Thursday, February 18, 2016

KETIKA SAHABAT NABI GALAU

Seorang sahabat bernama Al-Ahnaf ibnu Qais, pemimpin Bani Tamim pernah mengeluh pada pamannya, Sha’sh’ah ibn Mu’awiyah. Dia sendiri menuturkan, “Suatu hari aku mengeluhkan rasa sakit di perutku pada pamanku, Sha’sha’ah. Tapi, seketika itu pula dia memakiku.

Pamanku berkata: ‘Wahai keponakanku! Ketahuilah, manusia itu ada dua, teman yang pernah kau sakiti dan musuh yang tidak kau ketahui. Adapun mengenai rasa sakitmu itu, janganlah kau keluhkan pada makhluk yang dia sendiri belum tentu bisa menyembuhkan sakitnya jika tertimpa hal yang sama sepertimu. Keluhkan sakitmu itu pada Zat yang mengujimu kerana hanya Dia yang mampu mengangkat rasa sakit itu darimu.

Wahai keponakanku, asal kamu tahu, salah satu mataku ini sudah 40 tahun tidak mampu melihat bahkan gunung di depan mukaku. Dan, aku tak pernah mengeluhkan itu pada siapa pun dari keluargaku, bahkan istriku tidak pernah tahu. (Az-Zamakhsyari dalam kitabnya Rabi’ Al-Abrar).

No comments:

Post a Comment