Sunday, January 25, 2015

BAYAN NASIHAT (HIDAYAT) NABI S.A.W SBLM MEMBERANGKATKAN JAMAAH

Diterbitkan pada 20 Desember 2008 oleh Abu Alkayyis. Dari Abdurrahman bin Aid ra, dia berkata, “Adalah Rasulullah saw apabila hendak mengirimkan jamaah maka Baginda memberi nasihat, “Bersikap lembut dan syglah kpd org2! Jgn menyerang mrk seblm kalian berdakwah kpd mereka, dan jgnlah menghancur kan rumah2 mrk! Jgn biarkan satu org penghuni rumah pun yg ada di kota2 maupun di desa2, kecuali kalian membawa mereka kehadapanku dlm keadaan muslim (telah memeluk Islam), kerana yg demikian itu lebih aku sukai dpd kalian dtg padaku dgn membawa isteri2 dan anak2 mereka stlh kalian membunuh suami2 mereka” (HR. Ibnu Mandah dan Ibnu Asakir).

Dari Buraidah ra, dia menceritakan, “Adalah Rasulullah saw apb mengirim jemaah jihad atau pasukan tentara, maka Beliau saw memberikan nasihat kad pemimpin mrk supaya menjaga ketakwaan dirinya kpd Allah dan berlaku baik terhadap org2 Islam yg di bawah pimpinannya. Beliau juga berpesan kpd pemimpin rombongan, “Apb engkau bertemu dgn musuhmu org2 musyrik, maka ajaklah mrk kpd salah satu dari 3 perkara, jika mrk menerima salah satu dari tiga pilihan yg engkau ajukan, maka terimalah pilihan mrk dan tahanlah serangan kpd mrk!

Pertama, ajaklah mrk utk memeluk Islam! Jika mra menerima, maka terimalah keIslaman mrk dan jgnlah menyerang mrk.

Kedua, ajaklah mrk utk meninggalkan kampung halaman mrk  dan tinggal di perkampungan kaum muhajiriin, lalu beritahukan kpd mrk bahwa apb mrk melakukan yg demikian, maka mrk memperoleh perlakuan dan hak yg sama dgn kewajiban kaum muhajirin; ttpi apbi mrk menolak dan lebih suka memilih utk tinggal di tmpt mrk sendiri, maka katakan pada mrk bahwa mrk akan diperlakukan spt org2 Islam Badwi dan berlakulah ke atas mrk hukum Allah spt yg berlaku atas org2 mukmin umumnya, yakni mrk tidak akan mendpt bahagian dari harta rampasan perang, kecuali jika mrk ikut berjihad bersama kaum muslimin.

Ketiga, jika mereka tidak mau menerima tawaran yg kedua, maka perintahkan kepada mereka supaya membayar jizyah! Jika mereka bersedia membayar jizyah, maka terimalah dan jgnlah engkau menyerang mereka ! Tetapi jika mereka menolak membayar jizyah, maka mintalah bantuan kpd Allah dan perangilah mereka! Apabila engkau telah mengepung mereka dalam sebuah benteng, lalu mereka memintamu untuk memberlakukan hukum Allah atas mereka, maka jangan engkau penuhi permintaan tersebut, karena sesungguhnya kalian tidak mengetahui hukum apa yg akan ditetapkan Allah atas mereka. Akan tetapi berlakukanlah pada mereka hukum kebijaksanaan kalian, kemudian putuskanlah perkara mereka setelah itu menurut kebijaksanaan yang kalian kehendaki.” (HR. Abu Daud)

No comments:

Post a Comment