Thursday, January 30, 2014

AJAL DAN KEMATIAN

1). Kematian yg paling mulia ialah matinya para syuhada.
2). Tidak ada sesuatu yang dialami anak Adam dari apa yg diciptakan Allah lebih berat daripada kematian. Baginya kematian lebih ringan daripada apa yg akan dialaminya sesudahnya.

3). Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yg banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR. Ad Dailami).  Penjelasan: Dia mati dgn mudah dan ringan pada saat sakaratul maut.

4). Janganlah seorang mati kecuali dia dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah.

5). Janganlah ada orang yg menginginkan mati krn kesusahan yg dideritanya. Apabila harus melakukannya hendaklah dia cukup berkata Ya Allah tetap hidupkan aku selama kehidupan itu baik bagiku dan wafatkanlah aku jika kematian baik untukku. (HR Bukhari).

6). Cukuplah maut sebagai pelajaran dan keyakinan sebagai kekayaan.

7). Mati mendadak suatu kesenangan bagi seorang mukmin dan penyesalan bagi orang durhaka. (HR Ahmad). Penjelasan: Artinya seorang mukmin sudah mempunyai bekal dan Parsipan dalam menghadapi maut tiap saat sedangkan orang durhaka tidak.

8). Tuntunlah orang yang menjelang wafat dgn ucapan Laailaaha illallah (maksudnya agar dia mau meniru mengucapkannya).

9). Tidak dibolehkan bagi seorang wanita yg beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung atas suatu kematian lebih dari tiga malam kecuali terhadap kematian suaminya maka masa
berkabungnya empat bulan dan sepuluh hari. Penjelasan: Kematian ayah ibu saudara dan yg lain selain suaminya masa berkabungnya tidak boleh melebihi tiga hari.

10). Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah jenazah orang kafir berlalu di hadapan kami apakah kami perlu berdiri?” Nabi Saw segera menjawab, “Ya berdirilah, sesungguhnya kamu berdiri bukanlah utk menghormati mayatnya tetapi menghormati yg merenggut nyawa-nyawa”.

11). Ada tiga perkara yang mengikuti mayat sesudah wafatnya yaitu keluarganya hartanya dan amalnya. Yang dua kembali dan yg satu tinggal bersamanya. Yang pulang kembali adalah keluarga dan hartanya sedangkan yg tinggal bersamanya adalah amalnya. (HR.Bukhari dan Muslim)

12). Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yg sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah ibu anak dan kawan yg terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia utk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yg hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah utk mereka dan bersedekah atas nama mereka.

13). Allah mencatat ihsan atas segala sesuatu. Apabila kamu membunuh hewan maka bunuhlah dengan cara yg baik dan jika kamu menyembelihnya sembelihlah dgn baik. Asahlah tajam pisau potong dan ringankan hewan potongnya.

14). Janganlah kamu mengagumi amal seorang sehingga kamu dapat menyaksikan hasil akhir kerjanya .

15). Apabila seorang muslim wafat dan jenazahnya disolati oleh empat puluh orang yg tidak bersyirik kepada Allah maka Allah mengizinkan syafaat oleh mereka baginya (si mayat).

16). Percepatlah menghantar jenazah ke kuburnya. Bila dia seorang yg shaleh maka kebaikanlah yang kamu hantarkan kepadanya dan bila kebalikannya maka sesuatu keburukan yg kamu tanggalkan dari beban lehermu.

17). Seorang mayat dapat disiksa disebabkan tangisan keluarganya. Penjelasan: Hal tersebut terjadi bila keluarganya menangisi mayat dgn berlebih-lebihan dan berteriak-teriak. Menangisi dgn wajar dari anggota keluarga yg ditinggalkan wafat sebenarnya dibolehkan dalam agama. Lalu kenapa si mayat yg harus menanggung akibatnya? Ini disebabkan krn sebelum wafatnya dia tidak pernah mengajarkan hal demikian.
18). Barangsiapa wafat pada hari Jum’at atau pada malam Jum’at maka dia terpelihara dari fitnah kubur.

19). Janganlah mengingat-ingat orang-orangmu yg telah wafat kecuali dgn menyebut-nyebut kebaikan mereka.

20). Seorang sahabat bertanya Ya Rasulullah pesankan sesuatu kepadaku yg akan berguna bagiku dari sisi Allah. Nabi Saw lalu bersabda: Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari dunia dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah keni’matan Allah dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui bila doamu akan terkabul.

(Sumber: 1100 Hadits Terpilih - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press)

No comments:

Post a Comment