Thursday, March 6, 2014

WAKTU TERBAIK UNTUK MELAKUKAN JIMAK

Memilih Hari dan Waktu yang baik / sunnah untuk jimak.

Semua hari baik untuk jima  tapi hari yang terbaik untuk jima dan  ada  keterangannya dalam hadist adalah  hari Jumaat sedangkan hari lain yang ada manfaatnya dari hasil penelitian untuk jima adalah hari Kamis. Sedangkan waktu yang disarankan oleh Allah SWT untuk jima adalah setelah solat Isya sampai sebelum solat subuhdan  tengah hari sesuai firman Allah dlm surat An Nuur ayat 58,

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba-hamba (lelaki dan wanita) yang kamu miliki dan orang-orang yang belum baligh diantara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu sebelum solat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sesudah solat Isya. (Itulah) tiga aurat  bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. 24:58)

Melihat keadaan diatas maka hari dan waktu terbaik untuk jima adalah hari Khamis malam setelah Isya dan hari Jumaat sebelum solat subuh dan tengah hari sebelum solat Jumaat. Hal ini didasarkan pada Hadist berikut,

“Barang siapa yang menggauli isterinya pada hari Jumaat dan mandi janabah serta bergegas pergi menuju masjid dengan berjalan kaki, tidak berkendaraan dan setelah dekat dengan Imam ia mendengarkan khutbah serta tidak menyia-nyiakannya, maka baginya pahala untuk setiap langkah kakinya seperti pahala amal selama setahun iaitu pahala puasa dan solat malam didalamnya.” (HR Abu Dawud, An nasai, Ibnu Majah dan sanad hadist ini dinyatakan sahih)   

Dari Abu Hurairah ra,dari Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mandi di hari Jumaat seperti mandi janabah, kemudian datang di waktu yang pertama, dia seperti berkurban seekor unta. Barangsiapa yang datang di waktu yang kedua, maka dia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang datang di waktu yang ketiga, dia seperti berkurban seekor kambing qibas. Barangsiapa yang datang di waktu yang keempat, dia seperti berkurban seekor ayam dan barangsiapa yang datang di waktu yang kelima, maka dia seperti berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar (dan memulai khutbah), malaikat hadir dan ikut mendengarkan zikir (khutbah).” (HR. Bukhari no. 881 Muslim no. 850).  

Pendapat di atas juga mendapat penguat dari riwayat Aus bin Aus ra yang berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mandi pada hari Jumaat, berangkat lebih awal (ke masjid), berjalan kaki dan tidak berkendaraan, mendekat kepada imam dan mendengarkan khutbahnya dan tidak berbuat lagha (sia-sia), maka dari setiap langkah yang ditempuhnya dia akan mendapatkan pahala puasa dan qiyamulail setahun.” (HR. Abu Dawud no. 1077, Al-Nasai no. 1364, Ibnu Majah no. 1077 dan Ahmad no. 15585 dan sanad hadits ini dinyatakan shahih)  

BERIKUT KUTIPAN DARI DETIKHEALTH: Detikhealth Jumaat, 15/10/2010 17:58 WIB Seperti dilansir dari The Sun, Jumaat (15/10/2010) Kamis, hari terbaik untuk berhubungan seksual berdasarkan penelitian, tingkat energi kortisol alami yang merangsang hormon seks berada di titik puncak pada hari Kamis. Aturlah jam alarm anda agar terbangun dan siap untuk melakukan hubungan seks di pagi hari Khamis malam. Hari ini adalah ketika hormon seks testosteron pada pria dan estrogen pada wanita lima kali lebih tinggi dari biasa.  

NB: Ada persesuaian antara hari kamis menurut penelitian dengan hari Jumaat dalam hadist  kerana Hari Jumaat menurut orang Islam dimulainya saat Maghrib (hari kamis petang) dan berakhir pada Jumaat petang sebelum maghrib.  

No comments:

Post a Comment