Thursday, March 31, 2016

MAKNA TERSIRAT AL FATIHAH

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi s.a.w bersabda: “Barangsiapa mengerjakan solat dengan tanpa membaca Ummul-Qur'an (surah al-Fatihah) di dalam solatnya, maka solatnya kurang(tak sah). Diucapkan beliau tiga kali, tidak sempurnalah solatnya.”  

Kemudian disampaikan kpd Abu Hurairah, “Sesungguhnya kami berada di belakang imam." Maka beliau berkata: "Bacalah dengannya (Ummul Qur'an) untuk dirimu sendiri (sebagai makmum), karena sesungguhnya aku mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, “Allah 'azza wa jalla berfirman: "Aku membagi solat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bahagian. Dan bagi hamba-Ku apa yang dia mohonkan. Maka ketika hamba-Ku mengucapkan Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin (Segala Puji Hanya Bagi Allah, Tuhan semesta alam), Allah 'azza wa jalla berfirman: "Hambaku telah memuji-Ku." dan ketika seorang hamba mengucapkan; Arrahmaanir rohiim (Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang), Allah 'azza wa jalla berfirman: "Hambaku telah memujiku." dan ketika seorang mengucapkan: Maaliki yaumid-diin (Yang Menguasai di Hari Pembalasan), Allah berfirman: "Hambaku telah memuliakan Aku." dan (Abu Hurairah) pernah mengatakan, "Hambaku telah berserah diri kepadaku" dan ketika seseorang mengucapkan; Iyyaaka na'budu wa-iyyaaka nasta'iin (Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan), Allah SWT berfirman: "Ini adalah bagianKu dan bagian hambaKu, dan bagi hambaKu apa yg dimintanya." dan ketika seseorang mengucapkan; Ihdinash-shiroothal mustaqiim, Shiroothal-ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh-dhoolliin (Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang ya telah Engkau beri nikmat kpd mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yg sesat. ), Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: "Ini adalah bagi hambaKu, dan bagi hambaKu apa yg dia pinta .” (HR Muslim, Imam Malik, Tirmizi, Abu Daud, Nasai dan Ibnu Majah).

No comments:

Post a Comment