Monday, February 3, 2014

FADHILAT SOLAT HADIS KE 3

Dari Abu Utsman r.a Ia berkata, “Saya dan Salman berada di bwh pohon, lalu ia mengambil sebtg ranting kering dari pohon itu dan mengguncang2 kannya sehingga daun2nya berguguran. Ia berkata, “Hai Abu Utsman, mengapa engkau tidak bertanya kpd saya, mengapa saya berbuat begini?” Saya bertanya, “Mengapa engkau berbuat demikian?” Jawabnya, “Beginilah Rasulullah saw melakukannya di hadapan saya ketika saya bersama beliau di bwh sebatang pohon. Beliau mengambil ranting kering dan mengguncang kannya sehingga daun2nya berguguran. 

Lalu beliau bersabda, “Wahai Salman, mengapa kamu tidak bertanya kpdku mengapa aku berbuat begini?” Saya bertanya, “Mengapa engkau berbuat demikian?” Sabda Beliau,“Sesungguhnya jika seorg muslim berwudhu dgn sempurna, kemudian solat lima waktu, nescaya dosa2nya gugur sbgmn daun2 ini berguguran. Dan Baginda membaca kan satu ayat yg ertinya, “Dan dirikanlah solat pada kedua tepi siang (pagi dan ptg) dan pd sebhg permulaan mlm, sesungguhnya amal kebaikan menghapus kan kejahatan. Itulah peringatan bagi org2 yg mau ingat” (QS Huud:114). (HR Ahmad, Tabrani, Nasai).

Perbuatan Salman r.a. yg ia tunjukkan dlm hadis di atas merupakan sebhg kecil dari bukti rasa cinta para sahabat kpd Nabi saw. Siapa pun yg mencintai org lain, ia akan meniru tingkah laku org yg dicintainya. Org yg telah merasakan manisnya cinta tentu memahami hakikat ini dgn baik. Begitu juga para sahabat, mrk sering mengulangi sabda2 Nabi saw. dgn menirukan perbuatan beliau ketika beliau menerangkannya. 

Hadis2 mengenai pentingnya solat dan ampunan dosa bagi yg mengerjakannya tidak terhitung bnyknya, sehingga sulit utk disebutkan semuanya di sini. Hadis2 mengenai hal itu telah diriwayatkan seblmnya. Alim ulama telah membatasi pengampunan tersebut pada dosa2 kecil saja, sbgmn telah kita ketahui seblmnya. Padahal, di sini Tiada pem batasan dosa kecil atau besar, ttp mutlak disebutkan dosa2 saja. Ayah saya (Syeikh Maulana Muhammad Yahya rah) memberikan dua penjelasan ketika mengajarkan bab ini:

1. Tanda2 seorg muslim diantaranya ialah, jika ia menyadari telah melakukan dosa besar, maka ia akan menangis dan ia benar2 menyesali atas dosanya serta tidak mengulangi dosa itu lagi. Seorg muslim juga tidak akan meremeh kan dosa2 kecil dan akan selalu berharap agar dosa2nya dpt diampunkan Allah melalui solatnya. Sebaliknya, jika tanpa memperhatikan sOlatnya, seseorg akan sulut mengenali dosa2 besarnya. Sehingga apb ia melakukan dosa2, ia akan ttp sulit utk bertaubat.

2. Seseorg yg solat dgn ikhlas dan menunaikan adab serta sunahnya bererti ia sudah bertaubat dan beristighfar beberapa kali, sbb di akhir bacaan Tahiyyaat terdpt doa yg diajarkan Rasulullah ke Abu Bakar: “Abu Bakar r.a pernah berkata kpd Nabi saw, “Wahai Rasulullah, ajarilah aku sebuah doa ya boleh kupanjat kan dlm solatku.” Nabi menjawab, “Katakanlah,

Allahumma inni zhalamtu nafsi zhulman katsira wa laa yaghfirudz zunuba illa anta faghfirli min indika maghfiratan inna kaantal ghafururrahim 

(Ya Allah, sesungguhnya aku tlh bnyk menzalimi diri sendiri dan tiada yg mampu mengampuni dosa melainkan Engkau, maka berilah ampunan kpdku dari sisiMu, sesungguhnya Engkau maha pengampun dan maha penyayg (Hr Bukhari)”.

Di dlm hadis di atas, kita juga dianjurkan utk menyempurnakan wudhu dgn memperhatikan adab dan sunah2 wudhu. Adapun satu sunatnya adalah bersiwak. Bersiwak adalah sunah wudhu yg sering diabaikan. Padahal disebut kan dlm sebuah hadis, “Dua rakaat dgn bersiwak lebih utama dpd 70 rakaat tanpa bersiwak.” Dlm hadis yg lain dinyatakan, “Jagalah siwak, krn dlm miswak terdpt 10 keutamaan:

1. Membersihkan mulut

2. Menyebabkan Allah ridha

3. Membuat syaitan marah

4. Membuat Allah dan para malaikat-Nya mencintainya

5. Menguatkan gigi

6. Menghilangkan kotoran

7. Mewangikan mulut

8. Mengurangi kekuningan

9. Memperjelas penglihatan

10. Menghilangkan bau mulutdan bersiwak adalah sunah Rasulullah saw..” (AlMunabbihat – Ibnu Hajar).

Para ulama telah mengumpulkan smpi 70 kelebihan bersiwak, salah satu di antaranya adalah akan dimudahkan mengucapkan syahadat ketika meninggal dunia. Sebaliknya, menghisap candu mengandung 70 madharat, salah satu di antaranya adalah akan menyebabkan lupa mengucapkan kalimat syahadat ketika meninggal dunia. Masih bnyk pahala lainnya jika wudhu dikerjakan dgn sempurna. Sebuah hadis menyebutkan bahawa pada hari Kiamat, anggota tubuh yg dibasahi air wudhu akan bercahaya. Dan dgn cahaya inilah Nabi saw. akan mudah mengenali umatnya.

No comments:

Post a Comment