Sunday, February 22, 2015

MALFUZAT NASIHAT MAULANA SA'AD

Bismillahirrahmaanirrahiim

Nasihat 1: Setiap amal ini ALLAH SWT tuntut keistiqomahan. Keistiqomahan akan datang apabila ada iman atau keyakinan yang kuat di hati. Usaha kita hari ini adalah bagaimana keimanan kita bisa kuat terhujam dihati sehingga bisa mendatangkan keistiqomahan dalam amal.

Nasihat 2: Tanamkan dalam diri kita bahwa kita dalam kerja ini adalah untuk memperbaiki diri kita sendiri bukan untuk memperbaiki orang lain. Tatkala dia senantiasa dalam keadaan sibuk memperbaiki diri dia tersebut maka ini bisa menjadi asbab perbaikan bagi orang lain.

Nasihat 3: Maulana Yusuf rah.a katakan perbaikan akan datang tatkala dia Da'wahkan Agama kepada orang lain. Jika kita da'wahkan keyakinan pada orang lain maka pertama yang akan terperbaiki adalah keyakinan kita sendiri. Iman akan datang tatkala kita da'wahkan iman kepada orang lain. Inilah kekhususan amal Da'wah ini.

Nasihat 4: Yang kita inginkan adalah bagaimana dari da'wah datang kepada kita ini hakekat 6 sifat. Amal da'wah ini akan mendatangkan tarbiyah, hidayah, dan pemahaman dalam diri kita jika kita kerjakan dengan penuh keyakinan.

Nasihat 5: Amal da'wah ini adalah amalan nubuwah, amalnya para nabi. Sudah ada jaminan bahwa melalui amal ini maka hidayah akan kita dapat. Jika da'wah ini tidak kita lakukan dengan keyakinan bahwa dengan da'wah masalah kita akan selesai, maka yang terjadi kita mudah meringan ringankan atau meremeh temehkan amalan da'wah ini, selalu di belakangkan. Jika sudah kita remehkan amalan da'wah ini maka perbaikan tidak datang.

Nasihat 6: Jika tidak ada keyakinan dalam kerja ini maka apa yang terjadi ? Pekerja da'wah ini akan mudah meninggalkan amalan da'wah ini seperti 3 hari ditinggalkan, 40 hari ditinggalkan, malam musyawarah ditinggalkan, jaulah ditinggalkan, taklim ditinggalkan, dll. Kenapa semua itu ditinggalkan karena dia tidak yakin bahwa amal da'wah ini dapat menyelesaikan masalah. Jika amal da'wah sudah ditinggalkan maka berikutnya ibadahpun akan ditinggalkan.

Nasihat 7: Maulana ilyas katakan dimana ada kelemahan dalam da'wah kita maka kita akan merasakan pula kelemahan dalam ibadah kita. Ini sudah menjadi ukuran dari dai apabila dia mengetahui agama akan berkurang, maka dia akan merasakan kesedihan atau tidak terima kalau agama ini berkurang. Sebagai mana Abu Bakar ra dia berkata apakah agama akan dibiarkan berkurang padahal aku masih hidup? Apabila tidak ada kerisauan dalam diri kita melihat berkurangnya agama dalam diri kita ataupun dalam diri ummat berarti kita tidak terhubung dengan da'wah. Inilah asas dalam da'wah kita. Makanya yang terpenting dalam kerja ini adalah terperbaikinya diri kita sendiri bukan orang lain.

Nasihat 8: Pertama yang harus kita perbaiki dalam kerja da'wah kita ini adalah sifat yang pertama yaitu iman kita. Takaza yang utama dalam kerja ini adalah menguatkan iman kita sendiri. Maulana Ilyas katakan jika aku harus memberi nama kepada gerakan ini maka aku akan menamainya usaha menggerakkan iman.

Nasihat 9: Asas dari seluruh ibadah ini adalah Iman. Dengan keimanan maka seseorang akan mendapat 4 hal:

1. Ikhlas
2. Istiqomah
3. Pahala
4. Janji ALLAH

Nasihat 10: Langkah pertama kebesaran ALLAH ini kita bicarakan sebanyak banyak sesering seringnya. Dengan pembicaraan iman maka iman akan terbentuk. Jika iman terbentuk maka akan mudah mengamalkan agama. Hari ini mengapa agama lemah diamalkan karena tidak ada lagi orang yang membicarakan iman.

Nasihat 11: Pembicaraan Iman ini untuk membentuk iman dalam hati. Sedangkan ilmu itu adalah jalan untuk mengantarkan iman kita ketujuan. Contoh : orang belajar ilmu sholat bukan supaya dia bisa sholat, karena orang yang belajar sholat belum tentu dia sholat. Begitu juga orang belajar ilmu zakat bukan untuk membuat dia membayar zakat, karena belum tentu dia mau bayar zakat. Maka yang bisa menggerakan sesorang ini untuk mengamalkan ilmu sholat atau ilmu zakat yang dia pelajari ini adalah iman. Maka penting kita bicarakan kemuliaan ALLAH, kekuasaan ALLAH, qudratullah, nusrotullah.

No comments:

Post a Comment