Wednesday, January 8, 2014

KEBAHAGIAAN HARI JUMAAT

Hari Jumaat mempunyai kedudukan tersendiri di dalam Islam. Ada begitu banyak keutamaan hari ini. Dalam sejarah  disyariatkan amal-amalan sunnah yang berlipat ganda pahalanya. Karenanya, sangat wajar jika setiap umat Islam sudah sepatutnya menyambut setiap hari Jumaat dengan sepenuh hati dan suka cita. Bahkan Rasulullah s.a.w menyebut hari Jumaat ini sebagai hari raya. Jumaat memang hari raya mingguan, yang kadang kala sering terlupakan.

Agar kita bertambah semangat dalam menyambut hari Jumaat dan mengisinya dengan sekian amalan yang unggul, maka perlu kita sedikit melihat apa sesungguhnya keistimewaan hari Jumaat. Berikut alasan kita bergembira di hari Jumaat, sesuai dengan pengabaran hadits dan riwayat shahih diantaranya sebagai berikut:

Pertama: Karena Hari Jumat sebagai hari terbaik dan bersejarah

Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah s.a.w bersabda: "Hari terbaik terbitnya matahari adalah pada hari Jumaat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu pula dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu tersebut dia dikeluarkan dari surga” (HR. Muslim)

Sebagai hari terbaik, maka layaklah kiranya kita menyambut dengan segenap kebaikan dalam semangat dan niatan beribadah. Harus ada yang berbeda pada hari Jumaat, sebagaimana sejarah dan syariat kita telah mencontohkannya.

Kedua: Karena inilah hari raya kita

Di antara keutamaan hari Jumat adalah Allah s.w.t menjadikan hari tersebut sebagai hari raya mingguan bagi kaum muslimin. 

Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya hari ini adalah hari raya, Allah menjadikannya istimewa bagi kaum muslimin, maka barangsiapa yang akan mendatangi solat Jumaat maka hendaklah dia mandi”. (Ibnu Majah)

Setiap hari raya memunculkan keceriaan dan kebahagiaan, maka mari jadikan hari Jumat ini sebagai berbagi kebahagiaan, baik kepada orang lain maupun keluarga. Pastikan sedekah tertunaikan, dan pastikan menu hari penuh kenangan.
  
Ketiga: Karena pada hari Jumaat doa kita lebih Mustajab

Kita berbahagia karena inilah hari terbuka peluang doa kita. Mari mengisinya dengan bermunajat kebaikan sembari melantunkan doa-doa penuh harapan, khususnya pada waktu-waktu yang mustajab sebagaimana diisyaratkan Rasulullah s.a.w.

Diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah r.a bahwa Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Sesungguhnya pada hari jum’at terdapat satu saat tidaklah seorang muslim mendapatkannya dan dia dalam keadaan berdiri shalat dia meminta kepada Allah suatu kebaikan kecuali Allah memberikannya, dan dia menunjukkan dengan tangannya bahwa saat tersebut sangat sedikit. ( HR. Muslim no: 852 dan Al-Bukhari no: 5294)"

Keempat: Karena dosa-dosa kecil kita diampuni pada hari Jumaat

Siapa yang tidak punya dosa dalam menjalani hari-harinya? Sungguh kita bukanlah malaikat yang bebas dari segala dosa. Setiap hari ada saja maksiat yang tanpa sengaja maupun sengaja kita jalani. Maka setiap Jumaat tiba, berharaplah ini menjadi momentum penggugur dosa.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah s.a.w bersabda: Solat lima waktu, dari Jumaat ke Jumaat, dan Ramadan ke Ramadan, adalah penghapus dosa antara satu dan lainnya selama dijauhi dosa-dosa besar. (HR Muslim dan lainnya)

No comments:

Post a Comment