Monday, February 10, 2014

ZIKIR SEBAGAI UBAT YANG PALING AMPUH

Zikir sbg ubat yg paling Ampuh. SIAPAPUN pasti bingung dan gelisah ketika sdg dihimpit berbagai mcm persoalan serius. Saat pertama yg dihadapi setiap org ketika ketika menghadapi persoalan adalah adalah akal empiriknya dan rasio utk segera mencari penyelesaian dari masalah yg dihadapinya. Saat2 spt itulah manusia akan berada pada titik balik kehidupan. Jika dia mengingat Allah, nescaya dia akan memulai babak baru di mana hidupnya akan sentiasa diberkati. Namun manakala dia berpaling dariNya, nescaya dia akan sengsara utk selama2nya. 

Suatu hari, ada seorg seorg pengusaha berjaya yg sdg meng-hadiri sebuah seminar. Saat itu, dia bercerita ttg bgmn awal mula memulai perniagaan yg kemudian berkembang menjadi begitu besar. Dia bercerita, bahawa usahannya dimulai dgn niat utk mendpt redha Allah swt. Niat itu hadir berawal dari sebuah buku yg pernah dibacanya. Dlm buku itu dikisah kan ada seorg Muslim yg ketika di dunia mati syahid. 

Namun syg nya, ia tidak spt org2 yg syahid lainnya. Ketika org yg mati syahid telah masuk syurga, ia tertahan di dpn pintu syurga. Rasulullah yg menyaksikan kejadian itu (saat beliau di mikraj kan oleh Allah) langsung bertanya kpd Jibril. “Wahai Jibril, mengapa org itu ter tahan di dpn pintu syurga?” Jibril menjawab, “Itu adalah umatmu yg mati syahid. Ia tertahan krn di dunia ia blm smpt menyelesaikan (melunasi) hutang2nya”. 

Saat membaca buku yg dikisahkannya, pengusaha berjaya itu dlm keadaan bnyk hutang. Bahkan krn begitu bnyknya hutang yg harus ia lunasi, sekiranya semua aset yg dimilikinya terjual dgn harga mahal, wang penjualan yg diperolehnya pun blm cukup utk melunasi hutangnya. Lalu apa yg pengusaha itu lakukan? Ia langsung merenung dan berniat, bahawa dirinya harus segera berupaya semaksimal mungkin utk bangkit dan menyelesaikan hutang2nya agar Allah redha kpdnya. 

Sembari terus berusaha melakukan ikhtiar (usaha, kerja keras) pengusaha itu pun berupaya serius meyakinkan hati setiap hari bahawa Allah pasti akan membantunya melunasi hutang2nya. Dan tekad bulat, ia terus bersungguh2. Bahkan siang dan mlm pun ia hiasi dgn selalu zikrullah (mengingat Allah). Malang tak dpt diraih, untung tak dpt ditolak. Akibat kecintaan terhadap zikrullah pun memberikan hasil. Suatu saat ia mendpt ilham bahawa utk berjaya dlm perniagaan dia harus memiliki kemampuan utk boleh membina hubungan baik dgn sesama. Siapapun, bilapun dan di manapun.

Dia tahu, pemahaman spt ini hampir setiap org mengetahuinya, namun tidak bnyk yg mampu melakukannya. Ternyata benar, kemampuan menjalin hubungan baik itu berhasil menjadikan segala bentuk usaha bisnisnya men capai keuntungan maksimal. “Dan kemampuan membina hubungan baik ini tidak akan dimiliki kecuali oleh org2 yg selalu mengingat-Nya,” ucapnya mengenang. 

Atas dasar pengalaman empiris tersebut, akhirnya pengusaha itu berpesan kpd generasi muda yg hadir dlm forum di mana ia hadir sbg nara sumbernya, agar sentiasa berusaha mencintai zikir kpd Allah. Krn hanya dgn zikir manusia boleh mengendalikan emosi dan egonya, sehingga ia akan mampu menjadi insan yg berakhlakul karimah. “Jgn ragu utk menjual diri kita (dlm konteks kebenaran tentunya), dgn berhias melalui akhlak yg mulia, tutur kata dan perilaku yg sopan lagi santun, membangun mental bekerja yg tangguh, pemberanidan tidak mudah putus asa, serta membangun kredibilitas di hadapan siapapun, bilapun dan dimanapun, termasuk di hadapan keluarga. 

Sejak itu, seiring kecintaan pada zikrullah, usahanya kembali merangkak naik. Sejak itu, sekecil apapun aktivitas yg dilakukannya, ia selalu iringi dgn zikir. Bahkan di setiap pagi hari, usai mendirikan solat subuh, ia selalu berzikir kpdNya dgn sepenuh hati mengakui kekurangannya, kebodohannyadan kelemahannya di hadapan Allah swt yg Maha Mulia Lagi Maha Bijaksana.

Ubat Hati: Keutamaan zikir mmg telah dijanjikan sendiri oleh Allah swt Nabi bahkan menyebutnya sbg ubat. Allah bahkan menyebutkan sendiri, jika menyebut Allah (zikir) dpt membawa ketenangan dan menyembuhkan jiwa: “Menyebut2 Allah adalah suatu penyembuhan dan menyebut2 ttg manusia adalah penyakit (ertinya penyakit akhlak).” (HR Al-Baihaqi)

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ

الْقُلُوبُ

“(Iaitu) org2 yg beriman dan hati mrk manjadi tenteram dgn mengingat Allah. Ingatlah, hanya dgn mengingati Allah lah hati menjadi tenteram” (QS: Ar-Raad).

إِنَّ الَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ 

وَلَهُ يَسْجُدُونَ

“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dlm hatimu dgn merendahkan diri dan rasa takut dan dgn tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan ptg dan jgnlah kamu termasuk org2 ya lalai.” (QS Al-Araf:205). Dlm sebuah hadis qudsi, Allah berfirman, “Aku akan bersama hambaKu selama ia mengingatKu dan kedua bibirnya bergerak krn Aku.” (HR Baihaqi). 

Tiada jln pintas utk mendpt rahmat Nya (sukses dan bahagia dunia akhirat) kecuali dgn membiasakan diri berzikir kpdNya. Sesungguhnya, kehadiran Allah pada kita, tergantung sikap dan persepsi kita semua kpdNya. Jika kita sentiasa memuji dan mengingatNya, Allah akan sentiasa berada di dkt kita. Baik dlm suka maupun duka. Sebaliknya, kita melupakanNya, otomatis kehadiran Nya jauh di hati dan sanubari kita. Dlm sebuah hadis qudsi disebutkan: “Jika hambaKu mengingatKu dlm hatinya, Aku pun mengingatnya dlm hatiKu, jika dia mengingatKu dlm suatu kelompok, Aku pun mengingatnya di hadapan sekelompok malaikat yg mengiringi mrk. Jika ia mendktiKu sejengkal, Aku akan mendktinya sehasta. 

Jika ia mendktiKu sehasta Aku akan mendktinya sedepa. Jika dia berjln menuju ke arahKu, Aku akan berlari menuju ke arahnya.” (HR Muttafaqun Alaih). Kalau kita hiasi diri kita dgn kecintaan berzikir dan selalu mengingatNya di mana pun dan bila pun. Dgn demikian, hal ini menjadi ubat dan menjadikan hidup kita lebih tenang dan bahagia. Wallahu a’lam.

No comments:

Post a Comment