Saturday, March 8, 2014

CURAHAN HATI SANG MALAIKAT

Seorang ulama menceritakan kisah malaikat mendapat tugas dan dia curhat ketika ketemu di langit dengan rekan sejawatnya sesama malaikat, “Saya barusan dapat tugas aneh.” Katanya. Malaikat lain bertanya, “Apa itu tugasnya?” dia bilang, “Saya diminta untuk mendatangi orang kafir yang sudah mau mati. 

Dia pingin makan ikan, yang ikan tersebut tidak ada disekitar rumahnya. Lalu Allah Swt perintahkan saya untuk menggiring ikan tersebut dari laut, masuk ke sungai dekat rumahnya, sehingga anggota keluarganya dapat menangkapnya, memasaknya sesuai dengan keinginan orang kafir tadi dan memakannya. Setelah dia puas makan ikan tersebut, baru dia dimatikan Allah Swt” Ini adalah nasib orang kafir.

Malaikat yang satunya berkata, “Saya juga barusan dapat tugas tidak kalah anehnya.” Maka malaikat tadi bertanya, “Apa itu tugasnya.” Malaikat tersebut menjawab, “Saya diminta mendatangi orang beriman yang mau mati. Dalam keadaan haus dia minta air. Ketika air diberikan dan hendak diminumnya, Allah perintahkan saya untuk menumpahkan air dari tangan orang beriman tersebut sehingga air tersebut jatuh dan pecah dan orang beriman tersebut mati dalam keadaan haus.”

Maka keduanya laporan kepada Allah Swt tentang peristiwa-peristiwa tadi. Allah Swt katakan, “Orang mukmin itu dia punya banyak kesalahan dan banyak dosa. Tapi dengan musibah yang aku berikan, dengan sakit yang aku berikan, dia hadapi dengan sabar, maka semua dosa-dosanya sudah aku ampuni. Hanya saja masih ada 1 dosa yang tersisa, maka ketika menjelang dia mati aku beri dia 1 musibah lagi, lalu dia sabar dan ikhlas, maka dia akan mati bersih dari dosa.”

Sehingga Sayyidina Aisyah r.ha katakan, bahawa semenjak aku menyaksikan bagaimana menderitanya Rasullullah Saw ketika akan wafat, setelah itu aku tidak pernah berprasangka buruk lagi terhadap orang-orang yang menderita sebelum wafatnya mereka. Ini kerana Rasullullah Saw, mahluk yang paling Allah cintai, ikut merasakan sakitnya juga menjelang wafat.

“Adapun orang kafir itu, ketika dia hidup dia banyak sekali melakukan kebaikan kepada orang lain. Maka Aku sudah berikan balasannya semua di dunia. Apa itu balasannya? anak yang sehat, namanya terkenal, perdagangannya maju, masalahnya aku selesaikan. Tapi masih ada 1 kebaikan yang belum aku balas, makanya sebelum dia mati, aku berikan balasannya dengan harapan yang dia inginkan. Sehingga ketika dia mati tidak membawa kebaikan apapun ke akherat.” SUBHANALLAH.

No comments:

Post a Comment