Friday, June 17, 2016

MENGKAJI HURUF ALIF

1. Alif fatkhah: (Allah): Maksudnya yaitu bahwa bumi, langit, seisinya yang menciptakan Allah SWT jodoh, bagja, cilaka, pati,yang mengatur Allah SWT. Yang maha kuasa Allah,yang maha kaya Allah,yang maha suci Allah,yang maha melihat Allah,yang maha Allah. Maka ita sebagai hamba Allah, harus memuja dan memuji kebesaran dan keagunganNya. Yaitu dengan cara membiasakan lisannya berdzikir,wiridan dan membaca Asma-asma Allah SWT.

2. Alif kasroh: (Iman): Makksudnya yaitu: bahwa kita sebagai hamba Allah, harus yakin (Iman) dan percaya bahwa Allah itu ada dan keberadaan Allah itu harus di buktikan dan di rasakan dalam hidup kita. Yaitu menghidupkan hati dengan dzikir dan merasa di awasi dan di lihat oleh Allah SWT.

3. Alif dhommah (usaha): Maksudnya ialah: bahwa kita sebagai hamba Allah, harus selalu berusaha, mengerjakan perintah dan menjauhi larangan Allah dan Rasulnya.

Dan ketiga huruf Alif tersebut di kumpulkan menjadi satu maka akan terbentuk segi tiga. Segi tiga ini di sebut tawajah (bentuk tangan orang yang sedang berdo'a) ada juga yang mengatakan cap atau setempel Nabi Muhammad SAW. Dan juga ada yang mengatakan lambang perjalanan hidup manusia, artinya: jika manusia itu mau menanamkan dan melaksanakan ketiga huruf alif tersebut, maka perjalanan hidupnya,berada dalam kebaikan dan keselamatan. Tetapi sebaliknya jika orang tersebut tidak mau menanamkan dan melaksanakan ketiga huruf alif tersebut maka orang tersebut perjalanan hidupnya dalam kesalahan dan kesesatan.

Nadzom: Akal mikir luru dalan keselamatan, tepungna ati urip ning pageran (Allah). Pitutur Syehunal Mukarom (embah ahmad): embah itu bukan guru? gurunya ya kanjeng Nabi. Embah itu di ibaratkan tukang pos yang mengantarkan surat kepada masyarakat,atau mengantarkan amanah dari kanjeng Nabi unntuk umatnya. Baik itu amanah yang berupa jubah sorban, tawasulan, wiridan,asmaul husna,dan lain-lainnya,itu supaya amanat kanjeng Nabi,di kerjakan oleh umatnya, yang betul-betul ingin selamat dunia akherat,dunia akhirat selamet.* Ayu manut kang miturut ning gurune, mumpung ana kang nuduhaken dedalane, guru nuntun kesugihan dunia akherat,yen gelema bukaha ning syahadat.

DULUR PAPAT KALIMA PANCER

Bahwa yang di sebut dulur papat kalima pancer di sini di sebut: teman manusia berikut dengan tuhannya. Dulur papat (temean-teman manusia) yaitu: Hewan, Nafsu, Syetan, Malaikat. Sedangkan kalima pancer yaitu: Dzikir kepada Allah (Allah, Allah, Allah) yang ada di damam hati atau hati yang hidup ingat Allah dengan terus menerus (istiqomah).

Keempat teman manusia itu mempunyai watak masing-masing, ada yang baik dan yang kurang baik, ada yang ingin mencelakakan dan ada yang ingin menyelamatkan manusia. Teman manusia yang kuraung baik dan ingin mencelakakan yaitu ada tiga: Hewan, Nafsu,dan Syetan. Sedangkan teman manusia yang baik hanya satu yaitu: Malaikat.

Perjalanan manusia di ibaratkan mobil, yang sering bergonta ganti supir. Jika hati manusia itu di sopiri, di pimpin oleh teman yang baik, maka perjalanan hidup manusia itupun akan baik pula. Dan akan selalu memmatuhi aturan-aturan agama. Maka perjalanan hidupnya berada dalam kebaikan dan keselamatan. Tettapi sebaliknya jika manusia itu hatinya di sopiri, di pimpin oleh teman yang kurang baik (Hewan, Nafsu, Syetan). Maka perjalanan hidupnya akan menjadi tidak baik, banyak melanggar aturan-aturan agama, sehingga di dalam hidupnya sering membuat kerusakan dan kesalahan,yang ahirnya merugikan diri sendiri dan orang lain.

Jadi jelasnya, baik tidaknya perjalanan manusia itu tergantung hatinya, manusia yang baik dan betul-betul sempurna yaitu manusia yag hatinya di sopiri, di pimpin, di duduki, di kuasai, oleh tuhannya yaitu: (Allah) dan manusia inilah yang di sebut sejati ing manusia. Maka dengan ini pandai-pandailah kita melihat hati dan mengoreksi diri dalam hidup ini. Jangan sampai di kuasai oleh teman yang kurang baik,karna itu akan mengakibatkan hati kita buta.

No comments:

Post a Comment