Saturday, January 18, 2014

BERLINDUNG DENGAN ALLAH DARI GANGGUAN SYAITAN

Syaitan, Iblis dan Jin sentiasa mengganggu dan menyerang manusia khususnya orang mukmin dari berbagai sisi dan dalam berbagai keadaan. Untuk itu agar usaha mereka tidak berhasil dan dapat dipatahkan, maka seorang mukmin harus mempunyai "senjata" khusus dalam menghadapi mereka.

Mengenai "senjata" ini, Allah telah berfirman dalam surat al-A’raf ayat 199-200: "Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (QS. Al-Araf: 199-200).

Adapun keadaan atau situasi yang memungkinkan adanya gangguan jin adalah sebagai berikut:

a. Ketika masuk tandas

Rasulullah s.a.w menganjurkan agar setiap kali masuk ke dalam tandas, terlebih dahulu membaca doa sebagai permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan syaitan lelaki dan setan perempuan. Hal ini sebagaimana tertuang dalam hadith berikut ini:

Dari Zaid bin Arqam, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya tandas-tandas itu dihuni oleh jin. Oleh kerana itu, apabila seseorang di antara  kalian masuk tandas, maka katakanlah: Allahumma inni audzubika minal khubutsi wal khabaits (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari gangguan  jin  laki-laki  dan  jin perempuan,"  (HR.  Abu  Dawud,  Nasa’I,  Ibnu  Majah  dan Ahmad).

b. Ketika marah

Ketika seseorang marah, maka syaitan akan dengan mudah masuk dan menggodanya. Oleh karena itu, Rasulullah s.a.w mengajarkan bahwa ketika seseorang marah, hendaklah ia membaca ta'wudz (audzubillahi minasyaithanir rajim). Hal ini sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadith berikut ini:

Dari Sulaiman bin Shurad berkata: "Ada 2 orang saling memaki di hadapan Rasulullah s.a.w, saat itu kami sedang duduk di sampingnya. Salah seorang dari keduanya memaki temannya dengan sangat marah sehingga tampak mukanya menjadi merah. Rasulullah s.a.w kemudian bersabda: 

"Sesungguhnya aku mengetahui sebuah kalimat yang apabila diucapkan, maka marah kalian akan  hilang, iaitu: Audzu billah minas syaithanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk),” (HR. Bukhari Muslim).

c. Ketika berhubungan badan suami isteri
Rasulullah s.a.w juga menganjurkan agar sebelum melaksanakan hubungan badan, terlebih dahulu berdoa dan berlindung kepada Allah dari godaan syaitan. Dalam sebuah hadith dikatakan: Rasulullah s.a.w bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian hendak menggauli isterinya kemudian sebelum menggaulinya ia membaca doa: "Bismillah, allahumma jannibnaas syaithan wa jannibis syaithana ma razaqtana” (Dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari gangguan dan godaan setan serta jauhkanlah setan itu dari apa yang akan Engkau anugerahkan kepada kami (anak), maka apabila dari hubungan tersebut ditakdirkan membuahkan seorang anak, maka anak itu tidak akan diganggu oleh syaitan selamanya” (HR. Muttafaq ‘alaih).

d. Ketika turun dari lembah atau dari rumah

Rasulullah s.a.w mengajarkan bahwa apabila seseorang keluar dari rumah, atau melalui lembah, tempat menyeramkan hendaklah membaca doa sebagaimana tercantum dalam hadith berikut: Rasulullah s.a.w bersabda: "Kalau saja seseorang di antara kalian keluar rumah lalu berdoa: Audzu bikalimatillahit tammati min syarri ma khalaq (Aku berlindung kepada Allah dengan  perantaraan kalimah Allah yang sempurna dari kejahatan makhluknya), maka ia tidak akan diganggu sedikitpun sejak ia berada di rumah itu sampai ia meninggalkannya" (HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih).

e. Ketika mendengar ringikkan keldai

Dalam hal ini Rasulullah s.a.w bersabda: Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah s.a.w bersabda: "Apabila kalian mendengar ayam jantan berkokok, maka mintalah kurnia dari Allah, karena sesungguhnya ayam itu melihat malaikat.  Dan apabila kalian mendengar ringikkan keldai, berlindunglah kepada Allah dari godaan dan tipu daya syaitan karena keldai itu telah melihat syaitan,” (HR. Bukhari Muslim).

f. Ketika hendak membaca al-Quran

Allah berfirman dalam surat an-Nahl ayat 98-99: "Apabila kamu membaca Al-Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang- orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya" (QS. An-Nahl: 98-99).

No comments:

Post a Comment