Tuesday, March 10, 2015

KARQOZARI (KISAH PENGALAMAN) JAMAAH TABLIGH

1). KARQOZARI POLISI, PREMAN DAN PAK HAJI:

Ada jemaah lagi gerak, seorang polisi (karkun) datang berkunjung . polisi ini lalu ikut makan bersama seorang preman dan pak haji (org kaya), mereka lalu cerita2 sambil makan berjamaah dalam satu nampan.

PAK HAJI: saya dulu pernah stress dan hampir gila gara2 saya pernah kecurian sehingga harta saya banyak yang hilang beberapa tahun yang lalu. untung saya ketemu jamaah dakwah yang ajak saya untuk khuruj....

POLISI: kalo boleh sy tahu, pak haji rumahnya di kampung sebelah ya?

PAK HAJI: IYA,

POLISI: waktu itu saya ditugaskan untuk menangkap pencurinya, saya juga sampai frustasi kerana tidak bisa menangkap pelakunya

PREMAN: (sambil menangis) sebelumnya saya minta maaf pak haji, terus terang yang melakukan pencurian di rumah pak haji waktu itu adalah SAYA, tapi sekarang saya sudah tobat, ketangkap ama jamah dakwah, maukah pak haji memaafkan saya....

ALLAHU AKBAR!! usaha dakwah emang ajaib!

(lokasi kejadian perkara: kab. Soppeng, SUl-Sel)

2). KARQOZARI BALAS DENDAM:

Ada satu preman tertasykil ikut keluar di jalan Allah, dia pun ikut dengan jamaah gerak keluar 40 hari di sekitar Temboro, Jatim. Sebelum tertasykil, beberapa tahun yang lalu, dia pernah menikam adik seorang preman dari geng yang berbeda. Mendengar bahawa si penikam adiknya pergi ke jawa, maka si bos preman dari geng yang  berbeda ini pun menyusul ke jawa dengan pura-pura ikut jamaah gerak yang lain. tak lupa  dia bawa badik (senjata khas palopo). Singkat cerita, setelah masa 40 hari, jamaah pun ditarik ke markaz Temboro buat ditangguh.  Ketika selesai bayan, para dai pun lalu khidmat bersama, makan berjamaah bro! Ternyata Allah punya rencana, dua preman ini pun ketemu dalam satu nampan, lama mereka saling berpandangan...­ menangis lalu saling berpelukan.....­ HIDAYAH YA ALLAH

(lokasi karqozari: Masamba, SUl-Sel)

3). KARQOZARI JAMAAH INDIA YANG GERAK DI LONDON

Satu jamaah sedang buat jaulah di sudut kota London, jumpa 1 orang Islam. mereka pun ta'aruf dan targhib tuan rumah.. eh tuan rumah itu bilang: “Saya ini juga orang islam kenapa  harus didakwahi, kalau mau dakwah , pergilah dakwahi tetangga saya yang seorang yahudi. Mutakallim pun bilang, “boleh, jika tuan siap jadi dalil! diapun siap jadi dalil dan  jamaah pun segera jumpa si orang yahudi, ta'aruf dan targhib serta ajak dia masuk Islam. Si orang yahudi pun angkat bicara: "thanks sudah ajak saya masuk Islam, tapi kalo bisa, alangkah baiknya sebelum tuan dakwahi saya, lebih baik tuan dakwahi tetangga saya ini (si yahudi menunjuk tetangganya yang jadi dalil), saya lihat dia itu orang Islam, tapi kelakuannya lebih buruk daripada saya, gak pernah ke mesjid, suka minum2, buat onar dan keributan! (si dalil pun mukanya jadi merah-padam!!!) (bayan jamaah pakistan from Multan City). 

No comments:

Post a Comment