Tuesday, January 28, 2014

DAHSYATNYA DO'A DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

Ketika orang ditanya : “Do’a apakah yang paling sering dibaca oleh se-orang muslim?”. Banyak yang menjawabnya dengan salah. Begitu seringnya do’a itu dibaca, hingga ketika sedang membaca do’a, banyak yang tak merasa kalau sedang berdo’a. 

Padahal do’a itu sangatlah dahsyat, mencakup kebutuhan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimal 17 kali setiap hari. Do’a itu ialah do’a diantara dua sujud, marilah kita renungi maknanya:

1). Robbighfirlii, “Wahai Tuhan ampunilah dosaku”. Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridha Allah. Dosa adalah kotoran hati yang membuat hati kelam, sehingga hati kita merasa berat skali untuk melakukan kebaikan.

2). Warhamnii, “Sayangilah diriku”. Kalau kita disayang Allah, hidup akan terasa nyaman, karena dengan kasih sayangNya akan dapat dicapai semua cita-cita. Dengan kasih sayang Allah, nafsu kita akan terbimbing.

3). Wajburnii, “Tutup lah segala kekuranganku”. Banyak sekali kekurangan kita, kurang syukur, kurang sabar, kurang bisa menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dan lainnya. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki Allah, maka kita akan menjadi manusia sebenarnya.

4). Warfa’nii, “Tinggikanlah darjatku:. Kalau Allah sudah meninggikan darjat kita, maka pasti tidak ada manusia yang bisa menghinakan kita.

5). Warzuqnii, “Berikanlah aku rizki”. Sebagai hamba Allah kita membutuhkan rizki, Allah mampu mendatangkan rizki dari arah yang tak terduga dan tanpa perhitungan.

6). Wahdini, “Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan kebahagiaan”. Kita tidak hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang di anggap salah.

7). Wa’aafinii, “Berikan lah aku kesehatan, apabila kita sehat”. Kita bisa menambah kebaikan dan manfaat serta tak menjadi beban orang lain.

8). Wa’fuannii, “Aku mohon agar kesalahanku dihapus dari catatan”. Dari do'a tersebut diawali do’a dengan mohon ampun dan kita akhiri dengan permohonan ampunan untuk menghapus dosa, sehingga kita benar-benar bersih.

Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca do’a itu, Rasulullah SAW mencontohkan kepada kita, menurut logika do’a t'rsebut pasti terkabul dan diijabah oleh Allah Swt Aamiin. Terkadang yang menjadi persoalan, dimana hati dan pikiran kita, ketika kita membaca do’a itu dan kita tidak hafal arti serta maknanya? Padahal do'a tersebut dahsyat dan masih banyak orang sering tergesa gesa yang se-arusnya tuma'ninah dengan meresapi dan benar-benar meminta kepada Allah Swt.

No comments:

Post a Comment