Friday, February 26, 2016

NASIHAT YANG MENGONCANG JIWA

Oleh Al Habib Zein Ibn Sumaith.

Orang yang lalai, ahli maksiat, ahli syahwat , pemilik kefasikan, kekufuran, kesombongan dan kebatilan, mereka punya target untuk menjadikan ummat manusia lalai dari menyembah Tuhannya, melemahkan keterpautan hati terhadap Agama, Nabi, nilai kehormatan dan sejarah nya. 

HAKIKAT AWAL NUR MUHAMMAD

Pemahaman tentang hakikat Nur Muhammad pada umumnya dimulai dari kajian asal yaitu ketika, seluruh alam belum ada dan belum satu pun makhluk diciptakan Allah SWT. Pada saat itu yang ada hanya zat Tuhan semata-mata, satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Ramai dari kalangan sufi memahaminya bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan kerana belum bernama Allah, Untuk boleh dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak boleh sesuatu itu disebut Tuhan, demikianlah Logiknya.

KUNCI SYURGA

Ternyata, kunci surga itu adalah Laa ilaahaa illallah, kalimat Tauhid yang begitu sering kita ucapkan. Namun semudah itukah pintu surga kita buka? Bukankah banyak orang yang siang malam mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah, tetapi mereka masih meminta-minta (berdoa dan beribadah) kepada selain Allah, percaya kepada dukun-dukun dan melakukan perbuatan syirik lainnya? Akankah mereka ini juga bisa membuka pintu surga? Tentu tidak mungkin!

KHAZANAH ULAMAK-ULAMA SUFI

Ulama Sufi merupakan ulama yang notabene-nya ulama yang mempercayai dan mengamalkan Ilmu Tasawwuf sebagai Manhaj (metode) dalam menjalani kehidupan jasmani dan rohani di dunia ini guna mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ulama sufi sangat popular semenjak zaman Imam Al Ghozali meskipun sebelumya nama ulama sufi belum popular, hal itu disebabkan adanya ilmu tashawwuf yang belum di dibukukan dalam suatu bidang ilmu tertentu. Sama seperti ilmu Tafsir, ilmu 'Ulumul Hadits, ilmu Fiqh dan lain lain yang mana belum di bukukan di zaman Rasulullah SAW.

EMPAT GOLONGAN LELAKI YANG AKAN DITARIK MASUK KE NERAKA OLEH WANITA

1. Ayahnya

Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya. Duhai lelaki yg bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar shalat dan shaum (puasa) padanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bagian dari Neraka.

KISAH NABI MUSA DAN DUA BUAH BOTOL

Ibn Kathir meriwayatkan kisah ini dalam tafsir ayat Kursi. Ada beberapa orang Yahudi yang mendatangi Musa A.S. dan bertanya kepadanya “Wahai Musa, apakah Allah butuh tidur?” Tapi Musa A.S. tidak dapat menjawabnya.

TUHAN TIDAK BERANAK

Bismillah wal hamdulillah… Surat Al-Ikhlas Ayat 3 "Tuhan Tidak Beranak", Membuat 3 Orang Nasrani ini Masuk Islam.

Di tengah HEBOH Ceramah Habib Rizieq Syihab surat Al-Ikhlas ayat 3 "Tuhan Tidak Beranak" yang dipolisikan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI).

PENGERTIAN IMAN SECARA UMUM DAN TASAWWUF

Secara umum di dalam kitab tafsir Ruhul Bayan disebutkan bahwa iman menurut syari’at adalah meyakini dengan hati, mengakui dengan lisan dan mengerjakan dengan amal perbuatan. Adapun pengertian Islam menurut syari’at adalah tunduk dan patuh. Maka setiap yang beriman berarti telah Islam, namun tidak setiap yang Islam berarti telah beriman. Adapun pengertian Islam menurut hakikat yaitu sebagaimana sabda Nabi SAW:

TAFAKUR DAN TAZAKUR

Dalam dunia tassawuf di samping ada istilah Zikir dan Wirid, ada pula istilah Tafakur dan Tadzakur. Jika Zikir dan Wirid umumnya ,masih berupa pembacaan atau penyebutan lafaz-lafaz tertentu, maka dalam Tafakkur dan Tadzakkur, tidak ada lagi penggunakan kata-kata, bacaan-bacaan, atau hitungan-hitungan.Yang ada hanyalah sebuah kekusyukan  dari seorang hamba. Sang hamba hanya berusaha untuk fokus dan pasrah kepada Allah SWT.

KISAH IDRIS AYAH IMAM SYAFIE

Pada zaman dahulu ada seorang pemuda pengembara bernama Idris, adalah seorang pengembara yang soleh dan taat kepada Allah. Hutan, gunung serta padang pasir telah dilalui dalam pengembaraannya. Suatu ketika disaat Idris sedang menyusuri sebuah sungai. Dia merasa dahaga yang tiada terhingga, karena hari memang sangat panas sekali. Idris pun kemudian berhenti dipinggir sungai untuk minum dan mencuci mukanya. “Alhamdulillah….. terimakasih ya Allah, engkau telah memberikan keselamatan kepadaku dengan air sungai ini”. Tiba-tiba Idris melihat sesuatu mengapung-apung disungai menuju kearahnya.