Monday, May 23, 2016

MENYINGKAP RAHASIA KALIMAT THOYYIBAH

Pada 9 (Sembilan) Macam huruf kalimat Thoyyibah (LAA ILAAHA ILLALLOHU MUHAMADUR ROSUULULLOHI) adalah merupakan jalan yang harus di tempuh oleh setiap muslim di dalam menjalankan ibadah kepada Alloh dengan cara tahapan sebagai berikut:

1). Seorang muslim harus bisa berakhlak dengan huruf WAWU yakni: WAHDATU WUJUDILLAH FIL QULUUBI (meng-Esakan Allah di dalm hatinya), bukan berarti Alloh menyatu dengan hamba-Nya atau yang kita kenal di dalam bahasa jawa dengan istilah manunggaling kawula.

2). Harus bisa berakhlak dengan huruf SIN yakni : SUNNATU MUHAMMADIRROSULULLOH (mencontoh langkah-langkah Nabi Muhammad) sesuai dengan kemampuan dan pemahamannya di dalam menyimpulkan wahyu yang di bawa olehnya.

3). Harus bisa berakhlak deangan huruf RO yakni : ROJI’UN ILLALLOHI (kembali kepada Alloh) yakni senantiasa bertaubat kepada-Nya.

4). Harus bisa berakhlak dengan huruf DAL yakni : DAMUTH THOO’ATI (ta’at secara intensif) baik ta’at secara vertical maupun horizontal.

5). Harus bisa berakhlak dengan huruf HA yakni : HIFDUL A’DLO’I ‘ANIL MA’SHIYATI (menjaga organ tubuh supaya tidak maksiat) kepada Alloh dan Rosul-Nya.

6). Harus bisa berakhlak dengan huruf MIM yakni : MUHITHUM BIL ‘ILMIDH DHOHIRI WAMUHITUM BIL ‘ILMIL BAATHINI (menguasai ilmu lahir dan ilmu batin) yakni ilmu dunia dan ilmu akherat.

7).Harus bisa berakhlak dengan huruf HA yakni : HUDUU,UL KHUSYUU,I BILHAWASIL KHOMSI (menempatkan khusu di dalam panca indera), baik indra raga, jiwa, maupun nyawa.

8). Hurus bisaberakhlak dengan huruf ALIF yakni : ITTIHAADUT TAQWAA BILJIHATI (menyatukan taqwa dengan arah / ahli taqwa) dimanapun berada.

9). Harus bisa berakhlak dengan huruf LAM yakni LUBBUL IKHLASHI (inti ikhlas/bersih raga, jiwa, dan nyawa) dalam setiap amalnya (murni).

SEMBILAN (9) MACAM HURUF yang ada di dalam kalimah Toyyibah (LAA ILAAHA ILLALLOHU MUHAMMADUROSULULLOHI), yakni: WAWU, SIN, RO, DAL, HA, masing-masing satu huruf. Sedangkan MIM ada dua, HA ada tiga, ALIF ada enam, dan LAM ada delapan.

Jadi jumlahnya pas ada 24 HURUF, ialah menuntut kepada orang islam dalam masa 24 jam supaya bisa menutup lubang sembilan. Yaitu : 2 (dua) lubang mata, 2 (dua) lubang telinga, 2 (dua) lubang hidung, mulut, kemaluan , dan anus. Artinya, tidak maksiat kepada Alloh yang dalam maksud harus betul-betul khusu’ di dalam menjalankan ibadah kepada-Nya hingga pada akhirnya tidak ada yang di tuju kecuali Alloh Dzat Yang Maha Esa.

Dan inilah yang dinamakan NGAJI menurut falsafah Jawa, BOLONGAN SANGA DADI SIJI SUPAYA OLIH AJI SAKING ALLOH DZAT MAHA SIJI. Maksudnya, lubang 9 (sembilan) jadi satu, yakni di tutup rapat-rapat sehingga tidak maksiat kepada Alloh supaya mendapat kelebihan dari Dzat Yang Maha Esa.

Jadi ringkasnya, macam huruf LAA ILAAHA ILLALLOHU MUHAMMADUROSULULLOHI yang ada sembilan itu, adalah menuntut kepada dua masalah yang ada di dalam tujuan NGAJI, Yaitu: Bisa menutup lubang 9 (sembilan) sehingga tidak maksiat kepada Alloh dan Rosul-Nya. Bisa mengamalkan ilmu yang dihasilkan dari ngaji tersebut. Artinya bisa mengamalkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW. WALLOHU A’LAM.

No comments:

Post a Comment