Tuesday, February 17, 2015

MENGAPA KHURUJ FII SABILILLAH TERMASUK JIHAD?

Tanpa kita sadari dalam beberapa abad terakhir ini orang-orang kafir yang jahat telah memerangi ummat di seluruh dunia melalui perang ideologi. (GHAZWUL FIKR). Mereka berhasil menjauhkan ummat ini dari agama dengan metode cuci otak yang dahsyat melalui berbagai media. Sehingga tanpa sadar ummat ini mulai meninggalkan amal agama yang sempurna. Diantara langkah mereka adalah 5J yaitu:

1). JAUHKAN DARI ALLAH:

Hari ini ummat sedikit demi sedikit digiring untuk melupakan Allah. Lafadz Allah hanya ada di lisan dan tulisan saja. Bukan di hati. Sebagaimana Abu Jahal dan Abu Lahab ketika ditanya siapa tuhanmu? Mereka menjawab: Allah. Tetapi ketika diajak untuk meninggalkan berhala mereka menolak, bahkan marah. Dan membenci Rasulullah SAW dan pengikutnya. Hari ini ummat lebih yakin bahwa dengan uang akan selesai semua masalah. Padahal kenyataannya, tidak sedikit orang yang memiliki banyak uang tetapi tetap memiliki banyak masalah.

Maka dengan khuruj fii sabilillah kita berjihad memperbaiki yakin kita yang selama ini keliru. Memperbaiki keyakinan yang selama ini telah dirusak oleh Orang Kafir agar kembali lagi seperti keyakinan Rasulullah Saw. Bahwa hanya ALLAH Swt yang dapat menyelesaikan semua masalah kita. Bukan berarti menghilangkan uang dari tangan kita. Tetapi hanya menghilangkan kebesaran uang dari dalam hati kita. Sehingga yang ada dalam nanti kita hanya kebesaran Allah. Bagaimana menarik uang agar dihantar langsung oleh Allah Swt menuju tangan kita dari sumber yg diridhoi Allah Swt. Sehingga waktu kita tidak habis hanya untuk mencari uang. Tetapi waktu kita dapat kita manfaatkan untuk mengerjakan ibadah2 yang lain yg tidak sempat kita kerjakan sebelumnya. Dan bagaimana kita membelanjakan uang kita sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah Swt. Agar hisab di akhirat nanti menjadi ringan.

2). JAUHKAN DARI SUNNAH:

Hari ini ummat lebih senang meniru gaya hidup orang kafir. Bahkan bangga mengikutinya.

Melalui 3F mereka merusak ummat ini:

1) Food: Mereka tawarkan makanan2 syubhat dan haram dengan rasa dan tampilan yang menarik. Karena jika ummat ini makan makanan haram, maka doanya menjadi tidak maqbul, dan malas beramal sholeh.

2) Fashion: Mereka buat model pakaian baru yang tampak indah tetapi tidak sesuai sunnah Rasulullah Saw. Bahkan menjadikan pakaian yahudi sebagai pakaian wajib/ nasional.

3) Film: Mereka membuat film2 yang berisi adegan2 maksiat dan gaya hidup orang kafir. Agar setiap penonton otomatis akan terhipnotis untuk mengikutinya. Meskipun dalam film tersebut terdapat pesan moral untuk menghindari maksiat. Tetapi karena maksiat sudah dipertontonkan. Maka efeknya bukan menghapus maksiat tapi malah menjadikan maksiat semakin merajalela. 

Untuk itu dengan khuruj fii sabilillah kita berjihad mengembalikan umat ini kepada sunnah Rasulullah s.a.w. Kita kenalkan Cara hidup Rasulullah Saw Dan mengajak untuk mengamalkan sunnah dengan istiqomah. Karena Rasulullah Saw adalah suri tauladan yang harus diikuti. Cara hidup beliau adalah cara hidup terbaik.

Sunnah yang sempurna, yaitu:

1) Suroh Rasulullah Saw: Yaitu Penampilan fisik Rasulullah Saw. Cara berpakaian beliau dan istri2 beliau yang mulia.

2) Siroh Rasulullah Saw: Yaitu Gaya hidup dan akhlak Rasulullah Saw selama 24jam setiap hari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Mulai dari akhlak berbicara, berjalan, makan minum, tidur, istinja, berumah tangga, bertetangga, dsb.

3) Sariroh Rasulullah Saw: Yaitu Cara berfikir Rasulullah Saw yang begitu mencintai ummatnya, tidak ingin ummatnya terpecah belah, dan tidak ingin ummatnya masuk neraka,

Maka beliau berdakwah dengan hikmah dan penuh kelembutan karena ingin ummatnya masuk surga semuanya. Dengan istiqomah mengamalkan sunnah maka ummat ini akan kembali berjaya dan menguasai dunia. Dan kemaksiatan akan ditinggalkan dengan penuh kesadaran tanpa paksaan. Semoga Allah Swt selalu meridhoi kita.

3). JAUHKAN DARI MASJID:

Hari ini ummat lebih senang mengunjungi tempat lain selain masjid.Entah itu tempat kerja, tempat belanja, tempat belajar ilmu dunia, tempat kelalaian, bahkan tempat2 kemaksiatan. Baik dari anak2 sampai orang dewasa hatinya mulai jauh dari masjid. Padahal banyak yg rumahnya dekat dg masjid. Dari 24jam waktu kita. Berapa jam kah yang kita habiskan di masjid. Atau lebih banyak kita habiskan di tempat lain? Berapa banyak masjid yang megah tetapi jamaahnya sedikit?

Yang istiqomah sholat berjamaah hanya itu2 saja. Ini semua adalah upaya orang kafir untuk memerangi kita secara perlahan2. Karena jika hati ummat tidak terpaut dengan masjid, maka akan terpecah belah dan mudah diadu domba. Sehingga mengundang murka Allah Swt. Rasulullah Saw sangat menganjurkan agar hati ummatnya terpaut dg masjid. Bahkan beliau Saw menjamin naungan di padang mahsyar nanti.

Bagi siapa saja lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid. Maka dengan Khuruj Fii Sabilillah kita kembali berjihad. Mengajak ummat ini untuk kembali mencintai dan memakmurkan masjid2 Allah. Sebagaimana Para Shahabat r.hum lebih mencintai masjid daripada rumahnya. Padahal kondisi masjid Nabawi saat itu sangat sederhana. Hanya beralaskan tanah dan beratap pelepah kurma. Tetapi di dalamnya begitu penuh dengan jamaah yang sibuk beribadah. 

Dengan khuruj fii sabilillah kita berjihad memerangi nafsu kita yang tadinya malas berjamaah di masjid. Kita ajak untuk bersemangat sholat 5 waktu berjamaah di masjid. Sehingga masjid2 menjadi makmur seperti masjid Nabawi. Bahkan para istri kita ajak khuruj Masturoh dengan istiqomah. Agar ada fikir untuk menjadikan rumahnya seperti masjid.

Karena hari ini orang kafir telah mencuci otak ummat agar menjadikan rumah hanya sekedar simbol kebanggan yg berfungsi seperti:

1) Bioskop: Yang didalamnya sibuk dengan tayangan televisi, dan berbagai tontonan yg tidak sesuai syariat.

2) Hotel: Juga tempat tidur mewah dan melalaikan dari bangun malam.

3) Restoran: Tempat untuk makan enak dan selalu kenyang.

Padahal itu semua tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.Maka dengan khuruj masturoh rumah2 orang islam akan dikembalikan fungsinya sebagaimana masjid Nabawi.
Yaitu masjid yang penuh dengan 4 amalan masjid Nabawi.

1) Dakwah illallaah: Banyak membicarakan kebesaran Allah dan alam akhirat yang kekal abadi,

2) Taklim wa taklum: Selalu membaca firman2 Allah dan sabda2 Rasulullah Saw. Seakan2 Allah dan RasulNya sendiri yang sedang menasehati kita.

3) Dzikir ibadah: Sibuk dengan sholat tepat waktu baik fardhu maupun sunnah, tilawah Al Quran, tahajud, tasbihat, dan berbagai ibadah lainnya. Dengan amal agama hati akan selalu tenang dan fresh. Sehingga seluruh anggota keluarga betah di rumah. Tidak membutuhkan refreshing lagi di luar rumah.

4) Khidmat: Saling melayani sesama anggota keluarga. Baik suami istri maupun anak2 semuanya saling berkhidmat satu sama lain. Sehingga timbul kasih sayang, saling menghormati dan menghargai. Dengan 4 amalan tersebut maka rumah akan dipenuhi cahaya hidayah. Bebas dari segala kelalaian dan kemaksiatan. Malaikat berdatangan dan syaitan2 terusir dengan sendirinya. Dan jika setiap lelaki berbondong2 memakmurkan masjid. Maka Allah Swt akan mencintainya dan melindunginya dari segala musibah dan bencana. Semoga kita termasuk di dalamnya.

4). JAUHKAN DARI AL QURAN:

Lagi2 orang kafir berupaya memerangi kita agar jauh dari mukjizat terbesar Rasulullah Saw. Kita disibukkan dengan berbagai bacaan selain Al Quran. Kita sibuk dengan gadget,, sampai tidak sempat membaca Al Quran. Anak2 sibuk dengan tugas sekolah. Suami sibuk dengan pekerjaan. Istri sibuk mengurus rumah. Sampai tidak ada waktu untuk Al Quran. Padahal Al Quran adalah kunci kedekatan kita dengan Allah Swt. Maka lagi2 kita membaca fadhilah Al Quran dalam khuruj fii sabilillah. Agar semangat membaca AL QURAN setiap hari siang dan malam. Dan menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup. Karena Al Quran akan menjadi penolong bagi para pembacanya. Semoga kita digolongkan sebagai ahli Al Quran.

5). JAMAAH TANDINGAN:

Hari ini kita hidup di akhir zaman. Dimana tidak ada zaman lagi sesudah kita. Dunia sebentar lagi akan sirna dan berganti akhirat. Maka iblis laknatullah alaih beserta pengikutnya berusaha mati-matian menyesatkan manusia sejauh-jauhnya. Karena waktu mereka hampir habis. Dan dengan kelicikannya mereka berusaha menyesatkan dengan berbagai tipu daya, mereka membungkus kejahatannya dengan berbagai kebaikan sehingga ummat ini tidak menyadari kesesatannya. Diantara langkah mereka adalah dengan membuat JAMAAH TANDINGAN. 

Mereka menciptakan berbagai aliran dan kelompok dalam islam yang berpenampilan sunnah. Tetapi ideologi mereka bertentangan dengan sunnah. Iblis laknatullah alaih memutar balikkan syariat. Mengubah perintah menjadi larangan. Dan menjadikan larangan sebagai perintah. 

Membid'ahkan yang sunnah. Dan menghalalkan yang bid’ah. Mencaci-maki agama dengan kedok agama. Dengan mengatasnamakan Allah dan RasulNya. Sehingga banyak yg mengikutinya. Inilah zaman yang sangat dikhawatirkan oleh Baginda Rasulullah Saw.

Maka lagi dan lagi ummat islam harus berjihad melawan perang ideologi ini. Dengan khuruj fii sabilillah. Kita harus meluruskan kesalahpahaman ini. Inilah jihad yang paling berat. Karena sebagian besar ummat ini banyak yang telah tersesat tanpa disadari. Allah Swt akan selalu memberi hidayah kepada siapa saja yang mencari kebenaran. 

Dan akan menyesatkan siapa saja yang merasa sudah benar. Ciri orang sholeh adalah merasa salah. Sedangkan orang salah akan merasa sholeh. Rasulullah Saw mengajarkan dakwah dengan hikmah dan lemah lembut. Agar mudah diterima dan melembutkan hati manusia.

Bencilah kemungkaran. Tetapi jangan benci pelaku kemungkaran. Karena dengan dakwah ahli maksiat bisa ALLAH rubah menjadi ahli taat. Rasulullah Saw mengajarkan agar menyayangi seluruh penduduk bumi. Agar disayangi juga oleh penduduk langit. Menyayangi ahli maksiat bukan berarti mendukung kemaksiatannya. Tetapi menghentikannya dari maksiat. Dan mengubah kemaksiatan menjadi ketaatan. Rasulullah Saw pun mengajarkan amalan agar membentengi ummatnya dari fitnah akhir zaman, dengan memerintahkan banyak berdoa pada Allah Swt dan membaca Al Quran khususnya surah al Kahfi setiap hari jumat. 

Alhamdulillah dengan izin dan kekuatan dari Allah Swt penulis dimudahkan untuk membaca surat Al Kahfi sejak tahun 2005.
Dan senantiasa menangis saat sholat fardhu dan tahajud untuk mohon petunjuk dan dilindungi dari segala kesesatan. Meskipun sebelumnya sempat mengikuti berbagai aliran, kelompok, kajian, paham ataupun sekte. Alhamdulillah semakin hari Allah semakin menunjukkan jalanNya. Tetapi sampai sekarang penulis masih merasa salah agar selalu diberi hidayah oleh Allah Swt. Mungkin tulisan ini akan banyak yang mencemooh atau mentertawakan.

Tetapi saya yakin. Siapapun yang tidak setuju dengan yang saya sampaikan pasti belum istiqomah membaca surat al Kahfi dan menangis di setiap sholat fardhu maupun sunnah untuk memohon jalan yang lurus pada Allah. Sesuai jalannya Rasulullah Saw. Karena yang saya sampaikan bukan pendapat saya. Tetapi fakta yang Allah Swt tunjukkan melalui musuh2 Allah yang telah bertaubat. Dan kini menjadi pejuang2 Allah untuk menegakkan agama di muka bumi. 

Sekali lagi. DAKWAH WA TABLIGH bukanlah aliran. Tetapi wadah untuk menyatukan berbagai aliran. DAKWAH WA TABLIGH bukanlah kelompok yang merasa benar. Tetapi usaha untuk mengajak berbagai kelompok agar tidak merasa benar. DAKWAH WA TABLIGH bukan mengajak bid’ah. Tetapi mengajak pelaku bid'ah untuk kembali pada sunnah. Semoga Allah swt senantiasa menunjukkan jalan yang lurus. Dan menegur ketika kita mulai tersesat.

[Akhina M.Hs]

No comments:

Post a Comment