Tuesday, August 30, 2016

DUHAI PERINDU ALLAH

Ingatlah hari-hari tika kita di Alam Lahut dahulu,

Hari kita sentiasa memandang WajahNya dan bertasbih padaNya dengan penuh Cinta,

Namun tika diri dicampak berada dalam jasad (Adam),

Segala kehidupan hari tersebut telah mati, tiada bernyawa dan berfungsi,

Terpadam segala ingatan dan segala rasa padaNya,

Ia adalah hal yang paling menyedihkan dari apa jua kesedihan, penderitaan dan kebencanaan,

Kesedihan kehilangan harta, pangkat, keluarga atau apa jua isi dunia dan langit. Tiada boleh mengatasi kesedihan kehilangan Tuhan dalam rasa dan pandangan padaNya,

Jiwa akan terus meronta dan merintih dalam diri,

Selagi insan tidak diberi penawar asalnya,

Yakni kembali memandang WajahNya dan bertasbih padaNya,

Sesungguhnya kehidupan adalah kematian dan kematian adalah kehidupan,

Tengku Daeng Mawelle

No comments:

Post a Comment