Saturday, March 1, 2014

KEBESARAN ALLAH

1). Jika kita cinta kepada seseorang, maka melihat dinding rumahnya aja udah senang apalagi kalau jumpa langsung dengan si dia. Jika kita cinta kepada Allah, maka lihat ciptaan-NYa aja kita udah senang bukan main apalagi kalau jumpa langsung dengan-NYA kelak di akhirat!

2). Pernahkah ada sesuatu di alam ini yang terjadi dengan sendirinya? Adakah sebuah gedung sekolah yang berdiri dengan sendirinya? Adakah seorang wanita yang pada pagi hari tiba-tiba melihat seorang anak jadi sendiri di sampingnya? Atau tiba-tiba muncul setumpuk perhiasan emas didepannya? Roti masak dengan sendirinya? Daging matang dengan sendirinya? Pernahkah ada yang melihat seperti ini?

Tidak pernah ada. Maka berarti saya tidak jadi dengan sendirinya. Dan pasti bahawa saya tidak menciptakan diri saya sendiri, tidak menciptakan orang tua saya, tidak menciptakan kampung saya. Seandainya saya ciptakan diri saya sendiri, tentulah saya memilih bentuk yang lebih indah dari ini dan mungkin saya akan menentukan agar lahir di tengah keluarga raja. Maka jelaslah bahawa saya tidak jadi sendiri dan tidak pula menciptakan diri saya sendiri. Lalu siapa yang menciptakan?

Dan bila sepotong kayu tidak bisa saya ciptakan, mana mungkin pohon bisa saya buat? Bila sebutir pasir tidak bisa saya ciptakan, mana mungkin alam semesta saya yang ciptakan? Bila setitis air tidak bisa saya ciptakan mana mungkin lautan bisa saya ciptakan? Bila selembar daun tidak bisa saya ciptakan, mana mungkin buah bisa saya ciptakan? Bila selembar bulu tidak bisa saya ciptakan, mana mungkin burung merak bisa saya ciptakan? Bumi siapa yang menciptakan? Langit siapa yang menciptakan? Kita tidak jadi sendiri, tidak menciptakan diri sendiri, dan tidak bisa menciptakan langit dan bumi. Lalu siapa yang menciptakan? Bila wanita tidak bisa menjawab pertanyaan ini, binasa. Laki-laki tidak bisa menjawab pertanyaan ini, binasa. Siapa pun orangnya, walaupun mendapatkan gelar pakar dalam segala bidang, bila pertanyaan ini tidak bisa dia jawab maka binasa, gagal dunia akhirat. (Maulana Tariq Jamil)

3). Seorang yang mengaku mencintai Allah SWT dan tidak mencintai selain Allah adalah seumpama seorang lelaki yang mengaku mencintai seorang perempuan yang cantik. Perempuan itu berkata betul kamu mencintaiku? Dijawabnya benar. Perempuan itu berkata lagi coba lihat di belakangku, ada kakakku yang lebih cantik dariku. Lelaki itu berpaling darinya. Wanita itu berkata jika benar kamu mencintaiku,kamu sesekali tidak akan berpaling dariku. Begitulah diri kita yang mengaku mencintai Allah tetapi sentiasa berpaling kepada makhluk lain setelah diuji-Nya. (Haji Abdul Wahab).

4). Allah menciptakan alam untuk manusia, jika amal manusia baik maka Allah akan tundukkan alam untuk manusia. Inilah adalah aturan Allah. Allah tidak perlu makhluk dalam menciptakan alam dan memeliharanya, Allah melakukannya sendirian tanpa bantuan makhluk. Siapa yang mampu memelihara bumi yang beratnya miliaran ton berputar berkeliling matahari dengan kecepatan tinggi bergelantungan di alam tanpa tali. Siapa yang dapat menghentikan detak jantung, kita tidak bisa memerintah jantung. Jantung ini berdetak atas perintah Allah, kita gak perlu repot-repot lagi ngurusin jantung. Berapa Milyar jantung Allah kendalikan dari jaman Nabi Adam a.s sampai sekarang. Semua ini Allah yang mengerjakan dan yang memelihara, tidak ada yang lain dan tanpa bantuan yang lain.

5). Keadaan manusia akan baik jika hati baik dan hati akan baik jika ada usaha atas agama/Dakwah. Manusia hidup di dunia seperti bunga, harumnya mempengaruhi sekitarnya. Hati sebagaimana raja maka dia perintah semua anggota badan, mata, kaki dsb. Jika hati baik dan perintahnya kepada kebaikan dan akan perintah 18,000 makhluk untuk mentaatinya. Jika di hati ada ghoirulloh maka Allah tak akan pandang dan akan ditakut takuti makhluk. Jika amal manusia sesuai perintah maka akan hasilkan Nur hati, berdagang, bertani, bekerja dengan cara Rasulullah saw akan datangkan Nur dalam Hati. (Bai Wahab)

6). Disebutkan dalam satu riwayat bahawa seorang ayah yang sudah tua berwasiat kepada anaknya, apabila telah meninggal kelak, agar jasadnya di bakar dan debunya di buang ke laut. Ketika ia meninggal, anaknya pun melaksanakan wasiatnya. Saat dia dibangkitkan pada hari kiamat, Allah Swt bertanya (walaupun Allah Maha Tahu) kepadanya, “Mengapa kamu menyuruh membakar jasadmu dan debunya dihamburkan ke tengah laut ?” Dia menjawab,”Saya telah banyak berbuat dosa, maka saya takut jika di bakar di dalam neraka, saya menyuruh membakar jasadku karena takut untuk bertemu denganMu ya Allah !”. Disebabkan rasa takutnya kepada Allah Swt, maka Allah Swt pun mengampuni orang tua itu.

7). Orang-orang memelihara mobil dan setelah terjual, mereka tak mau lagi memelihara mobil itu. Bila mobil mogok atau rusak itu terserah kepada pemiliknya. Tapi Allah swt menciptakan makhluk dengan sifat-sifatnya tanpa bantuan siapapun dan memelihara sejak asal kejadiannya sampai hari kiamat. Dari setitis air yang hina, jadi segumpal darah, lalu jadi segumpal daging, dipelihara dalam Rahim ibu sampai terlahir ke dunia, sampai ke alam akhirat, manusia sentiasa di pelihara dan diawasi oleh Allah Swt

8). Jika kita ingin punya keadaan baik maka kita harus punya hubungan baik dengan pemilik segala keadaan. Keadaan baik dan keadan buruk semuanya dari Allah Swt Yang memiliki Allah, dia memiliki segalanya. Yang kehilangan Allah, dia kehilangan segala-galanya. Segala sesuatu terjadi atas izin Allah dan tidak ada sesuatu yang terjadi di luar programnya. Segala kejadian masa lalu dan yang akan datang ini sutradaranya adalah Allah Ta’ala. Allah yang menyutradarai, semuanya sudah ada dalam skenario Allah. Walaupun itu kejadian di padang Mahsyar, tidak ada yang baru bagi Allah. Semua kejadian ini sudah di atur olehAllah.

9). ALLAH MAHA KUASA. DIMENSI WAKTU ADA DALAM KEKUASAANNYA. Satu hari di akhirat, lamanya bagi org beriman sama dengan 2 rakaat solat subuh, tapi bagi org kafir lamanya seperti seribu tahun bahkan sama dengan lima puluh ribu tahun!! 

10). Asbab-asbab dijadikan Allah supaya manusia dapat mengenal Allah Taala. Allah swt menjadikan langit dan bumi, binatang dan seluruh ciptaan Allah untuk manusia ini kenal (kekuasaan) Allah.

11). Allah Maha Kuasa, jika seluruh manusia dan jin meminta emas kepada Allah, masing2 sebesar gunung bagi setiap orang dan Allah kabulkan permintaan mereka, namun kekayaan Allah tidak berkurang sedikitpun!

12). TAUBAT ITU MUDAH! Solat dua rakaat, istighfar, dan tidak mengulangi lagi dosa yang telah terlanjur dilakukan (kecuali dosa terhadap sesama manusia, harus minta maaf langsung dan tunaikan haknya).

13). Sesungguhnya kita butuh Allah dan Allah tidak butuh kita. Allah yang punya segala sesuatu dan semuanya bergantung pada Allah SWT semata. Selain dari Allah tidak buat bisa apa-apa. Semuanya terjadi atas kehendak Allah. Ia berkuasa atas segala sesuatu. Allah adalah pemilik segala suasana. Suasana panas, dingin, gembira, sedih, diam, goncang, susah, mudah, berubah-ubah atas kehendak Allah SWT semata. Api panas atas izin Allah, begitu juga air yang dapat menghilangkan haus. Senang atas izin Allah, susahpun atas izin Allah. Sehat atas izin Allah, sakit atas izin Allah. Tidak ada hubungannya dengan kemampuan kita, semuanya datang dari Allah.

14). Ahli syurga akan terpana ketika melihat Allah disyurga selama 8 ribu tahun, keindahan syurga jadi terasa hambar pada saaat itu.

15). Sesungguhnya dibalik keterbatasan pendengaran kita, terkandung hikmah yang amat dalam apa jadinya, jika pendengaran kita gak dibatasi oleh Allah, semua suara didunia akan kedengaran maka kita bakal gak bisa tidur.

16). Sesungguhnya dalam setiap buah-buahan, bahkan dalam setiap butir nasi, sebenarnya telah tercatat nama-nama orang / hewan yang akan memakannya.

17). Ada tiga hal yang tak bisa diteka dalam kehidupan kita iaitu jodoh, rezeki dan ajal.

18). Airpun bertanya kepada Allah Ta’ala mau digunakan untuk apa. Kemana larinya air dan digunakan untuk apa semua ini terjadi atas pengaturan Allah Swt. Allah gunakan air ini dapat sebagai penghilang dahaga, dinding jalan bagi Nabi Musa AS, jembatan buat Sahabat Sa’ad RA, dan menghancurkan seperti banjirnya Nabi Nuh AS. Namun Allah tidak bergantung pada air dalam melakukan kerjanya seperti Ashabul Kahfi yang hidup tanpa air selama 309 tahun.

19). Tidak ada kekuatan untuk berbuat amal kebaikan dan tidak ada kekuatan untuk menghindari berbuat dosa, selain atas izin Allah swt, LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH.

20). Allah yang punya segala sesuatu dan semuanya bergantung pada Allah SWT semata. Selain dari Allah tidak buat bisa apa-apa. Semuanya terjadi atas kehendak Allah. Ia berkuasa atas segala sesuatu. Allah adalah pemilik segala suasana. Suasana panas, dingin, gembira, sedih, diam, goncang, susah, mudah, berubah-ubah atas kehendak Allah SWT semata. Api panas atas izin Allah, begitu juga air yang dapat menghilangkan haus. Senang atas izin Allah, susahpun atas izin Allah. Sehat atas izin Allah, sakit atas izin Allah. Tidak ada hubungannya dengan kemampuan kita, semuanya datang dari Allah.

21). NENEK kita akan mati, Orang tua kita akan mati, kita juga akan mati, itu pasti.

22). Allah Maha Mengetahui. Allah tahu berapa jumlah rumput yang tumbuh di depan rumah, Allah tahu berapa ekor semut yang tingal didalam rumah kita.

23). Syurga itu adalah bonus, diniatkan atau tidak, kalo amal ibadah kita diterima oleh-NYA, pasti tetap akan diberikan. Cita2 tertinggi orang beriman adalah MELIHAT WAJAH ALLAH!

24). Jika benda paling indah didunia diletakkan didalam syurga maka dia seakan menjadi benda paling jelek. Semua kenikmatan didunia jika dibandingkan dengan satu kenikmatan disyurga seperti perbandingan antara setitis air dengan air yang ada dilautan.

25). “Cinta yang terpuji adalah cinta yang memberikan manfaat kepada orang yang merasakan cinta itu untuk kebahagiaan dunia dan akhiratnya. Cinta inilah yang menjadi asas kebahagiaan. Sedangkan cinta bencana adalah cinta yang membahayakan pelakunya di dunia maupun akhirat dan membawanya ke pintu kenistaan serta menjadikannya asas penderitaan dalam jiwanya.”

26). Allah Maha Kuasa, untuk mengazab kaum Saba yang membangkang, Allah hanya kirimkan dua ekor tikus putih yang mengerogoti bendungan mereka, sehingga terjadi banjir bandang yang menghancurkan pertanian mereka. (tempat tinggal dan pertanian kaum saba sekarang sudah jadi padang pasir tandus di daerah Yaman)

27). Allah Maha Mengetahui. Allah tahu berapa banyak beras yang sudah masuk ke dalam perut kita, perut keluarga kita, perut tetangga2 kita, dan perut ayam-ayam kita. Setiap 1 butir beras, sudah 'tercatat' nama orang ato hewan apa yang akan memakannya. Satu butir beras sampai ke mulut kita adalah dengan kekuasaan Allah, melalui kerja berantai sekitar 360 jenis makhluk.

28). Jikalau kau sering datang padaku untuk meminta nasehat. Mungkin karena kau anggap aku lebih taat. Mungkin karena kau anggap aku lebuh tahu. Namun ketahuilah. Jujur aku katakan. Aibku begitu banyak. Lebih dari yang kau miliki. Justru aku lebih banyak belajar darimu. Tentang keluguan dan sederhanamu. Dari lubuk hati kukatakan. Engkau lebih pantas mendapat cintaNya daripada diriku. Ya Allah, aku ingin mengenalMu lebih dekat.

29). Allah Maha Bijaksana. Tak ada satupun manusia yang akan dizalimi pada hari penghisaban. Semua dihisab sesuai amalan masing-masing. Allahumma hasibna hisaban yasiraa (Ya Allah, Hisablah Kami dengan penghisaban yang mudah)

30). Allah Maha mendengar. Walaupun seluruh manusia dan jin berbicara dengan bahasa yang berbeda-beda, dalam waktu bersamaan, ditempat yang berlainan. Allah masih mampu untuk mendengar semua pembicaraan mereka.

31). Allah Maha Melihat, Seekor semut hitam, diatas batu hitam, didalam goa yg sangat dalam, di tengah malam, masih mampu dilihat oleh Allah.

32).  Allah Maha Melihat, Seekor semut hitam, diatas batu hitam, didalam goa yg sangat dalam, di tengah malam, masih mampu dilihat oleh Allah.

33). Tanda-tanda Allah cinta pada hambanya:

1. Diberikan kefahaman Agama.
2. Disibukkan dalam amal-amal agama.
3. Dilindungi dari Maksiat.
4. Diberi kekuatan untuk lolos dari ujian dan cobaan-cobaan yang banyak.

34). Abu Bakar ra berkata orang yang menyembah Allah ada 3 bentuk:

1. Menyembah karena Rasa Takut kepada Allah Ta’ala. Ciri-cirinya: Tawadhu, selalu merasa kurang dalam beramal, selalu merasa banyak dosa

2. Menyembah karena mengharapkan RahmatNya. Ciri-cirinya: Dermawan, selalu Husnuzon, selalu menjaga Adab.

3. Menyembah karena Cinta kepadaNya. Ciri-cirinya: Pengorbanan, Ikhlas, Zikir, Mujahaddah atas Nafsu, Syukur dan Malu

35). Tiga Amal yang Allah paling sukai:

1. Solat berjamaah pada waktunya: Ibadah
2. Berbakti pada orang tua: Akhlaq
3. Berjihad di jalan Allah: Pengorbanan

36). Jika kita ingin punya keadaan baik maka kita harus punya hubungan baik dengan pemilik segala keadaan. Keadaan baik dan keadan buruk semuanya dari Allah Swt Yang memiliki Allah, dia memiliki segalanya. Yang kehilangan Allah, dia kehilangan segala-galanya. Segala sesuatu terjadi atas izin Allah dan tidak ada sesuatu yang terjadi di luar programnya. Segala kejadian masa lalu dan yang akan datang ini sutradaranya adalah Allah Ta’ala. Allah yang menyutradarai, semuanya sudah ada dalam senario Allah. Walaupun itu kejadian di padang Mahsyar, tidak ada yang baru bagi Allah. Semua kejadian ini sudah di atur olehAllah.

37). Kalau kita Dakwah banyak orang marah. Kalau kita Dakwah banyak org tak suka. Biarlah orang marah, biarlah orang tak suka. Yang penting Allah tidak marah dan suka kpd kita.

38). TAMSIL KEKUASAAN ALLAH. Seseorang tamu telah datang kerumah seseorang dimana rumahnya ada HIJAB antara ruang tamu dengan ruang bahagian dalam. Hanya dengan sebuah kode maka istri dari tuan rumah telah sodorkan air anggur dll dari bawah HIJAB. Tamu tadi kagum Ajib ada cadar bisa keluarkan anggur dll dan tanya HIJAB ini belinya dimana, tuan rumah jawab ditoko. Pulang dari rumah orang itu maka dia langsung beli HIJAB dan dipasang dirumahnya. Ketika dia beri kode tak juga keluar air dan buah, orang itu tak paham bahawa yang beri buah dan air bukannya cadar tetapi istri yang ada dibalik HIJAB itu. Begitulah umat hari ini tak tahu yang beri telur bukan ayam, yang beri susu bukan sapi tetapi siapa? ALLAH. Asbab tetap kita buat tetapi kita nafikan makan bukan yang mengenyangkan tetapi ALLAH yang buat kenyang .

39). DUNIA DICIPTAKAN BUKAN UNTUK DIMILIKI TAPI UNTUK DITINGGALKAN.

No comments:

Post a Comment