Sunday, February 16, 2014

PERAYAAN TAHUN BARU MASEHI

Oleh Buya Yahya, Pengasuh LPD Al-Bahjah.

Suatu hari, Rasulullah Saw duduk bersama para sahabat, di situ beliau ber-cerita ttg hari kiamat dan yg berhubungan dgn hal tersebut. Semua sahabat terpaku dan bahkan bnyk yg menangis ketika membaygkan betapa mengerikan nya hari tersebut. Tiba2 dari org yg hadir di situ ada yg bertanya dan berkata “Ya Rasulallah, bilakah hari kiamat itu akan tiba?” Rasulullah saw dan semua sahabat menoleh kpd org yg bertanya dgn takjub. Rupanya org yg bertanya tersebut adalah seorg pergunungan Arab badui yg polos (lurus bendul).  

Mendgr pertanyaan tersebut, Rasulullah pun bertanya: “Mmgnya kamu punya persiapan apa utk menghadapi hari kiamat?” Org Badui itu pun terkejut dgn pertanyaan balik dari Rasulullah. Dia pun bingung akan menjawab apa, krn dia tidak punya amalan2 yg bnyk spt para sahabat yg lainnya, lalu dia pun men-jawab: “Ya Rasulallah, sungguh aku tidak punya persiapan apa-apa kecuali kecintaanku kpd Allah dan kpdmu Ya Rasulullah”. Mendgr jawaban tersebut Rasulullah pun tersenyum, lalu bersabda: “anta ma’a man ahbabta..” (Kamu akan bersama dgn org yg kamu cintai).

Sungguh, apa yg dikatakan Rasulullah adalah hal yg sgt membahagiakan bagi kita umat Nabi Muhammad saw, krn dgn modal cinta kita akan dpt berkumpul bersama beliau. Lalu, apa hubungan hadis diatas dgn Tahun Baru Masehi yg akan kita hadapi ini? Seblm kita memasuki kpd pembahasan, sungguh sgt penting bagi kita utk mengingat firman Allah swt:  “Wa lan tardho ‘ankal yahudu wa lan nashoro hatta tattabi’a millatahum.. ” Sungguh org Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah redha kpdmu wahai kaum muslimin smpi kamu mengikuti agama mrk “ (Al-Baqarah:Ayat 120). Ini adalah firman Allah swt Yg Maha Tahu ttg keadaan hamba2Nya. Jadi saat ini kalau kita lihat, bnyk sudah dari kaum muslimin yg tanpa mrk sedari telah mengikuti ajaran dan cara hidup org2 kafir. 

Salah satunya contohnya adalah Perayaan Tahun Baru Masehi. Saat ini kalau kita bertanya kpd setiap org: “Siapakah yg paling meramaikan tahun baru masehi? Apakah org Nasrani, yg tahun baru tersebut merupakan hari raya mrk? Ataukah kaum muslimin, yg sebenarnya tidak punya sangkut paut apapun pada acara tersebut?” dan jawabannya adalah: “Kaum muslimin yg paling bnyk ber-peran pada acara tersebut”. Ertinya: Org2 kafir telah berhasil memasukkan  budaya dan faham mrk kpd kaum muslimin dan hal itu tanpa disedari oleh kaum muslimin dan akibatnya semakin jauhnya kaum muslimin dari agama mrk.

Pada setiap mlm Tahun Baru Masehi, kita boleh melihat bnyk kaum muslimin dari semua kalangan tua dan muda  ikut terlibat dlm meramaikan berbagai kemaksiatan yg terjadi di mlm itu dari berdesakannya kaum laki laki dan perempuan yg kadang diiringi dgn minuman keras. Dan tidak jarang diwarnai dgn pergaduhan di antara mrk. Sungguh, ini adalah musibah yg sgt menyedih kan bagi kaum muslimin krn saat ini kecintaan umat sudah bnyk berubah, kecintaan dan kekaguman mrk mulai berubah. Bnyk anak2 muslim yg lebih cenderung dgn cara dan budaya org2 kafir. Mrk tenggelam dlm lautan kelalaian, sehingga mrk pun tidak menyadari dan merasakan makna hadis “Engkau akan dikumpulkan bersama org yg engkau cintai”. Jika demikian, ertinya umat terpuruk. Sungguh sgt dikhuatirkan kelak kita tidak dpt berkumpul dgn Rasulullah saw di saat kita lebih cinta kpd tradisi yg bertentgn dgn syariat Rasulullah. 

Nabi saw pernah bersabda: “Man tasyabbaha biqoumin fa huwa minhum…” (Brgsiapa yg menyerupai suatu kaum, maka dia akan masuk ke dlm golongan mrk). Ertinya, di saat kita cinta dan bangga kpd Rasulullah saw dan  berusaha utk membela dan mengkuti nya, maka dijanjikan oleh Rasulullah saw kelak kita akan menjadi org yg berkumpul bersama rombongannya Rasulullah saw. Akan ttp di saat kita selalu mengikuti tradisi org2 kafir, berbangga gaya hidup mrk, maka tanpa kita sedari kita sudah masuk ke dlm golongan mrk dan masuk ke wilayah kemurkaan Allah swt.

Patutkah sbg bahan renungan ketika kita mengaku sbg seorg muslim akan ttp tradisi yg kita banggakan adalah tradisi org kafir? Patutkah ketika kita mengaku sbg seorg muslim umat Nabi Muhammad saw kita masih mengidola kpd musuh2 Nabi Muhammad saw? Pernahkan kita bercita2 agar kita boleh hidup mulia di dunia dgn membela agama Rasulullah saw dan agar kelak dpt ber-kumpul bersama Rasulullah? Tidak malukah kita dgn para sahabat, yg masih saja menangis ketika diceritakan ttg hari kiamat, padahal amal meraka sudah sgt bnyk. Apakah kita sudah lupa, bahawa ketika tahun semakin bertambah maka umur kita semakin berkurang? Akankah kita akan terus berbuat dosa dgn budaya tahun baru masehi yg selalu identik dgn huru-hara dan  kemaksiatan?

No comments:

Post a Comment