Friday, June 3, 2016

NGAJI RAHASIA ALLAH SWT

Yang dinamakan hamba oleh Allah adalah Muhammad, karena Muhammad itulah yang mempunyai Tubuh, Hati, Nyawa, Rahasia. Muhammad itu hamba? Artinya ilmunya yang membawa wasilah ( talqin dzikir ) yaitu yang berupa Rahasia Allah yang tertanam di Qolbu. Karena Allah itu nama zat yang wajibul wujud dan mutlak, yaitu batin Muhammad dan Dzohir Muhammad. Jadi jelaslah Yang bernama Muhammad itu apa menurut allah dan yang bernama Allah ta'ala itu apa, menurut Muhammad..? Supaya benar-benar bisa menjadi tauhid pada kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH, maka kalimat yang Agung ini adalah pertemuan antara hamba dg Tuhannya.

KAJIAN RASA

"Man 'Arofa Nafsahu Faqod 'arofa Rabbahu, Wa man a'rofa Rabbahu , Fasadal Jasad”. "Barangsiapa mengenal akan dirinya maka mengenallah akan Tuhannya. Dan barangsiapa mengenal akan Tuhannya , binasalah jasadanya”. Jiwa yang tenang itu iaitu “IMAN”, “IMAN”…apa yang di maksud dengan IMAN di sini dan siapa kah gerangannya ?… IMAN itu ialah RASA, RASA seperti apakah gerangan..? ya tentu saja RASA ber IMAN.

MENGENAL RASA

Di dalam mempelajari ilmu Agama mesti kita harus mengenal Rasa, dalam pengenalan Rasa ini kalau hanya sampai pada tingkat Syariat, bab Rasa itu tidak pernah dibicarakan atau disinggung. Tetapi pada tingkat Tharekat keatas bab rasa ini mulai disinggung, karena bila belajar ilmu Agama itu berarti mulai mengenal siapa Sang Percipta itu. Karena ALLAH SWT maha GHOIB maka dalam mengenal hal GHOIB kita wajib mengaji rasa. Jadi jelas berbeda dengan tingkat syariat yang memang mengaji telinga dan mulut saja. Dan mereka hanya yakin akan hasil kerja panca inderanya. Bukan Batin..!

DIRI YANG BERAGAMA

Diri kita (insan) dalam ber-Agama ada 3 (tiga) faktor yang harus kita perhatikan iaitu :
1). Pemeliharaan dirinya kepada Allah.
2). Penyampaiannya.
3). Akhlaknya.

HAMBA HAKIKI

Praktek penyatuan hamba dan tuhannya:

1. Duduklah dengan santai hingga tidak jatuh pada waktu sujudanya mencapai lepasnya sukma dari tubuh

2. harus berpakaian longgar, baik pada leher, dada, perut, kedua tangan serta kakinya, sehingga pernapasan dan jalannya darah tidak terganggu

ALIF

“Wataktubul Alif wataqqul Baa” Artinya ditulis dengan Alif dan dibaca dengan Baa… Yang berlaku didalam gerak dan diam itu ialah GUDRAT dan IRADAT-nya jua, atau SIFAT yang berdiri pada DZAT, dengan kata lain yang berbuat itu ialah DZATTUL BUHTI. Coba perhatikan orang yang telah meninggal, adakah kudrat dan iradatnya,??? Tentunya tidak ada, sebab pada hukumnya jasad ini adalah BANGKAI. Coba hilangkan atau fanakan perasaan kita sehingga menjadi Laa haulaa walaa quatta illaa billaahil aliyul adzim, maka dengan itu yang berbuat tiada lain hanyalah DZATTUL BUHTI jua, sedangkan pengakuan kepada DIRI JASAD kita adalah B A N G K A I. karena yang berbuat itu ialah kudrat dan iradat nya jua atau sifat yang berdiri pada dzat, Artinya yang berbuat itu BERDIRILAH NAMA JIKA ENGKAU KUASA MENAMAINYA…

WUSHUL

Jalan untuk sampai kepada ilmu yang diperoleh oleh para kaum sufi adalah IMAN dan TAKWA, Allah berfirman: “BARANG SIAPA BERTAKWA KEPADA ALLAH, NISCAYA DIA AKAN MENGADAKAN BAGINYA JALAN KELUAR DAN MEMBERINYA REZEKI DARI JALAN Yang TIDAK TERPIKIRKAN” (QS. Ath-Thalaq: 13). Rezeki terbagi kedalam dua bagian, yaitu rezeki ROHANI dan rezeki JASMANI dan Dalam ayat yang lain Allah berfirman: “BERTAKWALAH KALIAN KEPADA ALLAH, NISCAYA DIA AKAN MENGAJARI KALIAN” (QS. Al-Baqarah: 282). Artinya, Allah akan mengajari kalian apa yang belum kalian ketahui dengan perantaraan ilmu-ilmu ilahiah.

ZIKIR ASAS DALAM TAREKAT TASAWUF

Zikir dan mujahadah adalah komponen penting untuk membersihkan hati, dalam rangka menuju dan menghampirkan diri kepada Allah SWT. Hati itu laksana cermin yang perlu digilap dan dicuci supaya ianya terang dan bersinar. Hanya cermin hati terang dan bersinar yang dapat menerima Nur Ilahi. Apabila hati disirami Oleh Nur Ilahi, maka hilanglah sifat mazmumah dan suburlah sifat mahmudah dan mudah dapat menangkap hakikat dan rahsia-rahsia keTuhanan. Orang yang hatinya bersinar dengan Nur Ilahi, akan selalu tenang, serta mendapat bimbingan dan petunjuk Allah dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan. Hati hanya menjadi satu menjadi wadah, sama ada Cahaya Allah atau Iblis. Jika hati yang kotor menjadi istana Iblis dan hati yang bersih dipenuhi oleh Cahaya Allah

ALAM SEMESTA

Alam semesta itu pelajaran yang tidak ada keraguan padanya, menjadi petunjuk bagi orang2 yang taqwa (berserah diri). (Qs Al-baqarah 1 – 2). “Maha suci Allah yang menciptakan berpasang-pasang semuanya, diantara apa-apa yang ditumbuhkan bumi dan dari diri mereka sendiri (anak adam) dan dari apa-apa yang tidak mereka ketahui.” (Surah Yasin 36). Begitu juga diciptakan huruf (abjad) kekiri dan kekanan sebagai… Ucapan (lafaz) yang dapat dituliskan dalam bentuk abjad beserta dengan hitungannya dalam bentuk angka disebut juga tanda/sandi dalam bahasa Arabnya adalah “ AYAT ” (Allah Yang Adakan Tanda) yang harus diuraikan.

TUJUH MAHLIGAI

Dalam pengetahuan Tasawuf, MANUSIA ini juga disebut sebagai `alam SAGHIR` atau `alam KECIL` karena semua yang ada di alam ini juga ada di manusia. Dalam kitab “Hakekat Marifat”, bahkan disebuntukan, setiap unsur yang ada di alam BESAR atau alam KABIR, juga ada di alam kecil, manusia ini.