Thursday, June 2, 2016

KAF DAN NUN

Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan. Nun maksudanya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya. Semua yang di surga itu dibangun dengan huruf-huruf "KUN"

KUN - KAF dan NUN, KAF = tersembunyi, NUN = menampakkan diri dimana antara huruf KAF dan NUN terjadilah alam semesta yang keluar dari alam ketiadaan. Maksudanya segala sesuatu terjadi dalam keadaan waktu serta tempat yang persis sebagaimana yang Dia kehendaki dengan kalamNya yang tiada awal dan akhir (qadim). 

Seandainya kalam Allah yang berkaitan dengan KUN FA YAKUN itu disertai dengan huruf maka sudah pasti memiliki awal dan akhir, padahal sesungguhnya kalam semacam itu mustahil ada pada Allah Ta'ala, karena kalamNya tiada serupa dengan kalam makhluk. Yakni sesungguhnya Allah menciptakan sesuatu yang Ia kehendaki adanya dengan KalamNya yang azaliy yang bukan huruf maupun suara. Maknanya bukan Allah mengucapkan huruf KAF dan NUN, mengucapkan dengan huruf KAF dan NUN termasuk sifat kita (manusia).

Dari Ibrahim bin Khuttab, dari Ahmad bin Khalid, dari Salamah bin Al Fadl, dari Abdullah bin Najiyah, dari Ahmad bin Badil Al Ayyamy, dari Amr bin Hamid hakim kota ad Dainur, dari Farat bin as Saib dari Maimun bin Mahran, dari Ibnu Abbas dan sanadanya Rosulullah SAW, ia berkata: “Segala sesuatu ada penjelasan (tafsir)nya yang diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya”.

Kandungan empat unsur alam semesta dalam huruf hijaiyah, yaitu:

Unsur api : alif, haa’, tha’, shad, mim, fa’, syin.
Unsur udara : ba’, wawu, ya’, nun, shat, ta’, dha’.
Unsur air : jim, za’, kaf, sin, qaf, tsa’, zha’.
Unsur tanah : ha’, lam, ‘ain, ra’, kha’, ghain

Makhluk bukan ALLAH
Makhluk juga bukan bayangan ALLAH
Makhluk wujud bayangan dalam Kesadaran ALLAH

Yang dimaksud adalah bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambaranNya atau menurut citraNya sebab pada tubuh manusia tertulis huruf ALLAH, yaitu:

- terlihat saat mengangkat kedua tangan, seperti dalam takbiratul ihram, membaca allahu akbar - ALIF sebagai garis dari ujung jari tangan kanan turun hingga ke ujung jari kaki kanan, 

- LAM pertama dari ujung jari tangan kanan turun melalui bahu kanan dan naik ke puncak kepala, 

- LAM kedua dari puncak kepala turun melalui bahu kiri dan naik hingga ujung jari tangan kiri, 

- HA sebagai garis dari ujung jari tangan kiri turun hingga ujung jari kaki kiri.

Makhluk ada karena dihidupkan-NYA
Makhluk binasa karena dimatikan-NYA
Diri-diri bukanlah apa-apa kecuali bayangan dalam refleksi DIRI SEJATI ALLAH

Di antara KAF dan NUN kusesap bergelas-gelas kopi kerinduan hingga senja usia mengendap mengental dalam rahasia cinta yang tak kukenal bentuknya. Di antara KAF dan NUN air mata berseru ya Rahman ya Rahim mengalir perlahan menuju samudera yang entah wujudnya. Di antara KAF dan NUN terbentang enam masa kehidupan dan kematian yang melesat lebih cepat dari kerjap mata sebelum Aku menjadi Engkau dan Engkau mengambil alih Aku. Dibalik cahaya ada kekosongan. Dibalik kekosongan ada cahaya. Cahaya menghadirkan kekosongan. Kekosongan menghadirkan cahaya.

Yas'alluhu man fissamawati walardhi kulla yaumin huwa fi sya’n "Semua yang ada dilangit dan dibumi selalu meminta kepada-NYA. Setiap saat DIA dalam kesibukan".. (QS. Ar Rahman [55] : 29)

Berhati-hatilah.. jangan mengira bahwa Allah mengucap lafadz KUN dengan huruf, suara atau bahasa saat menciptakan makhluknya.. ingat .. tiap hari dan tiap waktu ada makhluk yang diciptakan dan jumlahnya sangat banyak.. dan Mustahil Allah mengucapkan KUN setiap menciptakan makhlukNya karena Kalam Allah tidak serupa dengan kalam makhlukNya. MAHA SUCI ALLAH.. tiada tidur, tiada lelah memelihara semuanya.

No comments:

Post a Comment