Saturday, January 10, 2015

BAYAN MAULANA TARIQ JAMIL

Saudara2ku, sempurnakanlah ibadah kalian. Lalu, sempurnakanlah akhlak kalian. Jika kalian berakhlak baik, maka angin Islam akan bertiup. Jadilah org yg berguna bagi org lain. Salah seorg sahabat bertanya kpd Rasulullah,“Ya Rasulullah, aku ingin menjadi org yg terbaik di antara yg lain.” Rasulullah saw. bersabda “Sempurnakan akhlakmu maka kau akan menjadi yg terbaik di antara org2.” Salah seorg sahabat bertanya kpd Rasulullah “Ya Rasulullah, aku ingin tetap teguh dlm imanku dan aku berharap dpt memenuhinya.” Rasulullah saw. bersabda “Sempurnakan akhlaqmu, maka imanmu akan lengkap.” Jadi saudara2ku, kita melihat banyak org yg solat dan puasa, banyak yg memakai serban dan berjanggut lebat, tapi kita jarang menemukan org2 yg berakhlak baik. 

Org2 yg mau memaafkan sudah menjadi langka di dunia ini. Ketika seorg istri marah, maka dia ngambek kpd suaminya, ketika seorg suami marah dia pun ngambek kpd istrinya, ketika anak2 marah, mrk berkata kasar pada orangtuanya, ketika orangtua marah, mrk memukuli anaknya, padahal sikap itu dat mempengaruhi sisi psikologis si anak. Di dekat rumahku, ada dua orang saudara kandung yang hidup berdekatan. Salah satunya meninggal dunia, namun saudara yang satunya tidak mau menghadiri pemakamannya. Aku berkata kepada dia dan anak laki-lakinya “Stlh dia wafat, perselisihan di antara kalian juga berakhir, jadi kau harus menghadiri pemakamannya.”

Dia berkata “Tidak, kami belum pernah bertatap muka selagi dia masih hidup, jadi apa tujuannya skrg?” Aku berkata “Dia sudah wafat sekarang. Setidaknya, ingatlah susu ibumu dimana kalian dulu sering berbagi.” Aku sudah memohon kepadanya, tapi dia tetap tidak mau menghadirinya. Dunia ini terisi dgn org2 seperti itu. Namun kelakuan kita adalah: Mengucapkan salam kepada mereka yg mengucapkan salam, namun jika dia tidak memulai salam duluan, maka kita tidak mau mengucapkannya. Siapapun yg tersenyum pada kita, maka kita balik membalas senyumnya, namun siapapun yg mencibir kita, maka kita menimpuknya dgn bata. Itulah kelakuan kita. Rasulullah S.A.W. bersabda: “Seseorang dengan akhlak yang baik melampaui seseorang yg solat Tahajjud dan berpuasa seumur hidupnya.” Kenapa? Karena sifat ini sangat jarang ditemui. Intisari dari akhlak yang baik adalah menjaga lidah maka semua akhlak yang lain akan mengikutinya. Jika kalian menjaga lidah pada saat marah atau bahagia, berbicara hanya yang perlu, maka tidak ada seorang pun yang derajatnya lebih tinggi daripada kalian. 

Tak ada seorang pun yang dapat mengejar kalian, bahkan dengan shalat Tahajjud, berpuasa, haji, dan umrah. Ketika kalian melihat macet di jalan, kalian memilih jalan alternatif, bukankah begitu? Bahkan GPS memberitahu kita untuk mencari jln lain. Ketika jlnnya kosong, maka kalian mengebut. Jika jalannya kosong, kenapa kalian tidak memanfaatkannya? Sebagai contoh: Pada jalan shalat selalu dipadati org. Jalan puasa, jalan haji, jalan ilmu pengetahuan juga, jalan membaca Quran dan hadist juga padat. Tapi ada satu jalan yg kosong, yaitu jln akhlak, karena tidak mudah menjadi org yg sabar dan mau memaafkan. Meskipun kalian mengendarai Bajaj, masih terasa lebih cepat dpd Mercedez Benz, karena mobil Mercedez benz terjebak macet, sementara Bajaj yg kalian kendarai tetap jalan. Jadi demi Allah, jika kalian memperbaiki akhlak, maka tidak akan ada yg dpt mengejar kalian. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment