Monday, June 20, 2016

SOLAT KHUSYUK LAHIR BATIN

Kepada Tuan Guru Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani QS yg sesuai dg tuntunan Baginda Rasululloh Muhammad SAW. "Barangsiapa yg ibadah syariat yg LAHIR saja tanpa disertai Hakikat yg BATIN maka ia Fasik (hanya tau kulitnya saja), Dan barangsiapa yg hanya ibadah Daim yg Hakikat BATIN saja tanpa disertai dg ibadah syariat yg LAHIR maka ia ZINDIK(Ibadahnya ditolak Allah).” Tetapi jika kita ibadah yg LAHIR dan BATIN, dilaksanakan kedua-duanya maka itulah hamba INSAN KAMIL yg sempurna ibadahnya. Karena TERBANG ke hadrat ridho Allah itu harus dg dua sayap, Yaitu sayap lahir(syariat) dan sayap batin (hakikat). Jika hanya dg satu sayap tidak akan bisa. Merasa sudah sampai marifat padahal itu jalan ditempat, berputar putar di alam malakut saja. Gak tembus ke arsy dan kursi. Gak nyampai ke alam jabarut dan ke Lahut, Didalam shalat itu harus ada tiga hal yg sangat penting:

1). Rukun Qouliyah: Yaitu berupa bacaan-bacaan yg harus diucapkan didalam setiap gerakan shalat,cara melafazkan bacaan sholat harus tartil yaitu tidak tergesa-gesa dan tertib sesuai dg hukum tajwidnya

2). Rukun Fi’liyah: Yaitu berupa gerakan-gerakan yg harus ada dalam shalat seperti: berdiri, ruku’, i’tidal, sujud dan lain-lain itu harus sesuai dg ilmu Fiqih yg dicontohkan Rasululloh SAW.

3). Rukun Qolbiyah: Yaitu hadirnya hati untuk selalu berdzikir (ingat) kepada Allah SWT sewaktu sholat.

Ketiga hal tersebut di atas disebut rukun,karena ketiganya tidak boleh tidak harus ada dalam shalat. Shalat yang baik dan benar adalah shalat yg dilaksanakan dg hati yg selalu mengingat Allah (berdzikir),dg gerakan-gerakan dan ucapan yg benar,sehingga timbulah DZAUK atau cita rasa batiniah yaitu kemesraan yg mendalam antara hamba dg Tuhan-Nya yg disebut dzikir ruh dan dzikir sirr.

Sehingga sholat bukan hanya GERAK BADAN saja tetapi GERAK NYAWA dan GERAK RASA.
A. Badannya bergerak sesuai aturan Fiqih Rasululloh SAW.
B. Nyawanya bergerak dg hadir hati bersama Alloh dg dzikir kalbu(Khofi).
C. Rasanya juga bergerak dg selalu merasa mesra dan cinta kepada yg disembahnya yaitu Alloh,sehingga sholatnya asik,nikmat dan khusu,

Jika sholatnya demikian maka lebih dahsyat dari meditasi dan yoga,bahkan Sabda Rasululloh SAW: ”Sholat itu Mi'raj nya org beriman”, Ketika sholat hatinya mampu menembus arsy dan sidratul muntaha ke hadrat Allah SWT.

Tuan Guru Syeikh Abdul Qodir Al jailani QS dalam kitabnya Sirrul Asror pasal 14 tentang shalat syari’at dan shalat tarekat mengatakan bahwa dalam shalat itu harus disatukan antara JASAD,NYAWA dan RASA,Jangan sampai jasadnya shalat tetapi hatinya ingat ke pekerjaan,anak dan istri, harta dan lain-lain. Melalui tarekatlah ketiga hal diatas dapat disatukan untuk bersama-sama menghadap Allah SWT. Semoga kita semuanya bisa shalat yg khusulahir dan batin, aamiin.

No comments:

Post a Comment