Tuesday, July 12, 2016

SALAH SATU HADIS RASULULLAH SAW MENJELANG KEWAFATAN BAGINDA

“Dengarlah Para Sahabatku, aku tinggalkan kepada kalian jalan yang benar dan jalan yang terang, dan telah aku tinggalkan dua penasihat. Yang satu pandai bicara dan yang satu lagi diam saja. Yang pandai bicara itu adalah Al Quran, dan yang diam itu ialah maut (kematian). Apabila ada persoalan yang sulit dan berbelit di antara kalian, hendaklah kalian kembali kepada Al Quran dan Hadistku dan sekiranya hati engkau keras, lembutkan dia dengan mengambil pelajaran dari mati.” Sayyidina Ali ibn Abi Thalib r. a (13 Rajab 23 SH – 21 Ramadhan 40 H). Berikut beberapa pesan bijak dari Sayyidinia Ali:

1) Nilai setiap orang sesuai dengan keahliannya.
2) Siapa yang engkau ragukan perangainya, maka amatilah teman-temannya.
3) Siapa yang menduga dirimu baik, maka benarkanlah dugaannya.
4) Tak ada kemiskinan yang lebih buruk daripada kebodohan.
5) Seburuk-buruk kebenaran adalah pujian seseorang atas dirinya.
6) Tak ada keburukan lebih buruk daripada kebohongan.
7) Pembohong menakutkan dirinya sebelum orang lain.
8) Tarikan nafas adalah langkah menuju ajal.
9) Manusia membenci apa yang tidak dia ketahui.
10) Menganiaya yang lemah adalah seburuk-buruknya penganiayaan.
11) Kedudukan dalam masyarakat menutupi kekurangan, Itulah hukum Duniawi.
12) Pembohong dan orang mati sama saja.
13) Perbuatan buruk yang disesali lebih baik, daripada perbuatan baik yang dibanggakan.
14) Yang bijaksana, lidah di hatinya dan yang tolol, hati dilidahnya.

No comments:

Post a Comment