Saturday, February 7, 2015

DARI DAKWAH MUNCUL KEHEBATAN

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. (At-Taubah : 100)

1). Muncullah orang yang memiliki iman yg begitu tinggi seperti Sayyidina Abu Bakar As-Sidiq r.a (yang jika iman seluruh mahluk ditimbang dengan imannya Abu Bakar maka masih berat imannya Abu Bakar r.a)

2). Muncullah pemimpin yang begitu adil seperti Sayyidina Umar ibnul Khattab r.a yang keadilannya belum pernah tertandingi (kecuali oleh para Nabi) sejak zaman Nabi Adam a.s sehingga sekarang.

3). Muncullah orang yang begitu dermawan dan lembut hati seperti Sayyidina Utsman bin Affan r.a.

4). Muncullah orang yang begitu alim dan luas ilmunya seperti Sayyidina Ali bin Abu Thalib r.a.

5). Muncullah orang yang doanya begitu makbul seperti Sayyidina Saad bin Abi Waqas r.a. (orang buta “didoa” oleh Saad celik seketika).

6). Muncullah Jenderal terbesar seluruh alam yg tidak pernah kalah dalam pertempuran manapun seperti Sayyidina Khalid bin Walid r.a.

7). Muncullah orang yang dapat mencium bau surga sementara dia masih hidup di dunia seperti Sayyidina Anas bin Nadir r.a.

8). Muncullah orang yang memiliki makanan yang sangat berkat seperti Sayyidina Abu Hurairah r.a (kurma sekantong dimakan zaman Nabi, zaman Abu Bakar, zaman Umar... tak abis abis).

9). Muncullah orang yang bunyi sandalnya (bunyi terompahnya) sudah terdengar di surga sementara dia masih hidup di dunia seperti Sayyidina Bilal bin Rabah r.a.

10). Muncullah orang yang berjalan di atas lautan (bersama pasukannya) menuju Bahrain seperti Sayyidina A’la ibnu Hadromi r.a.

11). Muncullah konglomerat terkaya seluruh alam yg tidak pernah mengenal “krisis kewangan” seperti Sayyidina Abdur Rahman bin Auf r.a.

12). Muncullah orang ahli, piawai dalam politik dan siasat perang seperti Sayyidina Salman Alfarizi r.a.

13). Muncullah pengantin baru yang mandi jinabat/junubnya dimandikan oleh para malaikat seperti Sayyidina Hanzalah r.a.

14). Muncullah agen rahsia paling berjaya dimedan perang seperti Sayyidina Hudzaifah r.a.

15). Muncullah orang yang boleh membelah gunung kerana ketaqwaannya kpd Allah seperti Sayidina Muadz bin Jabal r.a.

16). Muncullah mujahid besar yang jasadnya diangkat ke langit oleh Allah seperti Sayyidina Amir bin Fuhairah r.a.

17). Muncullah qari Al Quran terbaik yang namanya dibangga-banggakan oleh Allah seperti Sayyidina Ubay bin Kaab r.a.

18). Muncullah da'i seluruh alam yang tahan siksaan seperti seperti Sayyidina Abu Zar Al-Ghifari r.a (…dakwah..dipukul sampai pengsan…besoknya …dakwah lagi…).

19). Muncullah orang yang jasadnya sudah di kubur masih boleh menjadi asbab hidayah ratusan orang kafir masuk islam seperti Sayyidina Abu Ayub Al-Anshari r.a.

20). Muncullah orang yang apabila membaca Al-Quran, para malaikat turun dari langit untuk mendengarkan bacaannya seperti Sayyidina Usaid bin Khudair r.a.

21). Munculah orang yang membuat Arsy Allah bergetar kerana kematiannya seperti Sayyidina Saad bin Muadz r.a.

Tidak mungkin disebutkan disini satu persatu keutamaan 124,000 - sahabat Nabi s.a.w... (baca Hayatush Shahabah jilid I, II, III karya Maulana Muhammad Yusuf Al Kandahlawi).

Manusia-manusia HEBAT ini muncul dalam suasana apa? Manusia-manusia HEBAT ini muncul dalam suasana DAKWAH!!! Bukan dalam suasana maksiat, bukan suasana lalai, bukan suasana menonton TV, bukan suasana berparti,  bukan suasana drama dan suasana suasana dunia lainnya! Dakwah adalah amar maaruf nahi munkar, maaruf terbesar adalah BERIMAN kepada Allah, kemungkaran terbesar adalah SYIRIK kepada Allah!!!

Abi: (sedikit teriak)... Umiii... Siapkan beg Abi ya, ada takazah agama yang harus ditunaikan!!!

Umi: Iya Abi, bawa sekali gelang dan cincin Umi ini.

Abi: Kenapa??

Umi: Memang Abi sendiri saja yang nak masuk surga??

Abi: Subhanallah…..

“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan maupun berat dan berjihadlah (berjuanglah) dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (At Taubah: 41)

Allaahummahdina wahdin nasa waj’al sababan limanihhtada
Allaahummahdil insa wal jinna waj ‘alna sababan limanihhtada
Allaahummaj’al qoryatana hadzihi kal madinatil munawaroh ‘ahdi Rosulillah SAW
Allaahummaj’al masajidana kamasjidin nabiyi SAW
Allaahummaj’al buyutana kabuyuti sahabah RA
Allaahummaj’al rijalana karijalis sohabah
Allaahummaj’al nisaana kanisaais sohabah
Allaahummaj’al shibyanana kasibyani sohabah
Allaahummaj’al hum hafajhotal quranil ulamaa-al ‘aliminal ghurrol muhajjalina, da’inaka ila dinika fii anhail’alam
La Ila ha Illa Anta …..


Ya Allah …Ya Robbi…Ya Mujib …Ya Karim…. jadikanlah sisa umurku ini sebagaimana Rosulullah menghabiskan sisa umurnya …..Amien.. ya Rabbal alamin...

No comments:

Post a Comment