Thursday, June 2, 2016

JATI DIRI

SUCI BATIN, SEMPURNA AKAL, MULIA UCAP, adalah modal utama yang disebut AKHLAK yang menjadi dasar seorang salik/ ichwan dalam menempuh jalan kepada ALLAHU ROBBI. (wushul). ISLAM SEJATI ADALAH MANUSIA Yang MENGENAL JATI DIRINYA.. ASAL USUL KEJADIAN MANUSIA. Karena itu kenali-lah Diri sebenar Diri mu itu.., Diri yang banyak daya guna.. Diri yang bisa dimintakan pertolongan… Diri yang banyak menyimpan rahasia… Bukankah dia berasal dari sana..?. Dari Yang Maha Pencipta dan Yang Maha Besar…

Banyak metoda untuk Mengenal Diri.  Banyak metoda untuk mengenal Yang berasal dari Allah akan kembali ke Allah. Untuk itu lahirkan-lah Diri Sebenar Diri mu. Sebenar-benar Diri kita ialah Roh Diri kita sendiri. Orang-orang yang lupa pada Diri itu berarti orang yang lupa kepada Roh. Orang yang lupa kepada Roh berarti orang yang lupa kepada Allah. Dan orang yang lupa kepada Allah, termasuk kedalam golongan orang yang tidak mengenal Diri.

Bilamana kita tidak dapat mengenal Diri maka tidaklah ia dapat mengenal Allah. “Tidak kenal Allah, maka tidak akan ingat kepada Allah” Bagi mereka yang telah mengenal Diri, mereka tidak akan menjadi lupa kepada Roh. Mereka yang tidak lupa kepada diri itu tandanya mereka tidak lupa kepada tuhannya, Allah Ta’ala. Coba lah kaji lagi… Metoda menarik napas sambil membaca HU.  Menghembuskan napas sambil membaca ALLAH. Sudah bukan menjadi Rahasia.. Tapi kenyataannyaa...  Masih sangat sangat sedikit yang bisa mengenal Aku yang sesungguhnya dengan cara tsb. Adakah yang tersembunyi di balik itu ??

Temukan… Kalau belum,Tafakuri lagi perjalanan mu selama ini. Kaji ulang lagi, jalan yang engkau telusuri selama ini.. Bukankah dibalik pernapasan ada suatu kekuatan yang maha dasyat yang mengendalikan napas kita sendiri... Bukankah kita tidak bisa menolak untuk menarik napas dan mengeluarkan napas kecuali jika kita sudah tidak bernyawa.  Bukankah itu tanda – tanda kebesaranNYA..?!!!. Bukankah kita diingatkan bahwa dalam kesombongan kita, ada suatu kekuatan yang besar dan tidak terlihat.. ? Dialah Allah yang mencipta kehidupan ini..!!!!

Niat kan lah .. niatkan meminta semua kehebatan diri lahir dan batin titipan dari Allah yang bermanfaat dunia akhirat. Lepaslah dari pikiran dan tujuan lain selain Allah. Siapa yang memohon ijabah dari Allah maka Allah Ta’ala akan mengijabahi, siapa yang taat padaNYA maka seluruh makhluk pun taat kepadanya. Tarik lah napas sambil membaca HU... Rasakan udara yang mengalir di lubang hidung mu, truusss.. masuk memenuhi rongga dada. Rasakan rongga dada yang naik. Rasa kan lah....... rasa kan...

Hembus kan napas perlahan, sambil membaca ALLAH. Tapi asma ALLAH jangan ikut dengan udara yang keluar. Ikut lah dengan sisa udara di rongga dada yang turun. Akan terasa ada letupan di jantung. Rasa kan lah.... Rasa kan.  Giring lah asma ALLAH tersebut ke jantung. Letakkan di jantung, satukanlah dengan detak jantung mu. Berusaha lah.... Berusahaa... Semua itu butuh proses... Rasakan vibrasi letupan jantung ketika di isi dengan asma ALLAH. Nikmatiiii....Rasakan darah yang mengalir ketika sudah di isi dengan kesadaran kepada Sang Pencipta. 

Lupakan keluar masuknya napas. Semakin dalam kau menyelam detak jantung mu akan hilang. Detak jantung mu akan berpindah pindah. Lakukan berulang ulang.. Latih.. latih... dan nikmatiii…. Jikalau kita mencoba menyimak perjalanan kita sampai pada pemahaman sekarang ini, sebenarnya Allah sudah memberikan jalan dan petunjukNYA agar kita mengenal kepada Allah. "Sebenarnya, Al-Qur‘ân itu adalah ayat-ayat yang NYATA di dalam DADA orang-orang yang diberi ILMU. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zhalim". (Qs al-Ankabût 29:49).

No comments:

Post a Comment