Sunday, January 19, 2014

HIKMAH DILARANG BERKHALWAT

Kini tengah marak seorang laki-laki dan wanita yang berkhalwat, yakni berdua-duaan tanpa adanya ikatan pernikahan. Hal ini sangatlah bertentangan dengan apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah s.a.w. Rasulullah, memerintahkan kepada umatnya untuk tidak berkhalwat. Mengapa Rasulullah s.a.w mengharamkan khalwat antara laki-laki dengan wanita atau melihat sesuatu yang diharamkan Allah? Apa hikmah ilmiah larangan ini? Mari kita baca berita ilmiah berikut ini.

"Cukuplah anda duduk selama 5 minit dengan seorang wanita sampai anda memiliki proporsion tinggi dari hormon meningkat,” inilah penemuan study ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!

Para peneliti di Universiti Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita menjadi daya tarik yang akan menyebabkan peningkatan hormon kortisol. Adapun kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stress dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian denganya, namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari peningkatan hormon.

Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kebolehkerjaan tubuh, tetapi dengan syarat mampu meningkat dalam jumlah yang rendah. Namun, jika hormon dalam tubuh meningkat dan proses tersebut terus berulang, maka yang demikian itu dapat menyebabkan penyakit serius. Seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi serta berakibat pada diabetes dan penyakit lainnya yang mungkin meningkatkan nafsu seksual.

Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut berkata bahwa stress yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita asing (bukan mahram). Dan stress tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanya memiliki daya tarik lebih besar. Tentu saja, ketika seorang laki-laki bersama dengan wanita yang merupakan saudaranya sendiri atau saudara dekat atau ibunya sendiri tidak akan terjadi kesan dari hormon kortisol.

Para peneliti mengatakan bahwa laki-laki ketika ada perempuan asing disisinya, dirinya dapat membayangkan bagaimana membangun hubungan dengannya (jika tidak emosional). Dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini (untuk melihat wanita dan berpikir tentang mereka) jika diulang, mereka memimpin dari waktu ke waktu untuk penyakit kronik dan masalah psikologi seperti tekanan perasaan (depression).

Kita semua tahu hadith yang cukup terkenal, mengatakan, "Tidaknya ada seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita kecuali setan adalah yang ketiga" hadith ini menegaskan diharamkannya berkhalwat bagi seorang laki-laki dengan wanita asing atau bukan mahramnya. Karena itu Rasulullah s.a.w melalui syariat ini menginginkan kita menghindari banyak penyakit sosial dan fisikal.

Ketika seorang beriman mampu menghindari diri dari melihat wanita (yang bukan mahram) dan menghindari diri dari berkhalwat dengan mereka, maka ia mampu mencegah penyebaran penyakit rosak akhlak. Dan dengan demikian, masyarakat terlindungi dari penyakit epidemi dan masalah sosial, serta mencegah individu dari berbagai penyakit.

Subhanallah, itulah kelebihan dari Rasulullah s.a.w selaku nabi bagi umat Islam. Baginda adalah orang yang diberi anugerah oleh Allah s.w.t untuk menyampaikan kebenaran. Dan dari kebenaran itulah, kita akan merasakan kebaikan. Baik itu bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Untuk itu, janganlah ada keraguan atas apa yang Rasul kita larang maupun perintahkan. Karena kita sudah tahu bahwa larangan dan perintahnya bersumber dari Allah s.w.t yang pasti memberikan yang terbaik bagi kelangsungan umatnya. 

No comments:

Post a Comment