Sunday, February 7, 2016

SUFI

Allah s.w.t telah menjadikan golongan ini sebagai barisan kekasih-kekasih-Nya. Dan Dia telah mengutamakan mereka di atas seluruh hamba-hamba-Nya, setelah para Rasul dan Nabi-Nya. Semoga shalawat dan salam sentiasa tercurah kepada mereka. Allah s.w.t menjadikan qalbu mereka sebagai sumber rahsia-Nya, dan memberikan keistimewaan di antara para umat melalui kecemerlangan cahaya-Nya.

Mereka adalah para penolong bagi makhluk. Mereka memerankan tingkah lakunya bersama dan dengan al-Haq s.w.t. Allah s.w.t menjaga mereka di tempat-tempat musyahadah, ketika ditampakkan hakikat-hakikat Ahadiyah-Nya kepada mereka. Allah s.w.t menolong mereka dalam menegakkan adab ubudiyah, dan Allah menampakkan secara nyata kepada mereka jalan-jalan hukum rububiyah. Lalu mereka menegakkan sesuai dengan kewajiban dan tugas, dan mereka mewujudkan apa yang telah dianugerahkan Allah s.w.t. melalui kreasi hati dan upaya amal.

Kemudian mereka kembali kepada Allah s.w.t dengan segala kejujuran faqir dan sifat leburnya jiwa. Mereka sama sekali tidak mengandalkan apa yang telah dihasilkan itu, sebagai buah amalnya. Atau kejernihan ilmu yang lahir dari tingkah laku, sebagai ilmu mereka. Segala Keagungan dan Keluhuran Allah s.w.t yang berbuah sesuai dengan kehendak-Nya, memilih siapa yang diinginkan-Nya, di antara para hamba. Dia tidak dihukumi oleh makhluk, begitu pula tidak harus memenuhi hak makhluk. Pahala-Nya merupakan awal dari fadhal, dan siksaan-Nya merupakan hukum keadilan, sedangkan amar-Nya merupakan qadha’. (Risalah Qusyairiyah).

No comments:

Post a Comment