Monday, January 7, 2013

DIALOG RASULULLAH SAW DENGAN MALAIKAT SAAT ISRAK MIKRAJ

Diriwayatkan bahwa dalam peristiwa Mi’raj, terjadi dialog antara Nabi Muhammad saw dengan para Malaikat tentang penciptaan keluarga Rasulullah saw dan kecintaan para Malaikat kepada Rasulullah saw, sebagai berikut: Nabi saw: Wahai para malaikat Tuhanku, apakah engkau benar-benar mengenal kami (ahlu bait)? Malaikat: Wahai Nabi Allah, bagaimana kami tidak mengenal kalian (ahlu bait) sedangkan engkau adalah makhluq pertama yang diciptakan Allah saw. Kalian telah dijadikan berupa cahaya yang berasal dari cahaya-Nya, cahaya kemuliaan-Nya, cahaya kebesaran-Nya. Dan dijadikan pula bagimu kedudukan di antara alam malakut dan Arsy-Nya sebelum terciptanya langit dan bumi.

KISAH NABI SULAIMAN DENGAN RATU BALQIS

Berawal dari sang Ayah, Nabi Daud yang konon sudah memiliki 99 isteri. Satu waktu, beliau jatuh cinta lagi pada isteri seorang prajurit. Beberapa saat kemudian, di saat ia memasuki istananya, Entah darimana datangnya, 2 orang sedang berseteru. Nabi Daud bertanya, “Wahai, ada apakah ini? Mengapakah engkau bertengkar dengan saudaramu?” “Saudara saya ini punya 99 kambing Ya nabi, sedangkan aku cuma memiliki 1 kambing saja. Tapi milikku yang satu ini mau diminta pula”

NABI SULAIMAN DENGAN KUBAH AJAIB

Pada suatu hari Nabi Allah Sulaiman telah menerima wahyu daripada Allah supaya pergi ke tepi pantai untuk menyaksikan suatu benda yang ajaib yang akan ditunjukkan kepada Nabi Sulaiman. Setelah bersiap sedia, Nabi Sulaiman berangkat ke tepi pantai yang di nyatakan di dalam wahyu. Baginda diiringi oleh kaum jin, manusia dan binatang.

KISAH NABI SAW BERSAMA SEEKOR KIJANG

Hajah Amina Adil al-Haqqani QS. Dipetik dari buku Muhammad: the Messenger of Islam. A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim. Bismillaahir rah maanir rah iim. Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muh ammadin wa 'alaa aalihi wa Shah bihi ajma’iin.

UMUR AISHAH 16 TAHUN KETIKA BERKAHWIN DENGAN BAGINDA SAW

Seorang ulama Pakistan, Allama Habibul Rahman Kandhalwi telah membuat kajian mendalam mengenai kekeliruan sejarah usia Saidatina Aisyah Binti Abu Bakar r.a. ketika berkahwin dengan Rasulullah SAW dan juga beliau mengkaji usia Saidatina Khatijah ketika berkahwin dengan Rasulullah SAW dan usia anak perempuan Nabi SAW ketika berkahwin dengan Saidina Ali ra.

SAAT-SAAT AKHIR RASULULLAH

Pesan Rasulullah Sebelum Wafat: Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril. “Hai Jibril, jika Muhamnad Kekasih-Ku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW.

ILMU LADUNI NABI KHIDIR

Nabi Khidir merupakan Hamba Allah yang sangat khusus, karena beliau adalah salah satu hamba Allah yang ditunda kematiannya dan masih diberi rejeki. Selain itu beliau diutus untuk  memberi pelajaran Makrifat kepada Para Wali, para Sufi, maupun kepada orang  yang dengan tekun mendekatkan diri kepada Allah. Nabi Khidir Mencari Air Kehidupan Nabi Khidir as mengajarkan ilmu tentang Makrifat, ada yang menyebutkan Nabi Khidir juga mengajarkan ilmu Laduni. Banyak orang yang ingin bertemu dengan Nabi Khidir , terutama para penganut Tarikat, ataupun mereka yang ingin berguru kepada Nabi Khidir . Kesalahan terbesar mereka adalah karena mereka ingin bertemu, seharusnya jangan punya keinginan untuk bertemu, ikhlaskanlah beliau yang menemui kita.

KISAH NABI YANG BERBICARA KEPADA MATAHARI

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw pernah bercerita: “Dahulu ada seorang nabi dari kalangan para nabi yang akan berperang. Sebelumnya Nabi tersebut berkata kepada kaumnya, “Janganlah ikut berperang bersamaku seseorang yang baru saja menikah yang belum menggauli istrinya dan ingin menggaulinya. Jangan ikut pula seorang yang sedang membangun rumahnya dan belum menyelesaikannya, jangan ikut pula orang yang membeli kambing atau hewan ternah sedangkan ia menunggu kelahiran anaknya.” Kemudian nabi tersebut berangkat ke medan perang. 

YUDAS YANG DISALIB

(SWITZERLAND, 1985, Mawlana Syaikh Nazhim Adil al-Haqqani). Farisi adalah para pemimpin yang membuat banyak aturan bagi rakyatnya untuk mengejar kehidupan materialistik dan mengabaikan tujuan surgawi. Mereka tidak melihat bagaimana Yesus Kristus datang dengan cara yang ajaib karena pikirannya dipenuhi hal-hal duniawi. Mereka mengatakan Yesus adalah sebuah firman Tuhan. Yang berarti ketika Tuhan mengatakan, “Jadilah!” dan terjadilah dia dalam eksistensinya.

TANGISAN RASULULLAH MENYEBABKAN PARA MALAIKAT LUPA BERTASBIH

Suatu hari Rasulullah Muhammad SAW sedang tawaf di Kaabah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: "Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah SAW meniru zikirnya "Ya Karim! Ya Karim!” Orang itu berhenti di satu sudut Kaabah dan menyebutnya lagi "Ya Karim! Ya Karim!" Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi "Ya Karim! Ya Karim!” Orang itu berasa dirinya sepeti di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan dilihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya. Orang itu berkata, "Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, kerana aku ini orang badwi? Kalaulah bukan kerana ketampanan dan kegagahanmu akan kulaporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah."