Saturday, January 25, 2014

DIALOG SYAIKH IBRAHIM ADHAM DENGAN KAFIR ZINDIQ

Syaikh Ibrahim bin Adham ra, suatu ketika pernah terlibat dialog dengan salah seorang kafir zindiq yang tidak percaya akan eksistensi barokah. Zindiq itu berkelekar, "Yang namanya barokah itu jelas tidak ada (hanya mitos)".

Mendengar itu, Syaikh Ibrahim lantas menanggapi pernyataannya:

Syaikh Ibrahim: Pernahkah kamu melihat anjing dan kambing?

Zindiq: Ia, tentu…

Syaikh Ibrahim: Mana dari keduanya yang lebih banyak dalam melahirkan anak-anaknya?

Zindiq: Pastinya anjing, anjing bisa melahirkan sampai 7 anak anjing sekaligus. Sedangkan kambing hanya mampu melahirkan setidaknya hanya 3 anak kambing saja.

Syaikh Ibrahim: Coba perhatikan lagi di sekelilingmu, manakah yang lebih banyak populasinya antara anjing dan kambing?

Zindiq: Aku lihat kambing lebih mendominasi, jumlahnya lebih banyak dibandingkan anjing.

Syaikh Ibrahim: Bukankah kambing itu sering disembelih? Entah itu untuk keperluan hidangan jamuan tamu, prosesi kurban Idul Adha, acara aqiqah, atau momen istimewa dan hajat lainnya? Tapi ajaibnya spesies kambing tidak kunjung punah dan bahkan jumlahnya justru nampak melebihi anjing.

Zindiq: Iya, iya, betul sekali

Syaikh Ibrahim: Begitulah gambaran berkah

Zindiq: Jika tamsilnya begitu, lalu kenapa justru kambing yang mendapat berkah, bukan anjing?

Syaikh Ibrahim Bin Adham kemudian menutup dialog itu dengan jawabannya yang cukup menyentil;

لأن الأغنام تنوم أول الليل و تصحى قبل الفجر فتدرك وقت 

الرحمة فتنزل عليها البركة. وأما الكلاب تنبح طول الليل 

فإذا دَنا وقت الفجر هجست ونامت ويفوت عليها وقت 

الرحمة فتنزع منها البركة

Karena kambing lebih memilih tidur di awal petang tapi, ia selalu bangun sebelum fajar, di saat itulah ia mendapati waktu yang penuh dengan rahmat, hingga akhirnya turunlah berkah kepadanya. Beda halnya dengan anjing, ia doyan menggonggong sepanjang malam, tetapi di saat menjelang fajar ia malah pergi tidur sampai melewatkan saat-saat turunnya kucuran rahmat dan ia pun tidak kebahagian berkah.

No comments:

Post a Comment