Wednesday, January 29, 2014

TUJUH SIFAT PEMUDA YANG DIRINDUKAN SYURGA

Tujuh Golongan pemuda yang akan dinaungi oleh Allah dibawah Naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang sentiasa rajin beribadah kepada Allah swt, laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, 2 orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul dan berpisah hanya karena Allah. 

Laki-laki yang diajak berzina oleh perempuan yang berkedudukan tinggi lagi berparas cantik lantas ia berkata “Sesungguhnya aku takut kepada Allah SWT”, Laki-laki yang bersedekah secara sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, dan laki-laki yang sentiasa berzikir kepada Allah hingga mengalir deras airmatanya”. (HR Bukhari-Muslim)

Pertama, dialah Pemimpin yang adil. Tidaklah mudah menjadi pemimpin yang adil. Namun setidaknya menjadi pemimpin bagi diri sendiri sudahlah cukup untuk menilai adil tidaknya kita sebagai pemimpin. Karena diri kitalah pemimpin itu. Nah, untuk bisa memimpin diri sendiri adalah satu kuncinya yakni kedisplinan diri. Jika kita konsisten dengan apa yang telah menjadi aturan dalam hidup kita maka kita harus siap untuk menjalani aturan tersebut baik aturan itu berat atau ringan. Jika kita mampu untuk memimpin diri sendiri. Insya Allah kita bisa memimpin orang lain, kelompok maupun masyarakat. Pemimpin yang adil adalah pemimpin yang benar-benar ikhlas berkorban harta, jiwa dan keluarga demi menjadi pelayan bagi bawahannya. Umar bin Khatab berkata ”Pemimpin adalah pelayan umat”.

Kedua, Dialah pemuda yang sentiasa rajin beribadah kepada Allah Swt Pemuda seperti apa yang dimaksud dengan rajin beribadah kepada Allah? Apakah yang hanya sekedar ibadah ritual semata?. Jawabnya tentu ’Tidak’ sebab yang dimaksud dengan rajin beribadah kepada Allah SWT adalah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, mengamalkan ilmu agama yang diperolehnya kepada orang lain, selalu menjaga solat lima waktunya, lidahnya selalu berzikir kepada Allah SWT, selalu memohon pertolongan kepada Allah jika mendapatkan kesulitan, serta mendakwahkan indahnya Islam kepada saudara-saudara muslim lainnya. Intinya adalah segala aktivitasnya berporos hanya semata-mata mendapatkan keridhoan dari Allah Swt Dan untuk menjadi Pemuda seperti ini adalah tidak sulit jika kita memiliki niat dan motivasi yang kuat untuk berubah. Inilah Pemuda yang dirindukan syurga.

Ketiga, dialah Pemuda atau Remaja yang hatinya selalu terpaut dengan masjid. Pemuda yang dimaksud hatinya terpaut dengan Masjid ialah pemuda yang meninggalkan hatinya di dalam masjid sekalipun jasadnya berada di luar masjid. Itulah puncak dari kecintaan, pertautan dan kerinduan akan sebuah masjid. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw bahawa ” Sebaik-baik tempat di sisi Allah masjid-masjid-Nya, dan seburuk-buruk tempat menurut Allah adalah pasar-pasar-Nya” (HR. Muslim). Aktivitas pemuda seperti ini tidaklah sama dengan pemuda-pemuda pada umumnya. Ia selalu memakmurkan masjid dengan lantunan tilawahnya, berzikir kepada Allah SWT, mengajarkan ngaji kepada para santrinya, belajar dan menuntut ilmu agama, memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar masjid, serta selalu menjaga hatinya dari hal-hal yang membuatnya jauh dan lupa kepada Allah Swt Sungguh beruntunglah pemuda seperti ini. Ia akan selalu tawadhu dalam melihat dunia. Dan kelak ia akan bersanding dengan para bidadari-bidadari Syurga-Nya.

Keempat, dialah Dua pemuda yang saling mencintai karena Allah, berpisah dan berkumpul karena Allah semata. Bukan karena syahwat dan ikatan kesukuan, tapi karena adanya ikatan aqidah yang seiman dan semata untuk mendapatkan keridhoan Allah Swt Kedua Pemuda inilah yang akan menjadi penghuni-penghuni syurga kelak. Dikarenakan hubungan persahabatan dan cinta kasih yang berlandaskan Cinta Kepada Allah. ”Aku mencintaimu karena Allah” itulah unggbila yang selalu menghiasi kehidupan dua pemuda ini. Jika salah satu dari mereka mendapatkan kesusahan atau musibah maka yang lainpun tidak tinggal diam, ia akan membantu saudaranya semampu yang ia bisa. Keduanya saling mendoakan dalam solatnya, saling memberi jika mendapatkan kelebihan rejeki, serta saling menjaga perasaan masing-masing. Bahkan mereka saling mengorban apa yang mereka miliki demi mendapatkan ridho Allah dari persahabatan keduanya.

Kelima, dialah Pemuda yang jika diajak berzina oleh seorang wanita cantik dan memiliki kekayaan, ia berkata ”sesungguhnya aku takut kepada Allah”. Subhanallah, sungguh mulianya pemuda ini. Begitu taqwanya ia di mata Allah azza wajala. Keimanannya sangat tinggi terhadap Allah, ia selalu merasa dirinya diawasi oleh Allah sehingga perbuatan maksiat pun takut ia lakukan. Bagaimanakah kita jika diperhadapkan dengan situasi seperti itu. Apakah kita akan sempat mengatakan hal yang sama sebagaimana ucapan pemuda ini?. Inilah ciri pemuda yang menempatkan Allah di hatinya bukan di lidahnya semata. Kesucian diri menjadi hal utama dalam hidupnya. Ia selalu menjaga pandangan dan kemaluannya dari hal-hal yang dilarang untuk dilihat dan disentuh oleh Allah Swt

Keenam, dialah Pemuda yang bersedekah secara sembunyi dengan tangan kanannya dan tidak diketahui oleh tangan kirinya. Pemuda seperti inilah yang selalu amanah dan dapat dipercaya sehingga layaklah ia dirindukan oleh Syurga. Mengapa ia dirindukan oleh Syurga? Sebab dengan bersedekah pemuda ini akan mendapatkan naungan dari sedekahnya itu pada hari kiamat kelak. Sebagaimana kata Rasulullah SAW ” Sesungguhnya sedekah itu meredam orangnya dari panasnya kuburan dan sesungguhnya orang mukmin itu di hari kiamat akan dapat berteduh di bawah naungan sedekahnya”. Pantaskah pemuda ini merindukan akan indahnya Syurga? Layakkah ia bersanding dengan para bidadari-bidadari syurga? Tentu sangatlah layak ia mendapatkan semua itu. Karena sesungguhnya Syurga pun menanti dan merindukan pemuda-pemuda seperti ini. Harta tidak menggelapkan mata dan hatinya. Justru dengan kekayaan yang ia miliki, ia manfaatkan demi menolong sesamanya dan memuliakan agamanya.

Ketujuh, dialah Pemuda yang sentiasa berzikir kepada Allah hingga mengalir deras airmatanya. Dialah pemuda yang selalu menangisi segala kekhilafan dan kesalahan yang pernah dilakukannya di masa lalu dengan selalu mengingat kebesaran Allah Swt Dan segala nikmat yang diberikan Allah kepadanya. Ia selalu menyesali setiap perbuatan-perbuatan dosanya. Karena ia yakin bahawa Allah Maha Pengampun dari segala dosa yang besar sekalipun. Selama ia mau bertobat dan kembali di jalan kebenaran dan diridhoi Allah Swt Airmata inilah yang akan menjadi saksi baginya di Akhirat kelak. Yang akan mengantarkan dirinya masuk ke dalam istana Syurga-Nya. Menemani para Bidadari Syurga dan dilayani oleh para pelayan-pelayan yang memiliki pesona luar biasa.

No comments:

Post a Comment