong itu memandang dirinya lebih hebat, lebih sempurna dibandingkan orang lain dan memandang orang lain hina, rendah dan lain sebagainya. Rasulullah saw telah menjelaskan hakikat kesombongan dalam hadis:

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.” (HR. Muslim).

APA ITU PETUNJUK

Kita biasa mendengar bahawa PETUNJUK itu ialah Hidayah ya Allah berikan kpd hambaNya yang ingin bertaubat dan ini adalah petunjuk yang bermanfaat. Pun begitu, sebenarnya setiap gerak-geri makhluk ini tidak lepas daripada petunjuk Allah. Petunjuk itu terbahagi kepada 4 bahagian, dan jika diperhatikan setiap ayat yg digunakan sebagai dalil bagi setiap bahagian ini adalah menggunakan perkataan ‘huuda’: 

1) Petunjuk yg diberikan oleh Allah utk makhlukNya mendapat kebaikan dan manfaat dunia. Ini termasuk lah petunjuk kpd manusia dan haiwan, baik Mukmin mahupun kafir. Ini bersesuaian dgn firman Allah yang bermaksud: “Dan Yang telah mengatur (keadaan makhluk2Nya) serta memberikan hidayah petunjuk (ke jalan keselamatannya dan kesempurnaannya).” (al-A’laa:3). Dan lagi Allah ada menyebut maksudnya: “Nabi Musa menjawab: “Tuhan kami ialah yg telah memberikan kpd tiap-tiap sesuatu: kejadian semula jadinya yg sesuai dgnnya, kemudian Ia memberi petunjuk kpdnya akan cara menggunakannya.” (Taha:50) 

Saturday, July 23, 2016

PETIKAN SURAT SHEIKH ABDUL QADIR AL JAILANI

"Sahabat2ku yang dikasihi. Hati kamu adalah seumpama cermin yang berkilat. Kamu mesti membersihkannya dpd debu dan kekotoran yang menutupinya. Cermin hati kamu itu telah ditakdirkan untuk memancarkan cahaya rahsia2 Ilahi. Bila cahaya dari “Allah adalah cahaya bagi semua langit dan bumi…” mula menyinari ruang hati kamu, lampu hati kamu akan menyala. Lampu hati itu “berada di dalam kaca, kaca itu sifatnya seumpama bintang berkilau2an terang benderang…” 

DI ANTARA PENYAKIT HATI IALAH KEANGKUHAN DAN KELENGAHAN

Al-Fushul al-Ilmiyyah wa al-Ushul al-Hukmiyyah Oleh Al-Imam Abdullah Al-Hadad.r.a (Pengasas Tarekat Haddadiyah). Org2 yg angkuh ataupun yg lengah (ghaflah) dipalingkan dari ayat2 kekuasaan dan kebesaran Allah, pemahaman rahasia-Nya, serta penyaksian cahaya2Nya sebagaimana dalam firman-Nya: “Akan Kupalingkan dari ayat2Ku (tanda2 kekuasaanKu) org yg menyombongkan diri tanpa alasan haqq (yang dibenarkan) di muka bumi, dan sekalipun mereka melihat semua ayat itu, mereka tiada juga percaya. Dan, sekalipun mereka melihat jalan kebenaran, mereka tiada juga menempuhnya. Tetapi, jika mereka melihat jalan kesesatan, akan mereka tempuh dgn menganggapnya sbg jalan kebenaran. Sebab nya adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan lalai terhadapnya.” (QS Al-A’raf [7]: 146)

PEMIKIRAN TENTANG ALAM SEMESTA, MANUSIA DAN AL-QUR’AN

Batas2 Akal. Islam memberikan perhatian yg cukup besar kpd akal fikiran manusia. Demi alasan itu, Islam menempatkan akal fikiran sbg salah satu dpd dua syarat utama dlm kewajipan (taklif) ke atas manusia. Islam mengajar manusia bagaimana cara2 yg sepatutnya digunakan akal fikiran. Seiring dgn itu, Allah s.w.t. menjelaskan kemampuan manusia dlm memahami alam semesta tidak mutlak, krn sesungguhnya Allah swt tidak menganugerahkan kemampuan yg mutlak dan tidak terbatas kpd makhluk ciptaanNya.

HAKIKAT DOA KEPADA ALLAH

"Permintaanmu dari Allah mengandung pengertian menuduh Allah, khawatir tidak memberimu. Dan engkau memohon kepada Allah supaya mendekatkan dirimu kepada-Nya, berarti engkau masih merasa jauh dari pada-Nya.” Dan engkau memohon kepada Allah utk mencapai kedudukan dunia dan akhirat, membuktikan tiada malunya engkau kepada-Nya, dan permohonanmu kepada sesuatu selain dari Allah menunjukkan engkau jauh dari pada-Nya.

KATA-KATA HIKMAT DARI WALI ALLAH YANG TELAH MENGALAMI FANA

Ada seorang bertanya kpd Abu Yazid Al-Busthami; “Bagaimana tuan habiskan masa pagimu?”. Abu Yazid menjawab: “Diri saya telah hilang (fana) dlm mengenang Allah hingga saya tidak tahu malam dan siang”.

HIJAB DENGAN MU

“Sebenarnya, Allah Swt tertirai darimu semata-mata kerana sangat Maha DekatNya padamu.” Dalam syarahnya terhadap Al-Hikam, Syeikh Zarruq menegaskan, bahwa dekatnya Allah Swt itu tidak difahami sebagai dekatnya suatu benda dengan benda lain, atau dekatnya jarak, atau dekatnya sesuatu yg dikaitkan dgn yg lain. Kerana dekat semacam itu mustahil bagi Allah Swt.

SIAPA HIJAB DERIA, KHAYAL & AKAL PALSU

Mereka ini terbahagi kpd tiga jenis iaitu: Pertamanya, org yg gelapnya itu berpunca dari deria (pancai ndera); Kedua, gelapnya berpunca dari khayalan; Ketiga, gelapnya berpunca dari logik akal yg palsu.

Pertama: Terhijab Oleh Gelap Deria

Mereka ini ialah org2 yg telah melangkah sempadan mempertuhankan diri sendiri, yg mana itu adalah sifat org2 yg dlm golongan pertama yg telah tersebut dahulu kerana mereka mempertuhankan kpd sesuatu yang di luar diri mereka, dan ada sedikit keinginan untuk mengetahui Tuhan. Peringkat pertama terdiri daripada mereka yang menyembah berhala. Peringkat akhir terdiri daripada mereka yg menduakan Tuhan. Antara kedua-kedua peringkat tersebut, ada peringkat2 lain lagi.

PESAN MAKRIFAT

Nabi Khidir ketika berpisah dgn Nabi Musa, dia (Musa) berkata, “Berilah aku wasiat”. Jawab Nabi Khidir: 

1. Wahai Musa, jadilah kamu org yg berguna bagi org lain, Janganlah sekali-kali kamu menjadi org yg hanya menimbulkan kecemasan diantara mereka sehingga kamu dibenci mereka. Jadilah kamu org yg sentiasa menampakkan wajah ceria dan janganlah sampai mengerutkan dahimu kpd mereka. Janganlah kamu keras kepala atau bekerja tanpa tujuan. Apb kamu mencela seseorang hanya karena kekeliruannya saja, kemudian tangisi dosa2mu, wahai Ibnu Imron!” (Al Bidayah Wan Nihayah dan Ihya Ulumuddin).

KEAJAIBAN MATA HATI

Hati memiliki dua pintu dalam hubungannya dengan ilmu; pertama bagi impian-impian, kedua bagi alam jaga, yaitu pintu yang tampak keluar. Dalam keadaan tidur, pintu indera tertutup dan pintu batin terbuka, menyingkap keghaiban alam malakut (kerajaan langit) dan lauh al-Mahfudh (tempat takdir tersurat), bagaikan sinar cahaya. Terkadang untuk menyingkapnya, memerlukan sedikit ta’bir impian. Sedangkan yg tampak dari luar, orang mengira bahwa dengan itulah alam jaga terwujud dan bahwa jaga lebih sesuai bagi ma’rifah. 

TANYA SAMA HATI

Segala puji bagi Allah s.w.t juga selawat dan salam atas Junjugan Habibi Maulana Rasulullah Muhammad s.a.w. Diantara karunia Allah yang terbesar kepada manusia adalah basirah rasa hati yang mereka miliki. Allah menjadikan fitrah dalam hati manusia untuk mengenali cahaya kebenaran.  Kebenaran mengandung nurul yang hati akan dapat mengenalinya begitu juga kebatilan mengandung kegelapan yang mana hati akan mengingkarinya. Dengan demikian pada asalnya manusia boleh membedakan yg baik dgn yg salah.

Friday, July 22, 2016

FAHAMAN DAN PEGANGAN YANG BENAR

Manusia yg berada di atas jalan yg benar ada dua golongan. Golongan pertama adalah ahli fikah yg berjiwa tasauf dan keduanya adalah ahli tasauf yg berjalan di atas landasan fikah. Berpegang kpd salah satu di antara fikah dan tasauf bermakna berpegang kpd separuh dpd kebenaran. Berpegang kpd fikah semata2 dgn menolak tasauf bermakna mengambil bahagia zahir syariat shj. Berpegang kpd tasauf dan membuang fikah bermakna mengambil batin syariat sahaja. Berpegang kpd zahir syariat tanpa batinnya dibolehkan dan sudah memadai utk diiktiraf sbg org Islam ttpi pegangan yg demikian tidak sempurna. Berpegang kpd batin syariat sahaja tanpa zahirnya adalah tidak mungkin, kecuali mereka yg sdg dikuasai oleh jazbah. Mereka yg demikian dimaafkan. Kesempurnaan syariat adalah gabungan zahir dan batinnya.

HAKIKAT MUHAMMAD

Dalam bahasa tasawuf atau sufi hakikat Muhammad berhubungan dengan Roh Al Quddus dengan Roh Al-Muhammadiyah. Dibawah ini penulis kemukakan analisis hal tersebut dalam perspektif wali agung Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani dan juga dalam perspektif wali di tanah jawa Yg sebagian perjalanan pemahaman tentang tasawufnya banyak di pengaruhi oleh wali agung Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani. Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengapa wajah Rasulullah tidak boleh di gambarkan? 

NUR ILAHIYYAH, CAHAYA ATAS CAHAYA

Tentang Cahaya di atas Cahaya terdapat dalam Surah an Nur ayat 35-38: "Allah (memberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti lubang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu seakan-akan (bintang yang bercahaya) seperti mutiara yang menyalakan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah baratnya yang minyaknya saja menerangi walaupun tidak disentuh api. 

NASIHAT UNTUK PARA PENCINTA ILLAHI

Pencinta Ilahi adalah, org mencintai Allah swt, seluruh hidupnya hanya ditujukan pada Allah swt. Sheikh Abdul Qadir Al Jiilani mengatakan: “Jika seorg Pencinta telah sampai kpd kekasihnya, maka apakah masih ada kelelahan yg tersisa? Kelelahan akan berubah menjadi ketenteraman, jarak yg jauh akan menjadi dekat, yg ghaib akan berada di depan mata,dan semua khabar gembira akan menjadi nyata. Dia akan mampu melihat segala rahasiaNya, dgn begitu dia bisa mengelilingi negeriNya. Dia akan membuka seluruh gudang hartaNya, serta akan membuka keluasan taman indahNya. Bukankah kalian akan melakukan ini dan Dia telah membuat berbagai permisalan utk kalian, wahai manusia. Maka, org yg mengenal isyarat Ilahi hanya ahli isyarat.

MURAQABAH KEPADA ALLAH

Muraqabah, secara harfiah berarti awas-mengawasi. Dlm istilah Tasawwuf menurut Al-Qusairy, Muraqabah ialah keadaan seseorang meyakini sepenuh hati bahwa Allah selalu melihat dan mengawasi kita. Tuhan mengetahui seluruh gerak-gerik kita dan bahkan segala yg terlintas dlm hati diketahui Allah. Dlm kitab Risalah Qusyairiyyah Imam Qusyairy, berkata, “Muraqabah ialah, bahwa hamba tahu sepenuh nya bahwa Tuhan selalu melihatnya.” Dlm bahagian lain pada kitab Risalah Qusairiyyah, “barangsiapa yg muraqabah dgn Allah dlm hatinya maka akan memeliharanya dari berbuat dosa pada anggota tubuhnya.” 

LATIHAN ROHANIAH SEORANG SUFI

Menurut Imam Ghazali, Para Sufi adalah pencari kebenaran yg paling hakiki, jln Sufi adalah paduan ilmu dgn amal, sebagai buahnya adalah akhlak. Keistimewaan Para Sufi tidak mungkin tercapai hanya dengan belajar, harus dengan ketersingkapan batin, keadaan rohaniah, serta penggantian tabiat2. Lebih jelasnya menurut Imam Ghazali, Tasawwuf adalah semacam pengalaman maupun penderitaan yg sebenar. Imam Ghazali menyatakan, Para Sufi adalah "org2 yg lebih mengutamakan keadaan rohani dpd ucapannya.”

MENJELANG MAKRIFAT

Ingatlah kepada Zat yg mendahului ingat-Nya sebelum ingatmu, dan cintaNya sebelum cintamu. Apapun yg kalian ingatkan tidak lain kecuali kerana ingatNya kepadamu, dan tidak ada cintamu kepadaNya kecuali kerana cinta-Nya kepadamu. Ketika aku menyangka bahawa aku telah menemukanNya, pada saat yg sama aku telah kehilangan Dia. Ketika aku menyangka aku kehilangan Dia, saat itu aku menemukan-Nya. Oh Tuhanku, ketika aku meninggalkan-Mu, Engkau mencariku. Ketika aku mencari-Mu, Engkau menolakku. Padahal tidak ada tempat kecuali bersama-Mu, juga tidak ada kebahagian selain Engkau.

JALAN KESUFIAN DAN JALAN KENABIAN

Saya pernah menceritakan bhw perjalanan kerohanian saya adalah mengikut jln kenabian dan bukan jln kesufian. Mari kita lihat perbezaan perjlnan kerohanian sisalik didlm meniti jln menemui Tuhan nya.

A) JALAN KENABIAN: Para sahabat Rasulullah s.a.w adalah kumpulan kaum Muslimin yg paling bertuah kerana Rasulullah s.a.w berada di tengah2 mereka. Mereka menerima pengajaran wahyu secara langsung dpd baginda s.a.w. Mereka adalah puak yg paling diberkati Allah s.w.t kerana Dia kurniakan kpd mereka cahaya (Nur) Nabi Muhammad s.a.w secara terus, tanpa dihijab oleh ruang, zaman atau masa. 

JALAN SUCI PARA NABI

Rasulullah s.a.w bersabda: “Org yg mengamalkan Al-Quran dikenal dgn bangun malamnya ketika org lain tidur, dengan puasa siangnya ketika org makan dan minum, dgn kesedihannya ketika orang2 bergembira , dgn tangisannya ketika org tertawa dan dgn kesendiriannya ketika org bercampur-baur”. Sheikh Abd Qadir Jailani menukilkan bahawa tasawuf di bina di atas lapan perbuatan iaitu :