Wednesday, February 17, 2016

TRILOGI SEORANG MUSLIM SEJATI

Ada "trilogi" yang harus dijalankan kalau kita ingin menjadi seorang muslim sejati. 1) Islam, 2) Iman, dan 3) Ihsan. Islam bahasa agamanya mungkin fiqh. Iman bahasa agamanya mungkin Kalam. Ihsan, bahasa agamanya tasawuf. Fiqh melekat pada anggota tubuh. Kalam melekat pada pikiran.Dan, Tasawuf melekat pada hati. Fiqh adalah hukum yang berkaitan dengan aktifitas nyata. Kalam berkaitan dengan mengesakan Tuhan.Dan, Tasawuf berkaitan dengan aktfitas batin. Ketiganya harus dijalankan serempak. Tidak boleh dipilih-pilih kerana ketiganya hanya dapat dibedakan, tapi tidak dapat dipisahkan. 

Sebagai contoh, jika ada orang yang melakukan shalat. Ia memenuhi syarat (wudhu' dan sebagainya) dan melakukan ke-13 rukun shalat seperti yang dipahami dari hadits. Akan tetapi, sejak huruf alif pada Allahu Akbar takbiratul ihram sampai huruf mim pada Salam pertama, ia sama sekali tidak mengingat Tuhan. Ia tengah memikirkan merancang bahwa nanti malam akan merampok di suatu tempat. Apakah shalatnya itu sah? Menurut fiqh shalatnya SAH kerana CUKUP SYARAT DAN RUKUNNYA. Tapi, apakah shalatnya diterima atau ditolak? Menurut tasawuf, sholatnya ditolak kerana yang shalat cuma fisiknya saja. 

Urusan sah dan batal dikaji didalam fiqh, sedangkan urusan maqbul (diterima) dan mardud (ditolak) itu dikaji di dalam tasawuf. Dan, tasawuf berfokus pada, bagaimana amalan yang sah itu menjadi maqbul. Sementara Kalam harus menjadi dasar dari setiap amalan yang dilakukan. WAllahu A’lam!!

No comments:

Post a Comment