Tuesday, July 12, 2016

YANG TAAT DAN AHLI MAKSIAT

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah s.a.w bersabda: “Pada zaman Bani Israil dahulu, hidup dua orang laki-laki yang berbeda karakternya. Yang satu suka berbuat dosa dan yang lainnya rajin beribadah. Setiap kali org yg ahli ibadah ini melihat temannya berbuat dosa, ia menyarankan utk berhenti dari perbuatan dosanya. Suatu kali org yg ahli ibadah berkata lagi, ‘Berhentilah dari berbuat dosa.’ Dia menjawab, ‘Jangan pedulikan aku, terserah Allah akan memperlakukan aku bagaimana. 

Memangnya engkau diutus Allah utk mengawasi apa yg aku lakukan.’ Laki-laki ahli ibadah itu menimpali, ‘Demi Allah, dosamu tidak akan diampuni oleh-Nya atau kamu tidak mungkin dimasukkan ke dlm surga Allah.’ Kemudian Allah mencabut nyawa kedua org itu dan mengumpulkan keduanya di hadapan Allah Rabbul’ Alamin. Allah Ta’ala berfirman kepada lelaki ahli ibadah, ‘Apakah kamu lebih mengetahui dpd Aku? Atau kah kamu dapat merubah apa yang telah berada dalam kekuasaan tangan-Ku.’ Kemudian kepada ahli maksiat Allah berfirman, ‘Masuklah kamu ke dalam syurga berkat rahmatKu.’ Sementara kepada ahli ibadah dikatakan, ‘Masukkan orang ini ke neraka’.

PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK:

1. Anjuran untuk senantiasa beramar ma’ruf dan nahi munkar.
2. Hendaknya seseorang segera berhenti dari kemungkaran dan berlepas diri darinya saat diingatkan dan dilarang, dan hendaknya tidak meneruskan dosa itu dengan keras kepala dan sombong.
3. Larangan berputus asa dari ampunan Allah Yang Maha Penyayang.
4. Beratnya sangsi mengucapkan sesuatu atas nama Allah, tanpa didasari ilmu.
5. Luasnya rahmat Allah, Rabb seluruh alam.
6. Seseorang yg memastikan org lain masuk surga atau neraka, berarti ia telah mengakui memiliki sifat ketuhanan.
7. Celaan kepada seseorang yang mengklaim dirinya sendiri sebagai hakim kebenaran.

No comments:

Post a Comment