Saturday, March 5, 2016

KEMATIAN PASTI AKAN DATANG

Ummu Al-Mundzir menuturkan, “Pada suatu sore Rasulullah SAW muncul di tengah-tengah para sahabat, lalu beliau bersabda, ‘Wahai manusia, apakah kalian tidak merasa malu kepada Allah?’ Mereka bertanya, “Mengapa kami harus merasa malu, Ya Rasulullah?’

Beliau bersabda, “Kalian mengumpulkan sesuatu yang tidak kalian makan, kalian mengangan-angankan sesuatu yang tak dapat kalian jangkau, dan kalian membangun sesuatu yang tidak kalian tempati?’” (HR Ibu Abi Dunya)

Rasulullah SAW juga bersabda, “Wahai anak cucu Adam, jika kalian berakal, maka anggaplah diri kalian termasuk orang-orang yang sudah mati. Demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, ‘Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekalian tidak akan pernah bisa melepaskan diri.” (HR Ibn Abi Dunya dan Ath-Thabrani)

Rasulullah SAW pernah berdoa: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dunia yang dapat menghalangi kebajikan akhirat. Aku berlindung kepada-Mu dari hidup yang dapat menghalangi dari sebaik-baik kematian, dan aku berlindung kepada-Mu dari angan-angan yang dapat menghalangi sebaik-baik amal.” (HR Ibn Abi Dunya).

Al-Hasan menuturkan bahwa Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah kalian semua mau masuk surga?” Lalu, para sahabat pun menjawab, “Tentu, ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Kalau begitu, jangan banyak angan-angan. Letakkanlah ajal kalian di depan mata. Dan, merasa malulah kepada Allah dengan sungguh-sungguh.” (HR Ibn Abi Dunya).

Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. mengatakan: “Engkau mencari rezeki Allah dari sisi selain-Nya. Engkau merasa hal itu akan membuatmu aman dari waktu dan kemalangan. Engkau bisa percaya pada jaminan orang lain meskipun ia kafir, tapi engkau tak percaya pada jaminan rezeki yang diberikan oleh Allah. Engkau nampaknya tak membaca apa yang tertulis dalam Kitabullah (Al-Quran) mengenai rezeki, sehingga imanmu lemah dan goyah dalam memercayai janji Allah SWT”. (Dikutip dari kitab Minhajul ‘Abidin karya Imam Al-Ghazali). 

No comments:

Post a Comment