Monday, June 6, 2016

MACAM-MACAM SYAHADAT

Syahadat Kosong adalah pada saat alam masih belum ada apa2 (JIBU) kecuali rahasia sirr, namanya la sautin wala harfin = tidak bersuara dan tidak berhuruf artinya Aku Adalah Aku atau Dia Adalah Dia, yang merupakan nama batin hanya satu kata tapi bermakna syahadat dan berarti beberapa kata, yang menjadi rahasia dan dikeramatkan. Seandainya dibuka atau dipaparkan tentu saja bukanlah rahasia lagi tapi jadi rahasia umum namanya. 

Dalam sebuah kitab/ buku Mencari Nama Tuhan Yang ke 100 penulis menyebut nama itu adalah Ahad artinya Maha Satu-Satunya, satu kata tapi bermakna syahadat, satu kata tapi artinya beberapa kata Maha Satu-Satunya jadi artinya bukan esa atau satu karena satu pasti ada dua, tiga dst, AHAD adalah nama zahir Allah yg ke 100 yg termaktub dlm surah al Ikhlas bukan al Ahad bukan pula Al Wahid, nama itulah yang jadi amalan atau wirid salah seorang sahabat Rasulullah yang mendapat kemulian yang begitu besar bahkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Rasulullah mendengar suara terompah/ sandal sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah di surga (Bilal bin Rabah adalah seorang budak negro yang dibebaskan dan menjadi muslim lalu menjadi 10 sahabat yang dijamin masuk surga, Bilal bin Rabah adalah muadzin/ tukang adzan pertama). 

Yang merupakan nama Allah juga terdapat dalam Alquran adalah HAIRUL MAKIRIN bukan termasuk dalam Asmaul Husna. Nur yang awal2 adalah Nur Habibi (Bahwasanya yang pertama-tama terjadi pada Diriku sesudah Nur yang awal2 adalah Nur Habibi) atau Dzat Allah, daripada NurNya dengan berfirman KUN yang menerbitkan Nur Muhammad.

(NUR KUN "HU DZATULLAH") Syahadat Diri Nur Muhammad, yang merasa bahwa dirinya Tuhan karena belum tahu ada Allah sehingga mendengar firman ALASTU BIROBBIKUM, Nur Muhammad terpukau dengan segala keindahan yang dilihatnya sehingga terucap ALLAHUMMA. (NUR KUN ILLA HUWA HAQ) Syahadat Batin, pengakuan tentang Allah Yang Maha Haq. Sehingga abadilah syahadat karena ada KHOLIK dan MAKHLUK yaitu Syahadat Allah " LAA ILAHA ILLALLAH" dan Syahadat Rasul "MUHAMMAD RASULULLAH".

Di zaman nabi Musa AS juga ada yang termaktub dalam Alquran " INNANIANALLAHU" Syahadat Awal Allah ketika nabi Musa berdialog langsung di bukit Thursina, sebelum syahadat nabi Musa "LAA ILAHA ILLALLAH MUSA KALAMULLAH". Ada pula syahadat nabi yang lain seperti syahadat nabi Ibrahim AS "LAA ILAHA ILLALLAH IBRAHIM KHOLILULLAH". Syahadat nabi Isa AS "LAA ILAHA ILLALLAH ISA RUHULLAH dll. Terucap pula firman pengasihan Allah kepada Nur Muhammad (DZOHIRU ROBBI WALBatinU ABDI dalam riwayat lain ada tambahan ILLALLAH HUWALLAH HUWA RUHUM) dalam sebuah riwayat juga dikatakan DZOHIRU ROBBI WALBatinU ABDUH artinya Zahir Tuhan itu ada pada Batin HambaNya (didalam Ilmu Hakikat. Ilmu Hakikat inilah yang sebenarnya untuk meng-Esakan Allah, dengan mengenal Diri agar bisa sempurna untuk mengenal Allah SWT).

Maka, Nur Muhammad memuji diri sendiri kepada Nur Habibi yang awal2. Dzikir Nur yang awal2 yaitu: "LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD WUJUDULLAH” "LAA ILAHA ILLALLAH NUR HAQQULLAH” "LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD ASTAGHFIRULLAH” Maka terucaplah shalawat Nur Muhammad yang pertama 'KUN SHOLLI ALA MUHAMMAD" kepada alam semesta yang disambut dengan SHOLALLAHU ALAIHI WASSALAM.

Daripada Nur Muhammad pula Arsy, Lauhul Mahfud dan alam semesta tercipta serta Nabi Adam dan diri kita. Syeikh Abdul Asysyahrani Rahimahullah Alaihi berkata: "INNALLAHA KHALAQA RUHUN NABI SAW MIN DZATIHI WAKHALAQAL 'ALAAMI MINNURI MUHAMMAD SAW.” Artinya " Sesungguhnya Allah telah menjadikan Roh Nabi Muhammad dari pada Dzat Allah dan sekalian Alam ini dijadikan dari pada Nur Muhammad SAW “. Ada beberapa syahadat lagi yang terdapat di dalam Suluk Sujinah (suluk ini terdiri dari tujuh pupuh yang membahas seputar ilmu tasawuf seperti Nur Muhammad,roh dll). Saya tuliskan sinopsis dari Suluk Sujinah dalam pupuh pertama yaitu Pupuh Asmaradana mengenai syahadat tujuh dan
syahadat tiga.

Adapun syahadat 7 (tujuh) adalah:
1. Syahadat orang awam, yaitu asyhadu an la ilaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah.
2. Syahadah al-tariqah, yaitu la ma'budah illa Allah,
3. Syahadah haqiqah, yaitu la maujuda illa Allah,
4. Syahadah ma'rifah, yaitu la ya'rifu illa Allah.
5. Syahadat batin, yaitu Allah-Allah jero ciptane/ di dalam ciptaannya,
6. Syahadat gaib, yaitu yahu-yahu,
7. Syahadah barzah, yaitu haq-haq.

Sedangkan syahadat tiga adalah, syahadat muta'awwilah (permulaan) ialah syahadat lafal yang dikerjakan lahir batin, yaitu: syahida ilahu annahu la ilaha illa huwa, syahadah mutawassithah (pertengahan), lafalnya, syahidina 'ala anfusina, dan syahadah muta'ahhirah (terakhir), lafalnya, la ilaha illa huwa. Syahadat yang dipergunakan sehari-hari disebut syahadat syari'ah, lafalnya la ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah. Ada pula yang lain Syahadat yang di pakai oleh Ahli Bai'at yaitu: "ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMADURRASULULLAH”. Mungkin masih ada beberapa syahadat lain lagi seperti syahadat diri, syahadat ruh dll yang bisa jadi banyak versi tapi saya rasa cukup tulisan di atas tentang macam2 syahadat.

No comments:

Post a Comment