Thursday, January 29, 2015

TAKAZA AGAMA

Maulana Ilyas Rah.a. katakan: “Benteng terbesar bagi orang beriman adalah Dakwah. Hidupkan suasana dakwah maka Iman akan terjaga”. Dakwah jika benar dilaksanakan dgn tertib maka musuh bisa menjadi kawan. Sedangkan dakwah yang tidak dilaksanakan dengan benar bisa membuat kawan menjadi musuh. Jika Iman dan Amal benar dikerjakan maka tambah hari tammbah rindu sama yang namanya mati dan kampung akherat.

Tanda Dakwah ini benar semakin hari semakin sayang kepada umat. Nabi SAW saking sayangnya kepada umat melihat orang meninggal tanpa iman beliau menangis sedih. Bagaimana risau dan fikir nabi SAW bisa masuk ke dalam diri kita ini perlu usaha, latihan, dan pengorbanan. Tujuan kita keluar ini adalah latihan agar risau nabi bisa menjadi risau kita, fikir nabi bisa menjadi fikir kita, kerja nabi bisa menjadi kerja kita, dan kesedihan nabi bisa menjadi kesedihan kita.

Orang yang intiqoli/keluar terus di jalan Allah tidak mau buat Maqomi maka akan timbul sifat sombong dlm dirinya. Tetapi orang yang hanya mengerjakan Maqomi saja dan tidak mau buat intiqoli/ keluar di jalan Allah, tidak akan bisa lari dari sifat syirik. Namun jika orang tersebut intiqoli/ keluar juga dan Maqomi juga maka akan lahir sifat Tawakkal. Sudah menjadi ketentuan Allah siapa saja yang mau menjadi hafidz qur’an, maka langkah pertama yang dia harus lakukan adalah menyediakan waktu untuk membaca dan menghafal qur’an. 

Seseorang jika ingin menjadi petani maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan waktu untuk bertani. Begitu juga dengan pedagang, pengusaha, dan lain-lain. Maka jika kita ingin menjadi penerus Nabi SAW, penting kita siapkan waktu untuk meneruskan kerja Nabi SAW. Bersedia semua luangkan waktu 4 bln. Insya Allah.

No comments:

Post a Comment